58

9.4K 333 26
                                        

Setelah satu Minggu berita kematian keluarga Mahendra dikeluarkan, kasus tersebut di tutup secara tiba-tiba. Banyak yang berspekulasi jika orang yang membunuh salah satu anggota keluarga Mahendra sudah pasti orang yang berkuasa, melebihi kekayaan keluarga Mahendra.

Berita viral satu Minggu kebelakang tertutup dengan berita yang lainnya, seakan ingin berita pembunuhan itu tenggelam dan tidak ada yang membahasnya lagi.

Tapi banyak orang yang merasa tidak masuk akal, karena kepolisian tidak menjelaskan alasan mereka menghentikan pencarian itu. Pihak kepolisian hanya mengatakan jika kasusnya sudah selesai.

Bisa dibilang kasus ini terasa ganjil, karena pihak kepolisian tidak menangkap orang dan tidak mengatakan jika itu murni kecelakaan. Kasus ini seperti di gantung, seperti disembunyikan.

Tapi ada juga yang bersikap acuh tentang kasus tersebut, mereka meyakini jika itu pembunuhan.

Hanya orang bodoh yang beranggapan itu murni kecelakaan, itu sudah jelas terlihat dari kondisi tubuh korban saat di temukan.

Tapi balik lagi, uang bisa membeli segalanya. Kasus secara tiba-tiba ditutup bukan hal yang aneh lagi, itu sudah biasa untuk orang yang memiliki kekuasaan.

"Eh lihat deh Al, masa kasusnya udah selesai aja. Padahal pelakunya belum ketangkap, tapi kasusnya udah ditutup." Ucap Mora yang saat ini memang berada di rumah Alexo.  Tiga hari yang lalu dia sudah keluar dari rumah sakit.

Alexo berdecak, kasus itu lagi. "kasus itu lagi?"

Mora cengengesan, paham jika tunangannya ini sebal karena dia terus menerus bahas kejadian itu. Mora menyimpan ponselnya di atas meja di depan mereka, bergeser mendekati Alexo. "Oke, udah, gak akan aku bahas lagi."

"Tapi seru tahu Al, ikutin kasus gitu. Apalagi kalau sampai ketemu pelakunya." Lanjut Mora.

"Udah ah, lagian juga polisi udah tutup kasus itu. Berarti kasusnya emang udah selesai, gak usah kamu pikirin." Ucap Alexo mengelus rambut tunangannya yang sedang bersandar di bahu miliknya.

"Tapi aneh gak sih Al, masa tiba-tiba di tutup. Kan pelakunya ..... Hehehe iya enggak bahas itu lagi." Ucap Mora sambil cengengesan saat Alexo menjauhkan kepala Mora dari bahu miliknya.

Mora menarik kembali tangan Alexo dan meletakan kembali kepalanya di bahu Alexo, Mora sudah terlanjur nyaman bersandar disana dan Alexo membiarkan selagi tidak membahas kasus tersebut.

....

Selang satu bulan dari kasus yang tiba-tiba ditutup itu, kediaman Mahendra yang berada di Maldives tiba-tiba terbakar. Di ikuti dengan perusahaannya yang diakuisisi oleh perusahaan lain.

Tentu saja berita tersebut membuat publik heboh kembali, setelah berita kematian bulan lalu tenggelam, akhirnya kembali naik ke permukaan dan menyangkut pautkan kasus kehancuran keluarga Mahendra secara berturut-turut.

Banyak yang tidak menyangka jika kematian kepala keluarga Mahendra adalah awal kehancuran Mahendra, sudah dipastikan jika keluarga Mahendra menyinggung orang yang berpengaruh.

Banyak pihak pebisnis yang mulai was-was, karena takut tidak sengaja menyinggung orang dibalik kehancuran keluarga Mahendra.

Di antara banyak orang yang melihat kejadian kebakaran tersebut, ada satu orang yang menatap dingin pada rumah yang hampir habis tersebut.

Bibirnya menyeringai tipis, "done." Kemudian dia berbalik meninggalkan kekacauan yang dia buat, setelah itu hilang di telan kegelapan.

•••

"Dek, kamu tahu kasus keluarga Mahendra yang hancur gak?" Tanya Marcel pada Nanta. Mereka berdua sedang berada di apartemen Marcel.

Nanta yang sedang rebahan di kasur milik abangnya, duduk saat mendengar ucapan Marcel. "Mahendra?"

Extra Love Story [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang