Di suatu pagi yang cerah.. Terdapat 4 perempuan cantik sedang menikmati sarapan mereka bersama.. Lalu si bungsu memulai percakapan mereka..
kak apa kakak yakin sanggup untuk membiayai kami semua? (Tanya si bungsu pada kakak tertua nya senja)
tentang itu kamu ngga perlu khawatir dek.. Kakak sanggup kok.. Kakak akan melakukan apapun demi kalian adik adik kakak (ucap sang kakak)
kalau sudah tamat nanti aku tidak mau kuliah kak.. Aku ingin langsung bekerja untuk membantu kakak (ucap kiara dengan antusias)
terimakasih Kiara.. Namun ada baiknya jika kamu kuliah.. Tidak apa apa tanggungan kakak banyak.. Yang penting kalian bisa sukses nanti nya (ucap senja sembari menatap ketiga adik nya)
aku ingin kuliah kak.. Aku ingin sekolah setinggi langit.. Aku ingin menjadi seorang profesor.. Aku ingin membuat penemuan baru di dunia ini... (Ucap bethani dengan wajah yang penuh semangat)
kakak ikut senang mendengarnya bethani.. semoga semua nya tercapai yaa sayang.. Kakak doakan yang terbaik untuk kamu chloe dan juga Kiara.. Kalian semua adik adik kesayangan kakak... Kakak akan menjadi satu satunya orang yang paling tulus dan ikhlas disaat kalian semua lebih berhasil dari kakak (ucap senja dengan senyuman tulus nya)
kakak juga kesayangan kami ( ucap si bungsu sambil tersenyum menatap senja)
(Ketika selesai sarapan.. Mereka membersihkan dapur.. Lalu satu persatu mulai berangkat ke sekolah.. Seperti biasa 2 bungsu harus mengabari dahulu 2 kakak tertua mereka.. Setelah itu baru lah mereka mulai belajar)
(Saat ini senja indah laurencia mahendra sedang duduk di pojok kelas nya.. ntah apa yang di pikirkan putri tuan mahendra ini)
apakah aku salah jika aku mengeluh Tuhan? Apakah salah jika aku meminta orangtua ku untuk kembali? (Sembari menatap foto orangtua nya di handphone nya) senja ngga bisa sendiri bunda ayah.. Senja butuh kalian.. Senja harus apa? Senja mau nangis tapi kalau senja menangis siapa yang menghapus air mata adik adik senja? Senja rindu kalian.. Kenapa harus secepat itu?? Laut kau jahat.. Kau mengambil kedua orangtuaku dan memeluk mereka dengan erat di dasar mu... (Keluh senja)
(Sudah puas menangis.. Senja pun akhirnya kembali bangkit..)
"SEKUAT APAPUN SEORANG MANUSIA.. DIA JUGA PASTI PUNYA ALASAN UNTUK JATUH.. PERJALANAN MU MASIH PANJANG SENJA INDAH LAURENCIA MAHENDRA"
(Jam sudah menunjukkan 14.00 dimana mereka sudah berkumpul di rumah.. 2 bungsu sedang tertidur lelap di kamar mereka masing masing.. Namun si tertua kedua menghampiri kakak nya)
kak.. Apa aku mengganggu mu? (Tanya Kiara)
tentu tidak.. Ada apa? Kau butuh sesuatu? (Jawab senja pada adiknya)
tidak.. Aku hanya ingin memastikan bahwa kakak baik baik saja.. Kenapa kakak menangis terus? Apa yang membuat kakak menjadi lemah? (Tanya Kiara yang khawatir akan sang kakak)
maaf jika kakak lemah.. Kakak hanya masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa orangtua kita tidak bisa ditemukan.. Jika laut bisa dikuras airnya... Kita pasti akan bisa menemukan mereka walau hanya tersisa pakaian saja (ucap senja dengan sedih yang tidak bisa ditahan)
aku juga belum rela kak.. Aku tidak menyangka semua terjadi begitu cepat.. Tapi.. Kakak selalu bilang bahwa semua adalah takdir.. Aku tau beban yang kakak tanggung sangat lah berat.. Apa perlu aku putus sekolah untuk bekerja membantu kakak? (Ucap Kiara dengan sendu(
tidak usah.. Kau tidak perlu melakukan nya Kiara.. Biarkan kakak yang mengatur semuanya.. Tugas kamu hanya sekolah setinggi mungkin.. Kalau bisa tunjukkan pada dunia.. Jika anak yang ditinggal kedua orangtua nya di usia yang masih sangat muda juga bisa berhasil (ucap senja dengan tulus)
