"Pagi pun tiba. Ketiga saudara perempuan itu sedang duduk dengan tertib di meja makan sembar menyantap sarapan masing masing"
"Chloe. Makanan nya itu dimakan jangan di aduk aduk doang" Tegur senja
"Aku rindu kak bethani. Aku mau kak bethani" Ucap chloe dengan wajah yang kusam
"Makan dulu. Nanti kita cari bethani lagi" Ucap senja yang menasehati adiknya
"Selesai sarapan. Mereka pun pergi bersekolah dan bekerja. Ketika chloe dan Kiara sedang fokus sekolah. Namun berbeda dengan senja. Dia tidak bisa fokus bekerja. Karena pikirannya terus tertuju pada adiknya bethani. Kemana sebenarnya bethani pergi?"
"Bethani. Kamu kemana? Kenapa kamu pergi dek? Ayo balik ke rumah lagi. Chloe janji mau berdamai dengan kamu kalau kamu kembali. Andai kemarin kamu ngga hilang dek. Mungkin sekarang kita udah bisa ketawa ketawa lagi" Ucap senja dengan sendu sembari melihat foto bethani yang ada di handphone nya
"Jam demi jam berlalu. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 14.00. Dimana mereka sudah berkumpul di rumah. Namun ketika ingin pergi mencari bethani. Tiba tiba ada yang menelpon ke handphone nya senja melalui nomor bethani"
telepon on :
"Apa benar ini dengan senja indah laurencia?" Tanya seseorang dalam telp tersebut
"Iya benar. Ada apa ya? Kenapa HP adik saya ada sama kamu?" Tanya senja pada seseorang itu
"Adik anda bethani. Sedang dirawat dirumah sakit. Kemarin dia kecelakaan dan ada yang membawa ke rumah sakit. Jadi atas izin bethani sendiri kami membuka HP nya dan menelp kamu" Jelas seseorang itu yang merupakan dokter
"Sharelock dok. Saya kesana sekarang" Ucap senja
"Baik. Saya tunggu ya" Ucap dokter itu
telepon off :
"Ada apa kak?? Kenapa kakak panik?" Tanya Kiara yang ikut panik melihat sang kakak
"Bethani kecelakaan. Ayo ke rumah sakit. Dokternya udah sharelock" Jelas senja
"Mereka pun prgi ke rumah sakit yang di share oleh dokter itu"
"Setelah sampai. Mereka pun langsung masuk ke ruangan dimana bethani dirawat"
"Adek. Kamu kok bisa kecelakaan. Kamu baik baik aja? Kamu buat khawatir dek" Tanya senja dan langsung memeluk adiknya itu
"Maaf kak. Aku buat kalian khawatir. Dimana kak Kiara? Dimana adek Chloe?" Tanya bethani dengan suara gemetar
"Adek? Maksud kamu apa? Kakak disini lho. Chloe disamping kamu" Ucap Kiara yang heran
"Kakak? Ngga! ! Bethani ngga mau buta kak!! ! BETHANI NGGA MAU BUTA!!!" Ucap bethani disertai dengan teriakan dan tangisannya
"Tiba tiba dokter datang dan mengatakan bahwa kecelakaan yang hebat itu menyebabkan mata bethani buta permanen"
"H-hah? B-buta permanen? Dokter ngga bercanda kan?!!! Adik saya ngga mungkin buta dok!" Protes Kiara yang tidak Terima
"Itu kenyataan. Maaf kami harus mengatakan nya.Saya permisi" Ucap dokter tersebut
"Adek? Ngga papa ya? Nanti kakak jagain kamu dirumah ya?" Ucap senja dan memeluk adiknya
"Kakak. Aku ngga mau kak. Aku ngga mau buta kak! Buta itu ngga enak kak!! Aku ga bisa lihat lagi!!" Ucap bethani dengan tangisannya
"Kakak. Maafin Chloe.Karena Chloe kakak kabur dan kakak jadi kecelakaan.Dan kecelakaan itu buat kakak buta" Ucap Chloe dengan nada sedih dan memeluk sang kakak
"Kamu ngga salah. Kakak ngga marah sama kamu. Maaf. Ini semua salah ku. Coba aja kemarin aku bersikap lebih dewasa. Pasti sekarang aku masih bisa ngelihat" Ucap bethani dengan sendu
"Udah udah. Semua nya udah takdir. Kita semua ngga ada yang tau ini semua akan terjadi. Ngga ada yang salah disini" Jelas senja pada ketiga adiknya
"3 hari kemudian. Bethani pun diperbolehkan untuk rawat jalan. Mereka pun pulang dan ketika malam tiba. . Mereka ke kamar masing masing"
"Bunda? Ayah?" Ucap senja
"Hai anakku. Bagaimana kabar mu? Bagaimana ketiga adikmu? Apa kalian sehat? Apa kau bisa mengatasi semuanya?" Tanya sang bunda
"Senja ngga bisa bunda. Senja butuh bunda. Senja kangen bunda. Senja juga butuh ayah. Senja juga kangen ayah. Senja ngga bisa sendiri ayah bunda" Ucap seja dan menangis memepuk kedua orangtuanya
"Anak ayah itu kuat. Meskipun kamu perempuan tapi kamu harus bisa kuat bahkan lebih kuat dari seorang lelaki. Kamu pasti bisa anakku. Bunda dan ayah selalu menjaga kalian" Jelas sang ayah
"Tapi ayah-" Belum selesai berbicara. Sang bunda langsung memotonh omongan senja
"Sudah ya. Kembali lah ke tempat dimana seharusnya kamu berada sayang. Belum waktunya kamu untuk bersama kami. Dan ingat bethani buta bukanlah kesalahan mu atau pun kesalahan kalian. Bunda harap kalian dapat saling menyayangi satu sama lain. Jaga adikmu.Dan jaga diri mu sendiri juga. Kembalilah nak. Kami juga akan kembali" Ucap sang bunda dan lalu perlahan pergi dari hadapan senja
"Tiba tiba senja terbangun dengan air mata yang sudah membasahi pipinya. Dan ya benar. Senja cuma mimpi. Dia terlalu merindukan kedua orangtuanya"
"Oh astaga. Kenapa aku memimpikan ayah dan bunda? Ayah bunda. Kalian membuatku merindukan kalialagi" Ucap senja dengan di iringi tangisan dan mencoba menutup matanya agar tertidur kembali
"WALAUPUN HANYA DI DALAM MIMPI. TAPI AKU SANGAT SENANG KITA DAPAT BERTEMU LAGI AYAH BUNDA"
-SENJA INDAH LAURENCIA MAHENDRA-
"SIKAP KEKANAK-KANAKAN DAPAT MEMBUAT KALIAN KEHILANGAN SEGALANYA. SEPERTI KU YANG SUDAH KEHILANGAN PENGLIHATAN KU"
-BETHANI RACHEL ADARA MAHENDRA-
"JANGAN MUDAH PERCAYA PADA ORANG LAIN. KARENA TIDAK SEMUA OMONGAN ORANG ITU ADALAH KENYATAAN YANG TERJADI"
-CHLOE BELLVANIA ELIZABETH MAHENDRA-
"KEBAHAGIAAN MENANTI DI UJUNG PERJUANGAN. PERJUANGAN YANG MANA LAGI TUHAN? PERJUANGAN MANA LAGI YANG HARUS AKU LAKUKAN UNTUK MENCAPAI KEBAHAGIAAN ITU?"
-KIARA PUTRI JESSICA MAHENDRA-
