Melihat indahnya negara yang ia tapaki sekarang tak hentinya ia mengucap syukur kepada Sang Ilahi. Lama tak bersua dengan Flo, Zen memiliki rindu tersendiri yang tak bisa ia jabarkan. Walaupun dirinya sibuk bekerja tiap hari tanpa henti namun dirinya selalu merindukan Flo. Hal ini juga yang menjadi alasan orangtuanya memberinya hadiah sebuah tiket ke Mesir untuk bisa mengunjungi istrinya.
"kamu kok bisa datang kesini?" tanya Flo.
"yah bisalah orang didukung sama mama mertua dan papa mertuamu juga"
"kok bisa?"
"mereka kasihan melihat anaknya murung setiap hari karena LDR dengan istrinya. jadi, mereka berinisiatif memberi anaknya hadiah sebuah tiket. baik kan mama sama papa mertumu? peka banget sama kondisi suamimu ini"
"lah itukan emang maunya kamu, biarpun mereka nggk memberieri kamu tiket, kamu pasti bisa beli sendiri. tapi kan mereka prihatin dan tidak mau melihat anaknya bunuh diri di rumahnya sendiri jadi mereka memeblinya. orang kamunya bucin banget, wleeee" ejek Flo.
"biarin orang emang mau ketemu wleeee"ejeknya balik.
"tapikan ini belum terlalu lama tapi udah kayak orang tidak punya semangat hidup"
"bucin sama istri sendiri kan nggkpapa, yang salah kalaubucin sama istri orang na itu baru salah"
"kalau sekali aja kamu ketahuan bucin sama istri orang, aku nggak bakalan segan-segan memenggal kepalamu itu. awas aja kalau ada orang ketiga diantara kita, ku suruh balik kau biar hidupsebatangkara di Indo"
"kejam amat neng. gini yah, aku nggak bakalan lakukan hal yang bisa rusak rumah tangga kita"
"awas aja, aku pegang janji kamu yah.ingat janji kamu sama Tuhan dan sama orangtua aku"
"Siap laksanakan ibu boss"
Flo tersenyum mendengar ucapan Zen yang serius itu namun lucu didengar oleh Flo. Namun, ia sangat percaya oleh Zen bahwa dia adalah pria yang baik,setia dan bertanggung jawab.
"Flo disini makanan yang enak apa aja?"
"belum tau banyak sih, tapi kalau aku suka ful sama umm ali sebagai dessertnya. soalnya biasanya cuman itu yang aku pesan di toko makanan. nanti kita kulineran aja biar bisa mencicipi berbagai makanan disini. kamu mau?"
"boleh, kapan kita mulai kulineran dan jalan-jalan disini sayang?"
"besok juga boleh soalnya besok aku nggak ada jadwal kuliah. besok aku akan ajak kamu ke berbagi tempat yang pernah aku kunjungi dan menurut aku rekomen banget buat kamu datangin"
"siap bu boss, aku akan menuruti semua rekomen tuan putri yang ada didepan aku"
"lebay banget deh manusia ganteng satu ini"
"serius aku ganteng?"
"nggak jadi deh, soalnya kamu baru sadar kalau kamu ganteng"
"ehh udah lama kali aku nyadarnya"
"yaudah kamu bersih-bersih dulu nanti aku bantuin kamu beresin isi koper yang kamu bawa. kamu juga pasti lelah banget kan selama perjalanan kesini, makanya kamu seharian ini istirahat dulu aja biar besok kamu semangat kulineran dan jalan-jalannya"
"iya sayang"
"yaudah sana mandi dulu"
"oke, bye aku mandi dulu yah"
"iya, aku tungguin disini"
Flo yang ditinggal sendiri mulai membereskan isi koper milik suaminya yang berisi banyak makanan Indo Seperti mie instan, bumbu makanan dan beberapa pakaian untukku yang sepertinya baru dibelikannya. 30menit lamanya Zen mandi, pekerjaan Flo pun udah selesai dan berbaring diatas kasur miliknya.
"udah?"
"iya, aku segar banget habis mandi. baju aku mana sayang?"
"itu diatas meja aku udah siapin, kamu pakai itu aja" Zen kemudian memakai pakaian yang telah Flo siapkan. setelah itu, Zen pun berbaring diatas kasur milik Flo untuk menghilangkan lelahnya dan tak lama berbaring, Zen tertidur tanpa Flo sadari.
"kasihan banget suamiku, pasti dia lelah banget"ucapnya sambil menatap Zen yang terlihat begitu damai dalam tidurnya.
"Selamat tidur Zen, semoga kamu selalu diselimuti rasa bahagia di pernikahan ini"
Gimana nih untuk part ini? Silahkan komen yah dan jangan lupa ninggalin jejak untuk vote di pojok kiri. Bantu cerita ini untuk berkembang dengan share ke teman-teman kalian juga dan follow Instagramnya @awanputih_00 dan jangan lupa komennya biar author semangat nulisnya✨🌹
KAMU SEDANG MEMBACA
Flo dan Zen (END)
Ficção AdolescenteDisaat senang-senangnya menikmati masa-masa SMA yang akan berakhir beberapa bulan lagi, Flory zanetta zaveer harus menerima kenyataan bahwa dia akan dijodohkan dengan orang yang ia tidak kenal. Zen Arkana Mahendra, adalah orang yang akan dijodohkan...
