Clarissa Elvira H.
Gadis tangguh dan hebat
" Kedatangan kami kesini, ingin membahas tentang perjodohan yang di sepakati oleh papa saya Akmal dan papa Anda Johan pak Danu , Bu Riska?" Ujar pak Fendi
" Apaaaa- perjodohan pah mah, ini zaman modern loh...
heii mana bisa seorang Devan tidak naik motor kesayangan nya itu?
" Yaudah sini bantu, lagian ini buat persiapan nanti ada arisan" ujarnya lagi lagi
"Arisann sini?" Devan heran
" Iyaa prince bundaaa, gemes deh Ayuk bantu biar selesai kalau gamau bunda ngambek aduin ke Ayah , besoknya kamu naik angkot" ujarnya sambil motong sayur halus
" Hufh oke Devan bantu " ujarnya Devan.
" Rissa juga kesini sayang " ujarnya tiba-tiba.
Mendengar sang pujaan hati ingin kesini hati Devan tadinya diam jadi deh deg an denger nama sang tunangan ingin kesini, katanya?? Ucap Bantin Devan
" Oh, sama siapa? Perlu Devan jemput?' ujar Devan lagi.
" bareng mama nya , ga perlu cukup kamu bantu bunda aja siapin hidangan" ujar nya Rere .
" Siap ibu negara, Devan bantu apa?" Tanya Devan.
" Potong wortel 🥕 itu kecil kecil sebelum itu cuci biar bersih" ujar bunda Rere dengan segera ia mengerjakan tugas dari bunda Nya
2 menit kemudian
" Udah Bun " jawab Devan
" Ya Allah Devan, ini potong nya kecil banget" ujar bunda Rere.
" Kan bunda bilang kecil, Devan potong kecil lah" balas Devan.
" Iyaa juga, tapi tetep kamu yang salah" jawab bunda Rere yang tak mau kalah dari anaknya.
" Ya sudah kamu , bantu angkat sup itu " ujar bunda Rere
" Berat Bun" Devan
" Berat berat , bunda tiap hari kuat angkat itu tanpa minta bantuan ayah kamu sama kamu tuh , jadi kamu juga bisa pasti angkat sup sendiri kamu kan cowo " tegas bunda Rere.
" Ya sudah" balas Devan dengan segera ia menghampiri sup iga itu dan menurunkan nya ke kursi dekat dengan meja makan.
" Jangan disini" ujar bunda Rere.
" Dimana Bun?" Tanya Devan.
" Taruh bawah , ambil mangkuk dan sendok buat ambil sup " perintah Bunda Rere dianggukin Devan
4 menit kemudian
" Udah Bun" jawab
" Yaaa" ujar bunda Rere
" Kamu ke kamar mandi buat mandi, bersih bersih, pakai pakaian yang sopan" ujar bunda Rere ke Devan
" Oke " ujarnya Devan langsung bangkit dari kursi.