Kak aii upp‼️
Sorry for typo and happy reading!🥳🫶🏼
____________________
📍Jakarta, Indonesia
Langit di Kota Jakarta terlihat cerah hari ini, para segerombolan anak kecil yang sedang bermain di taman bermain komplek perumahan terlihat berdadah ria pada sebuah pesawat yang melintas di atas mereka. Senyum cerah mereka terlihat sangat senang sembari mata mereka masih fokus melihat pesawat yang mulai menjauh sebelum hilang dibalik awan, setelahnya mereka kembali melanjutkan acara bermain mereka di temani teriakan serta tawa riang mereka yang terlihat meramaikan area taman bermain.
Berbanding terbalik dengan suasana di taman bermain, suasana di sebuah jet pribadi terlihat sedikit ricuh karena salah satu penumpangnya yang sakit, para crew cabin di jet pribadi milik Aigle Noir nampak sibuk keluar masuk area penyimpanan medis. Sedangkan sang pasien terlihat tidur nyenyak setelah meminum obatnya beberapa menit yang lalu, didahinya tertempel plaster penurun demam dengan selimut yang membungkus tubuhnya. Ke empat abangnya terlihat menghela nafas lega setelah melihat Sean yang tertidur, setelah drama panjang akhirnya Sean berhasil menelan pil obat penurun demam.
Galen, Rian, Valo serta Isa terlihat mengistirahatkan tubuh mereka di sofa. Mereka nampak cukup lelah karena sedari tadi Sean yang mengeluh sakit di seluruh area tubuhnya, Isa terlihat meregangkan otot tubuhnya lalu berbaring di sofa panjang tempatnya mengistirahatkan diri.
"Ternyata ngurus Sean sakit tuh lebih cepek daripada ngurus Arvin" Monolognya dengan mata terpejam.
Ketiganya mengangguk membenarkan ucapan Isa, Galen terlihat melepas jaket yang dipakainya karena mulai merasa gerah, walaupun terdapat AC yang menyala tapi tetap saja Galen merasa cukup terganggu dengan Jaket yang dipakainya.
"Tolong ambilkan minuman dingin" Ujar Galen pada salah satu crew cabin yang berdiri di dekat pintu dapur.
"Tenaganya jauh lebih besar dari Arvin, meskipun kita bertiga cukup menandingi tenaga yang dimiliki Sean, tapi tetap saja menguras tenaga" Ujar Rian dengan mata yang fokus pada Sean yang tertidur tak jauh dari sofa tempatnya duduk.
Tak lama dua crew cabin yang diminta Galen untuk mengambil air kembali dengan membawa troli berisi teko air dengan balok es dan beberapa camilan, salah satu crew dengan cekatan meletakkan bawaan mereka pada meja lalu pergi setelah membungkukkan tubuh mereka. Isa dengan gerakan cepat mengambil satu gelas yang sudah terisi dan langsung meminumnya hingga tandas, setelahnya dengan gerakan cepat dirinya mengambil kentang goreng yang terlihat masih hangat lalu ia masukkan kedalam mulutnya yang sudah terbuka lebar. Valo yang melihat itu geram karena cara makan Isa yang terlalu terburu-buru seperti tiada hari esok untuk makan.
"Lo bisa pelan nggak makan nya? Ntar lo mati tersedak gw lempar keluar pesawat" Ucap Valo sarkas.
Mendengar itu Isa memperlambat gerakan mengunyahnya serta tangannya kembali meletakkan kentang goreng pada piring dipangkuannya dan fokus menelan kentang yang dimulutnya, selain takut dengan saudaranya Isa juga takut pada Valo meskipun keduanya memiliki umur yang sama. Sedangkan Galen serta Rian hanya menyimak karena keduanya mempercayai parenting Valo karena jika keduanya yang menegur hanya berakhir sia-sia karena di anggap angin lalu oleh Isa.
Tok! tok! tok!
Kegiatan beristirahat mereka teralihkan dengan ketukan dipintu, setelah Galen memberi izin salah seorang crew cabin masuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARVIN 2
Fanfictionberisi 'a day in my life' nya Reviano Garvin Livingston sebagai bungsu dengan segala tingkahnya, ditemani para abang serta kakaknya yang sabar menghadapi segala kerandoman Arvin dan jangan lupakan Daddy, Papi serta Mommy nya yang selalu memberikan n...
