Alo kak ai comeback, adakah dari kalian yang menunggu kelanjutan Garvin🙌🏻🙌🏻🥳
Sorry for typo and happy reading🤗
____________________
Iring-iringan mobil mewah milik keluarga tersohor terlihat melintasi jalanan besar di pusat kota, banyak pasang mata yang memperhatikan karena banyaknya mobil sedan hitam yang berjajar mengelilingi beberapa sport car dengan berbagai warna yang memanjakan mata. Rombongan yang kini menjadi pusat perhatian terlihat tak terlalu memperdulikan kebisingan orang-orang diluar sana mata mereka yang fokus melihat jalan sedangkan telinga mereka sibuk mendengarkan celotehan Arvin, meskipun mereka tidak di dalam mobil yang sama tapi mereka bisa mendengar celotehan si bungsu yang sudah mereka rindukan selama tiga hari ini melalui panggilan telepon khusus yang terhubung melalui saluran telepon khusus yang di buat Rayyan di setiap mobil yang ada di garasi mansion.
Pagi ini bungsu Livingston dalam perjalanan kembali ke mansion setelah hampir 3 hari dirinya dirawat di rumah sakit, kepulangannya di sambut hangat oleh para pekerja di rumah mereka karena bayi kecil yang selalu meramaikan suasana rumah. Para maid yang bertugas di dapur serta Vera terlihat sibuk menyiapkan makanan sehat sesuai yang diinginkan Vera sedangkan maid yang bertugas bebersih rumah terlihat sibuk membersihkan setiap sudut mansion agar terlihat bersih. Sedangkan Robert terlihat sibuk meeting dengan beberapa klien yang cukup penting sehingga keduanya memilih pulang ke mansion pada malam sebelum kepulangan Arvin, jadi yang membawa Arvin pulang hanya David serta ke enam pewaris mereka.
Sedangkan seseorang yang mereka tunggu-tunggu kini sedang bersemangat menunggu donat yang telah di janjikan Brian padanya kemarin untuk membujuk Arvin yang tak ingin makan sama sekali. Ditengah-tengah perjalan mereka berhenti disalah satu toko donat yang cukup terkenal dan Brian beberapa kali membeli beberapa varian untuk ia hadiahkan pada adik bungsunya. Kini para keturunan Livingston terlihat menunggu pesanan mereka yang sedang di siapkan, mereka ber enam terlihat duduk tenang di salah satu meja dekat dengan meja kasir sedangkan David memilih menunggu di mobil karena malas turun. Banyak pasang mata yang memperhatikan mereka, beberapa orang terlihat memikirkan hal yang sama sembari menatap langit cerah di atas mereka dan berfikir 'terimakasih tuhan atas pemandangan indahnya di pagi hari'. Tidak sia-sia mereka bangun pagi rela mengantri donat kesukaan mereka dan bertemu dengan rombongan para Livingston Boy's yang juga sedang menunggu pesanan.
Arvin yang merasa diperhatikan sedikit malu tapi dirinya memberanikan diri menyapa mereka dengan melambaikan tangan serta tersenyum kecil. Tak disangka sapaan kecil itu membuat sedikit kebisingan karena beberapa dari gerombolan perempuan yang hampir memenuhi tempat berteriak tanpa suara karena melihat kelucuan bungsu Livingston yang banyak dibicarakan orang-orang diluar sana melalui unggahan artikel tentang Arvin yang diperkenalkan sebagai bungsu Livingston. Arvin yang melihat itu semakin malu dan menyembunyikan wajahnya pada pundak Brian yang menggendongnya, Melvin yang melihat itu tak tinggal diam dirinya ikut sedikit menyapa para wanita yang sedari tadi menatap ke arah rombongan mereka dirinya terlihat tersenyum kecil sembari mengedipkan sebelah matanya menggoda mereka dan sesuai ekspetasi Melvin suara gemerisik terlihat semakin keras.
Arvin yang penasaran reflek mengangkat wajahnya menatap rombongan wanita di belakang mereka yang terdengar grusak grusuk.
"Itu mereka kenapa heboh banget?" Tanyanya heran.
Melvin yang mendengar itu menampilkan ekspresi tengilnya sembari menaikkan sedikit dagunya seolah merasa bangga dengan tingkahnya barusan.
"Mereka berisik karena melihat wajah tampan abang" Balasnya sombong.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARVIN 2
Fanfictionberisi 'a day in my life' nya Reviano Garvin Livingston sebagai bungsu dengan segala tingkahnya, ditemani para abang serta kakaknya yang sabar menghadapi segala kerandoman Arvin dan jangan lupakan Daddy, Papi serta Mommy nya yang selalu memberikan n...
