Manusia pemberi luka
Apa kabar?
Sudahkah bahagia
Atau malah berduka
Tanganmu yang lembut,
Tapi tajam menusuk
Senyummu yang memabukkan
Menggoreskan perih
Jejak yang kau tinggalkan
Menghancurkan tanpa penyesalan
Menoleh pun tidak
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Luka
PoetryDua jalan yang berbeda Dua arah yang tak sama Luka ku yang tak kunjung sembuh Dan tawa ku yang tak kunjung tulus Aku telah kalah Sejak lama