kakak kuat.. Kakak hebat.. Aku bangga punya kakak.. Jangan pernah pergi kak.. Kita butuh kakak (ucap Kiara dengan bangga)
kakak ngga pernah meninggalkan kalian sendirian adik ku... Kalaupun berpulang kepada Tuhan nantinya.. Kita akan pulang bersama sama.. Kita hidup bersama.. Maka mati juga harus bersama... (Ucap senja yang mengatakan mereka akan selalu bersama padahal tidak ada yang tau tentang takdir)
(Tidak ada yang lebih indah di dunia selain persaudaraan ... Namun jika persaudaraan sudah hancur maka tidak ada lagi keindahan duniawi)
(Di suatu sore.. Di saat semua perempuan cantik sudah selesai mandi.. Mereka berkumpul di ruang tamu)
biasanya bunda selalu membantu ku jika ada soal matematika... Coba saja waktu itu kita tidak mengizinkan ayah bunda untuk pergi.. Mungkin sekarang kita masih bisa bahagia.. Layaknya keluarga.. (Ucap si bungsu)
penyesalan selalu datang terlambat Chloe.. Apa yang terjadi semalam.. Pasti selalu ada penyesalan yang terjadi hari ini... Tidak ada yang abadi di dunia ini.. Bahkan udara yang kau hirup sekarang harus kau kembalikan lagi kepada sang Pencipta... Tidak ada yang abadi.. (Jelas bethani pada adiknya itu)
apa yang dikatakan bethani itu benar.. Kita semua tidak akan pernah menyangka ini akan terjadi.. Tapi apapun yang terjadi semua sudah kehendak Tuhan.. Ini adalah cara Tuhan untuk melatih mu mandiri Chloe.. Sekarang sudah tidak ada tempat mu untuk bermanja.. Mandiri lah.. Orang sukses diluaran sana kebanyakan sudah ditinggal oleh orang tersayangnya.. (Ucap senja)
"Memang tidak dapat dipungkiri. Bagi anak bungsu tidak lah mudah untuk melepaskan dan mengikhlaskan kedua orangtuanya di umur yang masih sangat muda. Namun Chloe harus merasakan hal pahit itu. Jalani kisah hidup mu Chloe. Tuhan tidak pernah tidur"
(Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 23.00 yang mengharuskan mereka untuk tidur agar besok bisa bangun pagi)
bunda.. Sekarang tidak akan ada lagi yang mengelus kepala ku... Sekarang tidak akan ada lagi yang mengajari ku tentang tugas yg tidak aku mengerti.. Ayah.. Sekarang tidak akan ada lagi suara canda tawa mu.. Sekarang tidak akan ada lagi suara mu yang selalu membacakan dongeng tidur untukku.. Semua nya sudah hilang begitu saja ditelan lautan yang jahat... Aku merindukan kasih sayang kalian ayah bunda.. Tenanglah di alam sana.. Tolong peluk aku jika aku merasa semua ini tidak adil ( ucap Chloe dan tanpa sadar air mata nya menetes dan dia tertidur)
(duduk di depan jendela kamarnya dan melihat langit indah yang dihiasi bintang bintang yang berkilauan) ayah bunda ku harap bintang yang cerah itu adalah kalian.. Apa kalian bisa melihat ku bunda? ayah?.. aku merindukan kalian bun... sangat rindu.. ingin rasanya aku ikut bersama kalian.. tapi aku punya adik adik yang harus aku jaga seumur hidupku.. Bunda ayah.. Yang tenang lah di sana.. Aku akan menjaga adik adik dengan baik.. Terimakasih untuk semua ajaran dan ilmu yang pernah kalian berikan untuk putri mu ini... Terimakasih (ucap senja dengan sendu)
(Setelah puas.. Akhirnya anak bernama senja itu pun tidur)
"SEDEWASA APAPUN AKU AYAH.. AKU TETAP BUTUH PUNDAK MU UNTUK TEMPATKU BERSANDAR DARI SEGALA HAL YANG MEMBUAT KU LELAH"
-SENJA INDAH LAURENCIA MAHENDRA
"SEMANDIRI APAPUN AKU BUNDA.. AKU TETAP BUTUH PELUKAN HANGAT MU UNTUK TEMPATKU MENCURAHKAN ISI HATI KU"
-CHLOE BELLVANIA ELIZABETH MAHENDRA
(Begitulah kehidupan.. Tidak ada yang abadi.. Bahkan nafas yang kita hirup pun harus kita hembuskan kembali.. Apa yg sudah menjadi milik Tuhan akan menjadi milik Tuhan untuk selamanya)
