"nah es krim nona" seorang penjual wanita dengan celemek putih memberikan dua buah es krim dalam mangkuk besi.
"Terimakasih Bu, ini 3 koin perak" balas Ying sembari mengasih 3 kemping koin perak ke penjual.
"Dengan senang hati tabib muda"
"Nah"
"Es krim!"
Dengan cepat blaze mengambil keuda es krim itu dan duduk di bangku taman memakannya dengan lahap. Ying swetdroop dengan tingkah bocah satu ini.
"Kau mengurus pangeran cakra lagi tabib muda" kekeh penjual es krim melihat dua pelanggan setianya ini.
"Ya~ seperti biasa lah Bu alvan selalu jadikan saya penitipan adik-adiknya yang banyak pol" keluh Yung sembari memakan es krim dengan muka kesal,ibu penjual es krim tertawa kecil dan memberinya es krim lagi. Dia sudah terbiasa,pasti kalau tabib muda ini ke tokonya nahh di keluarkan lah tuh unek-unek yang telah lama bersarang di hati nya.
Tenang saja Ying masih punya banyak nyawa, walau sudah termasuk mencemarkan nama baik pangeran dia tidak peduli. Toh dia punya banyak skil untuk menghindari hukuman.
Termasuk orang dalam.
"Ying"
Panggilan dari belakang membuat Ying berbalik untuk melihat siapa yang memanggilnya.
"Ehh sai? Ada apa?" Melihat pemuda yang ia kenal,Ying langsung menaruh es krim yang ia beli.
"Tidak papa,apa yang kau lakukan disini?" Tanya sai sembari membuka topik.
"Biasalah menjaga bocah-bocah titipin angin musom tuh~"
"ABANG SAI!" teriak blaze sembari memeluk sai dengan erat,sai terkekeh dan mengelus Surai pangeran muda itu.
"Senang bertemu dengan mu juga pangeran" sai sedikit menjongkok dan mencubit pipi blaze.
"Dimana akak iel?" Tanya blaze sembari melihat sekeliling.
"Aku disini" seru dari jauh, seorang wanita dengan jubah hijau dan armor besi,baju nya tidak jauh berbeda dari sai,dan muka mereka juga terlihat mirip.
"Shielda! Apa kabar" tanya Ying sembari memberi salam ala gaya mereka.
"Baik Ying bagaimana dengan Yaya?"
"Dia sama seperti dulu,walau lebih banyak ngomel-ngomel." Kekehan kecil keluar dari dua pemuda cantik itu.
"Shiel,bisa kau jaga pangeran cakra sebentar. Ada yang ingin aku bicarakan dengan tabib Ying"
"Oh tentu,mari pangeran cakra,kita melihat pertunjukan di alun-alun kota"
"Yeyyy!!"
Shielda bersama blaze, pergi meninggalka toko es krim itu, meninggalkan Ying dengan sai di dalam toko.
"Sepertinya lebih baik jika kita berbicara sembari memakan es krim"
"Baiklah"
♡(ӦvӦ。)
"
Jadi? Ada apa" ucapan Ying menjadi pembuka dalam perbincangan itu,toko es krim itu juga terlihat sepi.
"Aku hanya ingin bertanya,apa kau melihat pangeran alvan?" Tanya sai sembari memainkan es krim dan menyuapi satu sendok ke mulutnya.
"Hm? Sepertinya dia ke markas, terakhir aku dapat kabar dari Yaya dia sedang pergi dengan pangeran ke 5 ke taman bunga dekat bukit" jelas Ying sembari memainkan sendok besi. Sai mengangguk dan menyuapi satu sendok es krim ke mulutnya lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Improving The Future(Hiat!)
FantasíaSinopsis Muichiro Seorang Pillar Kabut dengan penampilan yang terlihat seperti perempuan, Muichiro Tokito ini merupakan salah satu Pillar terkuat, namun harus terbunuh oleh Upper Moon pertama yang bernama Kokushibou karena kekuatan Kokushibou berad...
