Cerita ini hanya fiksi tidak ada kaitannya dengan kehidupan idol!! Abaikan typo, selamat membaca!!
*********
Suasana yang terlihat tenang dan Indah, udara masuk ke dalam paru paru dengan sejuk, berbeda dengan suasana kota yang bising akan kendaraan, udara yang sudah tercampur oleh asap kendaraan, juga pemandangan yang tertutup oleh bangunan - bangunan tinggi
Regi menikmati suasana di pulau timor, ingin rasanya dia mengajak istri dan anaknya untuk berkunjung ke sini
"Suasana disini sejuk sekali" ucap regi kepada rekan kerjanya
"Betul sekali, karna lingkungan disini masi di jaga oleh penduduk aslinya" regi mengangguk menanggapinya
Regi berencana untuk membangun hotel di pulau timor, kerja sama antara perusahaan regi dengan rekan kerjanya, dia juga akan membuat proyek lainnya untuk masa depan pulau timor
Kerja sama antara keduanya tersusun dengan sempurna, rencana dari setiap proyek yang akan di rancang sudah siap semua, obrolan antara keduanya berjalan dengan lancar, mereka semua menyetujuinya
Setelah berjabat tangan antara keduanya, regi pun tersenyum dengan senang
Teringat kejadian tempo lalu yang menggemparkan, regi pun bertanya kepada penduduk asli pulau timor yang lancar berbahasa indonesia
"Oiya saya teringat akan satu hal, apakah ada yang mendengar tentang berita pesawat jatuh tempo lalu di laut timor?"
"Saya mendengar beritanya, memangnya kenapa? Apa ada sodara pak regi yang berada di pesawat itu?"
"Aahh.. Iyaa teman saya berada di pesawat itu, sampai saat ini mereka belum di temukan, heum.. Apa disini ada pulau yang lain selain pulau ini?"
"Ada, Pulau timor paling terpencil jauh di sebrang sana" orang itu menunjuk ke arah sebrang yang tidak terlihat apa - apa, hanya ada air laut
"Ouh.. Yaa?" orang itu mengangguk
"Pulau paling terpencil yang penduduk aslinya menggunakan bahasa lokal, masi tradisional, hanya sedikit saja yang mengerti dunia modern bisa di hitung jari"
"Apa saya bisa berkunjung ke sana?" tanya regi
"Bisa saja, jarak yang di tempuh sangat jauh, bisa memakan waktu sampai 8 jam menggunakan kapal laut, sangat jarang ada orng yang berkunjung ke sana"
"Pihak dari tim sar waktu itu ada yang mencari para korban di pulau sana?"
"Setau saya tidak, hanya pulau ini saja yang mereka datangi, mungkin karna jarak yang terlalu jauh mereka berfikir para korban tidak mungkin hanyut ke pulau itu"
Regi mengangguk mengerti, dia rasa dia harus mencoba berkunjung ke sana setelah urusan di sini sudah selesai
"Jika pak regi ingin berkunjung ke sana saya bisa bantu dan temani pak regi" ucap orang itu
"Terimakasih banyak"
"Dengan senang hati pak" orang itu tersenyum
-
Sementara itu di sisi lain, rose yang masi terbaring di tempat tidur menatap langit - langit dengan mata yang berkaca kaca
Tubuh rose masi sangat lemas dia belum cukup kuat untuk berjalan - jalan
Saat rose sedang larut menatap langit - langit atap, jisu menghampiri dengan membawa nampan makanan di pangkuannya, tangannya sibuk mengayuh roda
"Sayang.. " panggil jisu, rose menatap dan tersenyum
KAMU SEDANG MEMBACA
Teenage Love - END
Fanfiction(LAPAK WINRINA) rina adalah ketua osis sekaligus wajah dari sma binawangya winan terkenal dengan kenakalannya, dia juga wakil ketua basket Menurut siswa/siswi binawangya winan adalah orang yang berwajah dingin, winan selalu bersikap cuek kepada orn...
