Tidak terasa 3 bulan berlalu. Kiara dan bethani sudah menyelesaikan sekolah mereka. Sekarang tinggal Chloe yang masih bersekolah. Bethani fokus pada cita cita nya sebagai profesor dan Kiara fokus pada cita citanya sebagai penulis yang hebat untuk meneruskan cita cita kakak nya yang tertunda.
"kita ziarah yuk mau ngga?" Tanya Kiara pada kedua adiknya
"Mau kak!! Ayo ziarah! Aku juga kangen kak senja" Seru Chloe dengan gembira
"Bener bener!! Ayo kak!!" Sahut bethani
Mereka pun pergi ke makan senja. Terlihat salib yang bertuliskan nama senja dengan lengkap. Sekarang mereka hanya bisa melihat nama itu bukan orang nya.
"Hai kak. Selamat pagi. Kami datang lagi nih. Kakak apa kabar? Kakak udah ketemu ayah bunda yaa?? Kakak pasti udah dipeluk sama ayah bunda" Ucap Kiara dan mengelus salib yang bertuliskan nama senja
"Selamat pagi kak. Berkat mata kakak aku dapat lulus dari pendidikan ku. Terimakasih banyak kak. Tidak ada yang bisa kulakukan untuk membalas baik mu selain mendoakan mu. Aku janji akan datang kembali dengan gelar profesor" Ucap bethani dengan senyuman manisnya dan menaburi bunga di makam sang kakak
"Hai kakak. Chloe pengen peluk kakak dehh. Kakak tau ngga? Sekarang Chloe udah bisa kerjain tugas matematika Chloe sendiri lho. Dulu kan harus dibantu. Kalau sekarang ngga lagi. Chloe hebat kan? Maafin Chloe ya belum bisa buat kakak bahagia selama hidup kakak. Maafin kita buat kakak capek. Sampaikan ke ayah bunda ya kak kalau kita kangen. Tungguin kita ya. Peluk Chloe ya kalau Chloe ngerasa dunia sekeliling Chloe itu ngga adil" Ucap Chloe dan tidak bisa menahan air mata nya
Tau adiknya menangis Kiara langsung memeluk Chloe dan menenangkan nya. Sekarang mau menangis darah pun kakak nya tidak akan pernah kembali lagi. Sekarang hanya isak tangis yang dapat melepas rindu mereka dan bukan pelukan.
"Sudah sudah. Jangan menangis terus. Adek udah dewasa sekarang. Sudah saatnya berperilaku layaknya orang dewasa. Ikhlas dan sabar. Kak senja pergi bukan maksud yang jahat. Kak senja pergi dengan maksud yang baik. Jangan menangis lagi" Ucap Kiara dan memeluk Chloe dengan erat
"Benar apa yang dibilang kak Kiara. Sekarang kita hrus bisa mandiri. Jangan menangis terus" Ucap bethani dan tersenyum
Setelah beberapa menit mereka ziarah. Mereka pun pamit untuk pergi pulang ke rumah
"Kami pulang dulu ya kak. Kapan kapan kami akan datang berkunjung lagi. Betah lah dirumah baru mu kak" Ucap bethani dan mencium salib yg bertulisan senja. Diikuti oleh Kiara dan Chloe
Mereka pun pulang ke rumah. Di rumah mereka melanjutkan aktivitas seperti biasanya. Walaupun terkadang mereka merasa sepi tapi mereka menghidupkan speaker dan menyalakan musik agar tidak terlalu sepi
Begitulah kehidupan mereka sekarang. Sepi? Tentu. Namun tidak untuk menyerah. Walaupun dihantam berbagai ombak laut tapi mereka tetap kokoh
"Semua ada waktunya. Dan setiap kejadian pasti ada sisi positif nya"
🤍 Chloe Bellvania Elizabeth Mahendra
