"AAH!! aa.. aa...!A--ppa.. tolong..."
Taehyung semakin merintih, karena haneul semakin kuat menarik rambutnya.
Yang bisa ia lakukan hanyalah memegang pucuk kepalanya untuk mereda jambakan dari han, meski itu terlihat sia2."KURANG AJAR!
BERANINYA KAU!"
Hati taehyun tersayat hebat saat putra kecilnya merintih memanggilnya appa.Taehyun datang tanpa berfikir panjang setelah pamam evan (mantan boduguardnya) melaporkan ada yang tidak beres dengan keberadaan ketiga putra keluarga kim.
Ia buru2 mengendarai mobilnya dari kantor, dan langsung melacak mobil2 serta ponsel2 putranya lewat satelit yang telah ia program sebelumnya.
Namjoon dan evan ingin ikut namun taehyun melarangnya dengan keras.
"Kau sudah membuatku menunggu cukup lama taehyun..
Sebagai gantinya, siapa yang ingin kau lihat mati duluan?"
Kini han telah mengangkat lengan kirinya dengan sebuah pistol mengarah bergantian antara jin, yoongi dan taehyung, sedangkan tangan kanannya masih menarik surai kepala taehyung kuat2.
"Apa yang kau mau haneul!?
Bebaskan putra2ku!""Hahaha! Kalian memang keluarga yang serasi..
Aku jadi ingin bermain lebih lama lagi""Hentikan!
Haneul!""Hahaha.."
"Haneul! Tolong....
Tolong..
Jangan sakiti mereka.
Urusanmu adalah denganku.
Ini tidak ada kaitannya dengan mereka.
kita selesaikan masalah ini berdua.""A!!a!! huaaa!! aa!!!!!"
Taehyung masih merintih karena haneul bukan hanya menarik rambut taehyung (sambil memegang pistol), kini ia mencengkram kuat rahang tae yang lebam.
Haneul sengaja melakukannya untuk menggoda tuan kim."Haneul!!
Hentikannn aku mohon..Aku akan berikan apapun yang kau mau.
Tapi lepaskan anak2ku.
Dan aku tidak akan memanggil polisi.""Cih! Menarik juga".
Haneul melepaskan taehyung, anak itu tersungkur lemas.
"Kau tidak membawa siapa2 kesini kan?"
Appa mengangguk mantap
"Buktikan padaku"
"Kau bisa lihat keluar jika kau mau."
Haneul memerintahkan 2 anak buahnya untuk memeriksa area sekitar.
"Letakan senjatamu.
Pasti kau membawanya kan?""Letakan dulu senjatamu itu".
"Aku akan menuyigkirkannya setelah kau letakan senjatamu".
Taehyun menaruh koper yg ia pegang sejak awal ke lantai.
Lanjut melepas bazer musim dinginnya lalu melempar blazer kehadapan han dan mengangkat kedua tangannya.Diposisi ini senjata api akan terlihat meski diletakan di dalam saku celana.
Haneul tersenyum dan menghampiri taehyun setelah mengetahui bahwa taehyun tak membabwa senjata.
"Bagus"
Pistol milik han masih setia ia genggam.
"Apa yang kau bawa untukku malam ini"

KAMU SEDANG MEMBACA
Unfair (End)
Fanfic#brothership #depressed #brokenhome #family Semua terjadi setelah seseorang teristimewa dirumah pergi dan keluarga ini mulai hancur terutama Appa. Appa menjadikan taehyung sebagai semua pelampiasannya tanpa diketahui oleh kedua hyungnya. Seokjin seb...