Typo beterbangan
Setelah acara mereka piknik di sungai Han, mereka kembali ke rumah masing masih, dan saat makan malam, Keluarga oh makan dengan tenang
Maksud nya Sion, momma daeng dan kedua anak kembarnya sedang berbincang
"Papi kok diem ajaaa?" Tanya sakuya yang makan sampaii pipinya menggembung
"Gapapa kok" ucap Sion, tetapi tetiba auranya mencekam
Mereka selesai makan malam dengan hening karna aura Sion yang menyeramkan
"Kids... Ke kamar sekarang" ucap Sion pelan
"Saku... Gw numpang tidur dikamar lu ya" bisik yushi ke sakitan
"Ih kan udh saku bilang jangan tidur di kamar saku!!" Sakuya lari ke kamar nya tetapi yushi berhasil masuk ke kamarnya
"Gausah dicuci piring nya, biar besok pagi aku aja yang nyuciin" Sion mengatakan itu sambil berjalan ke kamar mereka
Daeyoung yang tau suasana hati suaminya sedang tidak bagus langsung berjalan ke kamar
"Kenapa kak? Aku ada salah kah?" Daeyoung masuk ke kamar tetapi Sion tidak ada disana
Cleck
Pintu terkunci dengan sempurna
"Eh... Gausah di kunci kali kak.... Udh biasa di tutup biasa juga" ucap daeyoung yang menoleh ke arah Sion yang mengunci pintu
"Tadi ketemu minjae?" Sion berjalan mengambil gesper yang ada di lemari
"Mampus aku...." Ucap daeyoung dalam hati
"Cuma sebentar, dia nanya apa kabar doang kok.." Lirih daeyoung
"Nanya apa kabar sampe ngusak rambut kamu?" Sion menatap daeyoung dengan tatapan dinginnya membuat daeyoung menunduk
"Cuma bentar... Cuma nanya kabar...." Lirih daeyoung sambil menunduk
"Look up, Kalo orang ngomong tatap matanya" Sion mendekati daeyoung
"Takut...." Daeyoung masih menunduk, melihat itu membuat Sion menghela nafas
"Look.up!" Tegas Sion menarik dagu daeyoung untuk menatap matanya
"Aku ga nyuruh kamu nangis?" Ucap Sion melihat daeyoung yang berkaca kaca
"Takut... Jangan liat gitu... Janji ga bakal ketemu minjae lagi" ucap daeyoung pelan
"Still honey... You'll get your punishment" Sion dengan segera mengikat tangan daeyoung dengan gesper miliknya dengan kencang
"kakak...." Rengek daeyoung
"Sshh shut your mouth unless your pretty moans" Sion dengan segera mencium bibir daeyoung dengan ganas
Daeyoung tidak bisa membantah Sion lagi, Sion sudah begini mau gimana pun ia istrinya
Daeyoung hanya membalas ciumannya dan bergerak tidak nyaman
Setelah Sion puas mencium bibir tipis daeyoung ia segera mendorong tubuh daeyoung dan naik ke atasnya
Menaikan baju daeyoung hingga menampakkan dada dan nipple pink nya
"God... Udh berapa lama ga liat ini" Sion segera meraup nipple daeyoung dengan rakus
"Eung.... " daeyoung hanya bisa pasrah di bawah sion
Sion memainkan nipple daeyoung dengan lidahnya sedangkan nipples yang satunya ia mainkan dengan tangan
"umhhh kakk.... Jangan digigithh" daeyoung bergerak tidak nyaman
"Relax sayang..." Tangan Sion yang tadi ada di nipple daeyoung seketika pindah membuka celana pendek miliknya meninggalkan cd dengan sesuatu yang mengembang
Sion beralih membuka celana panjang dan cd daeyoung
"Astaga... Pemandangan indah" Sion menatap wajah daeyoung yang memerah lalu membalik tubuh daeyoung menjadi menungging
"Anghh! Kakak!" Daeyoung sedikit terkejut karna Sion menjilat hole nya
Sion dengan tenang menjilat, menusuk nusuk lubang itu dengan jari dan lidahnya, sedangkan daeyoung mendesah dengan wajah yang ia tenggelamkan di bantal
"Udah basah kan?" Tanya Sion lallu ia membuka cd nya, menampilkan kejantanannya yang mengacung
".... P-pelan ya..." Pinta daeyoung
"Huh? Who's your boss, babe" Sion memukul pantat sintal daeyoung lalu menempatkan kejantanannya di lubang ketat daeyoung
"Tahan." Ucap Sion lalu langsung memasukan miliknya ke lubang daeyoung
"Akh! Kakak! Sakit!!... Kakak, sakit banget!" Daeyoung sedikit teriak
"Kak itu momma sama papi" tanya sakuya yang menemani yushi ke kamarnya untuk mengambil bantal
"Bjir.... Udah jangan dengerin, ayo cepet" yushi cepat cepat mengambil guling kesayangan lalu membawa sakuya dengan menutup telinga nya ke lantai bawah, kamar sakuya
Kembali ke kamar pasutri kita
Daeyoung meremas bantal dan mendesah sedikit kencang karna sion yang bermain sedikit kasar
"aaahhh kak... Nghhh... Sakithh pelan ngh pelan" daeyoung menenggelamkan wajahnya di bantal
Sion tidak mendengarkan ucapan daeyoung, ia hanya sibuk memaju mundurkan tubuhnya dan memberi tanda di tubuh daeyoung
Sion merasa ia akan segera keluar jadi ia mempercepat gerakannya
"Kakakhh terlalu... Aahhh terlalu dalam nghh yash.. Disana kak..." Daeyoung meracau tidak jelas
Sion dengan cepat menumbuk lubang daeyoung dengan cepat
"Kakak... Kakak aahhh" daeyoung keluar lebih dulu membuat kasur kotor dengan spermanya
Sedangkan Sion masih terus menumbuk lubang daeyoung hingga akhirnya ia keluar
"Fuck... Gimana? Masih mau ketemu minjae?" Ucap Sion dengan nafas yang tersendat-sendat
"Ga... Maafin daeng..." Ucap daeyoung dengan pelan
"Lepasin... Sakit..." Daeyoung memohon hingga akhirnya Sion melepaskan miliknya dan melepaskan ikatan di pergelangan tangan daeyoung
"Maafin kakak juga ya udah kasar" Sion mengecup kening daeyoung
"Ga, kakak jahat" daeyoung tiduran memunggungi Sion
"Ehh kok gitu? Sayang... Sayang maafin kakak dong..." Sion mengguncang tubuh daeyoung sedikit
"Jangan ganggu, sakit banget ini!" Daeyoung sedikit kesal dan ingin balas dendam dengan cara ngambek
"Hum... Yaudah deh, good night sayang.." Sion mengecup pundak daeyoung dan tidur dengan memeluk daeyoung dari belakang
kata ge mah duarrrrr awokawok
Omg aku kangen bocah bocah aku😭 pengen nonton tapi skssjskksjsjsjjs
Sm anj tolong ya... KANGEN ANAK ANAK AKU TUHHH SKSKSKSK (walau masih sering nonton di tiktok awokawok)
KAMU SEDANG MEMBACA
small family || siyoung
Fiksi Penggemarsion yang friendly,suka tersenyum, cepat sekali tersipu dan suka sesuatu yang lucu menikah dengan daeyoung pria yang selalu memajukan bibirnya, menggembung pipinya dan bertingkah lucu sion kira anak anak nya akan seperti dia ternyata.... dua dua nya...
