45

982 76 0
                                        

Cerita ini hanya fiksi, tidak ada kaitannya dengan kehidupan ido!! Abaikan typo




**********

Winan bertemu dengan regi dan arin, dia menjelaskan rencananya sekalian meminta ijin, namun regi mengusulkan untuk winan menata ulang rencananya

"Saran ayah mending pas **** kamu ajak rina ke **** nanti ayah siapin semuanya sama papa kamu, biar lebih romantis lagi nan" usul regi di setujui oleh arin, winan mengangguk

"Bole deh yahh.. Rencana winan lebih banyak dapet idenya dari bakombo hehe.. " cengir winan

"Pantes garing" regi terkekeh, winan hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Mama arin seneng kamu mau serius sama rina" arin tersenyum mengusap lengan winan

"Hehe.. Winan udh kecintaan sama rina maa, gak mau kalo bukan rina yang jadi milik winan"

"Jaga baik baik rina di Bandung nanti yaa" pinta arin

"Pasti ma, winan pasti jaga rina"

Pertemuan singkat antara winan dan orng tua rina pun berakhir, besok adalah hari kelulusannya, winan sudah menyiapkan penampilan spesial untuk kekasihnya

Rina tidak tau menahu tentang rencana ini, sudah jelas tidak ada yang memberi tahu rina perihal ini

Setelah sampai di rumahnya winan berjalan ke arah kamar, namun terhenti saat para sahabat tetiba masuk ke rumahnya

"Woyy nan" panggil reyna

"Lahh ngapa lo pada kesini?" tanya winan

"Di suruh kake jansen, kita mau main ps" ucap yuji

Winan hanya mengangguk, kake nya itu memang masi suka bermain ps, jiwa mudanya serasa di panggil kembali jika sudah berada di komplek flambo

"Kalian udh pada di sini rupanya" ucap kake jansen saat keluar dari kamarnya yang berada di bawah

"Iyaa kek, ayo kita main ps" yena semangat mengajak kake jansen

"Ayo ayo" kake jansen pun menghampiri, mereka secara bersama duduk di ruang keluarga untuk bermain ps

"Kek winan ke kamar dulu yaa" pamit winan kepada kake nya, kake hanya mengangguk

"Heh.. Gue ke kamar dulu" ucap winan kepada para sahabatnya

"Hooh nan"

Winan pun pergi ke kamarnya untuk berganti baju, dia merasa malas jika membersihkan dirinya, winan hanya mencuci mukanya saja

Handphone nya berbunyi winan mengambil lalu mengangkatnya, dia pun tersenyum

-

"Halo sayang ada apa?"

"Kamu abis ketemu sama orng tua aku ya?" nada rina terdengar kesal

"Hehe.. Iyaa"

"Kenapa gak ajak aku?"

"Gak sengaja ketemu sayang pas aku lagi beli makan, jadi sekalian makan bareng mereka"

Teenage Love - ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang