Pagi ini ketiga anak perempuan cantik sedang berziarah ke makam sang kakak. Mereka membawa masing masing gelar mereka.
"Haii kakk!! Kita dateng nihh, kita bawa masing masing hadiah buat kakak heheh buat hadiah ulang tahun kakak! Happy birthday kak! Jangan tinggalin kita yaa" Ucap kiara dan mengelus salib sang kakak
"Tadaa!! Lihat kak!! Aku dapet gelar Jaksa kak! Aku dapett!! Aku sarjana hukum!! Yeay! Aku hebat kan kak? Iya dong! Kan adek nya kakak, kalau kakak masih hidup pasti kakak jawab gitu heheh, kangen deh kak, happy birthday for you kak, ngga ada yg bisa ubah kasih sayang aku ke kakak" Ucap Chloe dan menunjukkan gelar sarjana hukum nya itu ke salib sang kakak
"Akuu juga dapet kak!! Gelar professor!! Aku dapet kak! Aku dapet! Aku berhasil! Aku juga hebat kan kak? Aku sukses kak! Didikan kakak selama ini berhasil heheh, kita kangen tau kak , andai kakak masih hidup pasti kakak akan ucapin selamat ke kita, happy birthday buat mu kak,ternyata ucapan birthday tahun tahun kemarin adalah ucapan birthday terakhir,aku rindu ucapan mu kak" Ucap bethany dengan menunjukkan gelar nya itu pada salib sang kakak
"Aku juga bisa wujudin mimpi kakak! Aku juga bisa jadi penulis kak, banyak yang suka karya aku yang menceritakan tentang kakak, emang kakak tuh baik banget ya, sayangnya kakak terlalu cepat pergi, kebersamaan kita terlalu cepat kak, padahal kami maunya kita bareng bareng terus sampai nanti akhirnya pergi bareng ke Surga" Ucap Kiara dan menaburi bunga di makam sang kakak
Mereka mengajak ngobrol sang kakak yang sudah ditimbun oleh tanah. Mau berbicara dengan mulut berdarah pun sang kakak tidak akan pernah menjawab untuk selamanya. Kebersamaan mereka dengan sang kakak benar benar sudah selesai. Sudah usai. Tidak ada yang bisa mengembalikan seluruh kebersamaan yang dulu lagi.
"Chloe lucu tau kak hahaha! Masa yaa dia masak telur tapi gosong hahaha, beneran yaaa dia tuh ada aja tingkah nya yang lucuu hahaha, kalau kakak lihat, kakak pasti ngga habis pikir hahaha" Ucap bethany yang asik mengobrol pada kakak nya, sebenarnya bukan kakak nya tapi pada tanah
"Serindu itu kamu dek?" Tanya Kiara dengan kalimat singkat namun memiliki banyak makna
"Hehe, kangen banget kak, pengen rasanya peluk kak senja lagi, pengen rayain ulang tahun kak senja lagi, aku rindu suara nya, rindu pelukan nya, rindu marahan nya" Ucap bethany dan selalu fokus memandang salib yang bertuliskan nama lengkap senja
"Kak senja juga pasti kangen kita kok, ngga cuma kita yang kangen kak senja, kak senja pasti ada disini kok sekarang, dia pasti lagi senyum bahkan meneteskan air mata bahagia" Ucap Kiara yang menenangkan bethany
"Udah 3 tahun kita happy birthday without kak senja, rasanya tuh sepi banget, kayak ada yang kurang, happy birthday ku tahun lalu adalah happy birthday yang paling konyol, karena di kamar aku ngga mau tidur sampai jam 2 pagi hanya untuk menunggu kak senja mengucapkan selamat ulang tahun untukku, merindukan mu hal paling sakit kak, tak bisa kah kau kembali untuk sesaat kak? Aku janji hanya sesaat" Ucap Chloe dan meneteskan air mata nya dengan bibir yang bergetar
"Chloe, berhenti menangis, berhenti melakukan hal bodoh itu, mau bagaimana pun, mau sampai pagi pun kau bangun, kau tidak akan pernah mendengar kak senja memberi mu ucapan selamat ulang tahun, jangan terus terusan hidup dalam bayangan kak senja dek, dia juga butuh ketenangan disana, ingat kita sudah berbeda dengan dia, kita butuh ketenangan, kak senja juga butuh ketenangan, jangan egois adik adikku, ikhlas itu berat tapi harus" Nasihat Kiara pada kedua adiknya, dia ingin menangis namun takdir memaksa nya untuk tegar
"Maaf kak, maaf jika kami egois, kami hanya rindu" Ucap Chloe dan menghapus air mata nya diikuti oleh bethany
"Good job! Sekarang waktunya pulang, kak kami pamit dulu ya, kapan kapan kami akan datang lagi, selamat ulang tahun kak, kami pamit ya" Ucap Kiara yang berpamitan pada sang kakak
"Byee kak. Selamat ulang tahun" Ucap kedua saudari yang lain
Mereka pulang ke rumah. Sesampainya dirumah mereka langsung melakukan aktivitas seperti biasanya. Ada yang membersihkan rumah. Ada yang memasak.
Meninggalkan kalian adalah hal yang akan aku lakukan saat semua nya sudah kalian dapatkan, ini belum sepenuh nya adikku, masih banyak masalah yang akan kalian lalui, aku akan benar benar pergi setelah seluruh masalah itu selesai.
-Senja Indah Laurencia Mahendra-
