Plak... Plak... Plak...
Bunyi suara punggung bible karn ibunya tidak berhenti memukulnya
"Hikssss.... Apa yang sudah kamu lakukan pada anakku bible hikssss.. "Amelia tidak berhenti menyalahkan bible karna telah membuat Biu demam
"Bu berhenti memukul anakmu, lagian anak kesayangan mu yang satu ini juga sudah tidak apa2 demamnya mulai turun" Tegur bagas
"Diam... "Istrinya ikut menegurnya dan dia langsung terdiam,
"Malam ini ibu tidur di sini, mama yang akan menjaga Biu" Semua langsung menatap amelia
"Aku juga bu, aku juga mau jaga Biu" Sambung ta, bible menatapnya tajam ta langsung memeluk ibunya
"Tap... " Bible tidak jadi protes saat melihat tatapan ibunya
"Tidak ada tapi2an bible, anak ibu sakit gara-gara kamu" Melihat kemarahan ibunya bible pun pasrah
"Kalau kalian semua tidur di sini, berarti ayah juga mau rindu sini" Kata bagas dia tidak mau kalah sama anak dan istrinya,
"Lebay banget sih 1 keluarga ini, padahal bocah jelek itu cuma demam biasa tapi kenapa semuanya seperti ini, kenapa harus sakit sih kan kalau dia mati lebih bagus lagi" Batin veronika, dia sangat kesal melihat semua perhatian keluarga bible hanya pada Biu saja
"Bible aku sangat lelah, aku mau istrahat dulu bisa kah kamu mengantarku ke kamar" Kata veronika, Amelia menatapnya sinis dia semakin jengkel saat melihat veronika mendekati bible lalu merangkul tangannya
"Veronika aku tidak bisa kamu bisa ke kamar mu sendiri lagian kamarmu tidak jauh, aku tidak bisa meninggalkan biu" Bible melepaskan rangkulan veronika lalu duduk di samping biu yang masi terlelap, veronika semakin kesal dia mengepalkan tangannya
"Tapi di sini kan banyak orang bible, mereka semua mau menjaga biu"kata veronika lagi dia ingin duduk di samping bible tapi tidak jadi
" Emmm... Phi bible jangan kemana-mana ya" Saat menyadari veronika ingin duduk di samping bible biu langsung memeluk pinggang bible menjadikan paha bible sebgai bantal,
"Phi tidak kemana-mana biu,phi akan menjagamu" Bible mengelus kepala biu, walaupun matanya tertutup tapi dia bisa mengetahui yang terjadi apa lagi saat veronika mau mengambil kesempatan dia tidak akan membiarkannya,
"Veronika kalau kamu lelah kembali lah ke kamarmu nak, lagian kamarmu di depan kamar ini kamu tidak perlu berjalan jauh tinggal buka pintu kamarmu sudah kelihatan"kata bagas, dia juga tidak mau veronika mengambil kesempatan dekat dengan bible pasti itu membuat biu kesal lagi
" Iya veronika, istrahat lah" Sambung amelia, mendengar semua orang menyuruhnya istrahat akhirnya veronika keluar dengan kesal dia membanting pintu, melihat veronika kesal amelia tersenyum diam2.
Bible dan ibunya tidur di samping biu sedangkan ta dan bagas tidur di sofa yang ada di kamar bible, pertama kalinya mereka semua tidur di tempat yang sama membuat Amelia sangat bahagia dia memeluk Biu dengan erat, Biu berada di perantara Amelia dan bible awalnya ta yang mau tidur di samping biu tapi bible tidak membiarkannya hanya memberi tatapan tajam saja ta langsung ciut.
Bible melihat ibunya sudah tidur pulas dia melepaskan tangan ibunya dari Biu, karna dari awal mereka tidur Amelia tidak membiarkan bible memeluk biu, dia membalik tubuh biu menghadap ke arahnya setelah itu memasukkan Biu ke dalam pelukanya dia baru bisa tidur nyenyak, ibunya membuka sedikit matanya lalu geleng-geleng setelah itu kembali tidur.
Pagi pun tiba Amelia bangun lebih awal dia melihat ke arah anak2 dan suaminya dia tersenyum, dia mengecek suhu tubuh Biu
"Syukurlah Biu sudah tidak demam" Dia tersenyum saat melihat Biu setelah itu dia melihat bible yang masi asik memeluk erat Biu
