GARVIN 2 (05) Sean pt. 1

379 26 15
                                        

Kak ai upp!😆


Adakah yang masih menunggu ceritaku?👀


Sorry for typo and happy reading🤗




____________________






📍 Milan, Italia

Di pusat perbelanjaan terbesar di kota Milan, segerombolan turis remaja SMA terlihat asik bercanda ria sembari berjalan masuk kedalam mall, mereka yang tak lain dan tak bukan ialah Galen dkk yang kebetulan mendapatkan misi di negara dengan mayoritas penduduknya yang menyukai Fashion. Setelah misi mereka selesai kemarin malam kini mereka menghabiskan sisa waktu mereka untuk berbelanja di mall paling terkenal di Italia, Galleria Vittorio Emanuelle II merupakan pusat perbelanjaan tertua di Italia yang terletak dekat di pusat kota Milan, dibangun antara tahun 1865 dan 1877 dengan nuansa gaya eropa yang memanjakan mata.

Kelima remaja itu terlihat memasuki salah satu brand pakaian yang terlihat menarik perhatian mereka, Sean serta Isa terlihat langsung berkeliling saat melihat bagian dalamnya yang terdapat pakaian yang cocok dengan style keduanya sedangkan Galen terlihat berkeliling di area utara yang merupakan tempat celana dengan berbagai model. Berbeda dengan ketiga temannya yang sibuk memilih beberapa pakaian untuk melengkapi ootd keseharian mereka, Valo serta Rian terlihat melihat-lihat rak kaca yang berada tepat didepan meja kasir keduanya terlihat lebih tertarik dengan jam tangan yang terpajang apik dirak display dan membuat salah satu pegawai toko terlihat menghampiri mereka untuk membantu keduanya memilih jam tangan sesuai keinginan keduanya.

"Se! Se! Se! Liat njirr cakep cok!" Ujar Isa sedikit heboh saat melihat t-shirt yang menurutnya cocok dengan seleranya.

Sean yang mendengar ucapan Isa terlihat melotot kesal lalu berjalan cepat menutup mulut Isa yang terlihat bingung.

"Mulut lo bang, santai jangan kenceng-kenceng napa" Ucapnya.

"Apaan dah orang disini cuman ada kita berlima njir, lagian kagak mungkin juga pegawai tokonya tau bahasa kasarnya orang Indo" Balas Isa sedikit kesal saat Sean menutup mulutnya dengan tangan.

"Tapi kan tetep aja bang, kita tuh harus jaga image siapa tau ada cewek cakep lewat, kan lumayan tuh kita balek balek dari sini bawa gebetan cakep, bule lagi" Ujar Sean sembari mengurai rambutnya dengan wajah tengil andalannya.

"Alahhh sia boyyy! Gaya lo pengen punya cewek kayak lo dapet izin aja dari Galen" Balas Isa mematahkan semangat Sean yang tadinya menggebu-nggebu.

"Anjing! Bener lagi, masak iya gw ngejomblo seumur hidup" Gumam Sean yang masih bisa didengar Isa karena keduanya yang berdiri berdekatan.

"Yeee kocak!! Ya kagak seumur hidup njingg, ntar kalo udah waktunya mah pasti Galen ngizinin lo buat cari cewe"

"Lagian ya Galen nggak ngasih izin lo buat pacaran tuh takut lo berbuat zina karena umur lo yang masih kecil dan bocah seumuran lo tuh pikirannya masih labil" Lanjut Isa memberikan petuah sebagai abang.

"Gaya lo bang, dah kek orang bener aja" Ledek Sean sembari menggeplak pelan kepala Isa.

"Ehhh anjingg! Main tangan banget lo gw liat liat" Ujar Isa mendelik kesal.

Meskipun keduanya sibuk berbicara dan sesekali saling menggeplak, tangan serta mata mereka terlihat fokus memilih beberapa pakaian yang menarik perhatian. Setelah puas keduanya berpindah tempat menuju rak disebelah mereka dan kembali melihat lihat.

Mereka berlima menghabiskan waktu hampir 30 menit memilih pakaian ditoko pertama, dimasing-masing tangan mereka membawa papper bag berisi belanjaan mereka dan yang paling banyak ialah duo rusuh yang menenteng hampir lima papper bag di kedua tangan mereka sedangkan yang lain hanya dua sampai tiga papper bag.

GARVIN 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang