Bab IV

1K 57 3
                                    

Happy reading




Sinar mentari di pagi hari pun sudah muncul dan cahayanya pun menembus gorden di sebuah kamar seorang gadis jangkung yang tidur dengan memeluk sebuah foto,saat cahaya sang mentari menerpa wajah gadis itu pun terusik dari tidurnya dan segera ia membuka matanya,dia pun duduk sekitar 5 menit guna untuk mengumpulkan nyawanya,setelah 5 menit berlalu pun gadis itu sedikit berfikir atas kejadian kemarin ia pun menatap foto yang sedari tadi ia pegang,ia merindukan sesosok gadis yang dulu pernah mengisi hatinya dan sekaligus menjadi sesosok gadis yang pernah melukai hatinya.

'apa aku bisa membuka hati lagi?,aku capek ren berharap terus sama kamu yang jelas" kamu dulu menyakiti aku,aku tidak akan pernah bisa membenci mu ren aku sayang sama kamu,tapi kali ini aku nyerah ren,aku harap kamu bahagia dimana pun kamu berada ren'batin gadis itu.

Gadis itu pun segera beranjak dari kasurnya dan pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya 15 menit pun berlalu gadis itu pun sudah selesai melakukan ritual mandinya dan segera pergi kebawah untuk membangunkan teman temannya yang masih terlelap,gadis itu pun sedikit terkekeh saat melihat wajah teman temannya yang sangat absurd saat tidur
,Lily yang menimpa tubuh regie dengan kakinya,Regie yang tertidur dengan mulut yang menganga lebar, Sasha yang mendusel di ketiak Nala,gadis itu pun langsung berniat membangunkan mereka.

Fyi:mereka hari ini libur.
Lin jangan sia sia in erine lu ~author
Diem lu Thor, nanti gue coba buka hati buat dia~ oline
Hmm~author

Back to topik

Teman teman oline yang susah di bangunkan pun terlintas di dalam kepalanya dengan jailnya oline.....

"KALIAN BANGUN WOY KEBAKARAN"teriak oline tiba'

"Hah mana mana? Ayo keluar woee kebakaran"ucap regie yang langsung berdiri lalu berlari keluar.

"Woy anjing mana cok woy Nala Lily ayo weee keluar" ucap Sasha panik lalu keluar rumah dan disusul oleh Nala.

"Weh anjing,api? Ayo Lin keluar ada api"ucap Lily lalu melihat sekelilingnya yang ternyata tidak ada api sama sekali "lah mana apinya anj?" Ucap Lily lalu menatap tajam oline...

Oline? Dia hanya tertawa melihat tingkah laku teman temannya.

"ENYAHLAH KAU OLINE"teriak Lily lalu menabrak tubuh oline dan menggelitiki nya,oline tidak bereaksi apa apa dan Lily yang melihat itu pun kesal...


"Anying kita di boongin oline anjir kaga ada api bangsat"ucap regie,Nala,Sasha

Regie dan yang lain pun langsung masuk ke dalam dan melihat Lily yang sedang menggelitiki oline dan mereka pun menatap wajah Lily yang kelihatan sangat kesal karna oline tidak menanggapi hal itu dan hanya menampilkan wajah datar nya..

"Udah weh ayo ke gym udah lama kita" ngga ke gym, kalian pada ga bosen apa di basecamp terus?"ucap oline,dan di angguki oleh teman temannya,oline dkk pun segera pergi bersiap siap untuk ke gym dan setelah mereka bersiap siap akhirnya mereka semua pun berangkat untuk nge-gym bersama.....

Disisi lain...

"Erine sayang bangun yuk,hari ini hari pernikahan kamu sayang"ucap Chintya bunda erine,erine pun terusik dari tidurnya....
"Enghh......iya Bun ini erine bangun"lenguh erine,dan langsung duduk,5 menit ia mengumpulkan nyawanya dan beranjak dari kasur,setelah 20 menit dia di kamar mandi ia pun keluar dan memakai bajunya dan segera pergi ke bawah untuk melakukan sarapan bersama keluarganya...

"Pagi Bun,pah"sapa erine,Chintya dan gressello pun tersenyum lalu membalas sapaan dari erine.

"Nak habis makan kamu siap"yah habis ini bunda bakalan rias kamu sayang,hari ini adalah pernikahan kamu sama oline"ucap Chintya kepada erine,erine pun yang sedang makan terdiam karna ucapan sang ibunda dan menatap sang bunda...

"Bun,apa oline akan menerima erine?,sedangkan kemarin oline menolak mentah" perjodohan ini meskipun erine sedikit ada rasa buat oline sebenarnya erine ngga mau sampai salah satu dari kita terpaksa akan perjodohan ini pah,Bun erine hanya mau kalau oline juga mau di jodohkan dengan erine tanpa adanya pemaksaan dari orangtuanya" jelas erine panjang X lebar X tinggi-ngga woy canda🗿

Chintya dan gressello pun menatap satu sama lain dan Chintya pun mengangguk kepada gressello, gressello yang mengerti pun membuka suara...

"Erine papah juga sebenarnya tidak mau memaksa kalian untuk menerima perjodohan ini,papah juga sudah memberitahu sebelumnya sama ayah oline kalau jangan memaksakan oline juga,tapi ayah oline bersikeras untuk melakukan perjodohan ini,erine apa kamu tau? Oline sebenarnya tidak sependiam sekarang,oline ada kemungkinan besar dia memikirkan tentang pasangan hidupnya nanti setelah tau kalau seandainya pasangan nya nanti tau oline masih belum bisa melupakan masa lalu nya pasti akan sakit nantinya,menurut papa dari sorot mata oline yang kemarin dia tunjukkan oline menolak  perjodohan ini karna dia tidak mau kamu sakit hati nantinya nak..."ucap gressello,erine yang mendengar nya pun dia berinisiatif untuk membantu oline agar bisa melupakan masa lalunya...

"Pah izinin erine buat bantu oline ya?,aku mau buat oline jatuh cinta kepada erine, erine akan berusaha demi oline meskipun nanti erine akan sakit hati berkali-kali erine akan berusaha pah"ucap erine tulus, gresello dan Chintya yang mendengarkan ucapan erine pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda mereka mengizinkan sang putri semata wayangnya memperjuangkan cintanya...

"Udah gih sana siap" nanti keburu keluarga oline ke sini,bunda bantu kamu siap-siap ya?"ucap Chintya, erine pun menganggukkan kepalanya dan segera pergi kekamar untuk bersiap

Di rumah oline

"Hallo,regie apakah kamu sekarang bersama oline?" Ucap seorang wanita parubaya yang sedang menelfon regie.

"Ah iya Tante ini kita lagi nge-gym,ada apa ya Tante?" Ucap seorang dari sebrang sana

"Suruh oline pulang sekarang ya nak...kalian juga ikut kesini dan siap" buat pergi kita akan pergi ke suatu tempat"ucap indah,orang yang mendengar perkataan indah pun langsung memberitahukan kepada teman temannya.

"Iya Tante ini kita otw ke rumah Tan,,yaudah ya Tan aku tutup dulu telfonnya,bye Tan"ucap gadis itu

Indah pun segera mempersiapkan kebutuhan anaknya dan teman temannya,tak berselang lama suara deru motor memasuki pekarangan rumah dan indah pun segera turun kebawah dan membukakan mereka pintu indah yang melihat oline pun tersenyum tipis..

"Oline ayo mamah bantu kamu siap siap sayang"ucap indah lalu menuntun oline menuju kekamarnya, sebelum indah dan oline pergi indah berkata....

"Kalian pakai baju yang udah mama siapin ya? Ada dikamar kalian masing-masing dan pakai yang rapi"ucap indah lalu pergi ke kamar bersama oline, regie dan yang lain pun pergi kekamar masing-masing dan memakai pakaian mereka..

Di kamar Oline

"Ma ini mau kemana sih,kok oline di bantu siap siap gini?" Tanya oline kepada indah,indah pun tersenyum tipis...

"Ini hari pernikahan kamu sayang,apa kamu lupa hm?"ucap indah,sontak oline pun membulatkan matanya ia lupa kalau papa nya mengajukan pernikahan nya dengan erine hari ini...

"J-jadi papa beneran menikahkan aku dengan erine ma?"tanya oline terbata bata,indah yang melihat oline bertanya seperti itu pun langsung memeluk sang anak dan berkata...

"Oline tolong lupakan masa lalumu cobalah buka hati mu untuk erine sayang,bunda tau alasan dia meninggalkan kamu apa,bunda sempat bertemu dia sebelum 1 hari putus sama kamu,bunda mau kamu yang terbaik buat kamu sayang"ucap indah,oline yang mendengarkan ucapan indah pun mengangguk, tiba tiba.

Ceklek

Bersambung...

Hello guys saya kembali,sorry ya baru bisa up...sorry kalau agak ga nyambung...soalnya badmood karna yang mau di upload ke hapus rencananya mau double up tapi gegara yang satunya hilang jadi ngga jadi...

Jangan lupa vote ya guys

  Themoon
~~~~~~~~

Perjodohan (Orine)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang