18 first time

575 55 33
                                        



keesokkan harinya..

Jennie kini kembali mengunjungi tuan lee bersama tuan park tentu nya, kemarin sudah di tetapkan, jennie ingin mengambil peran itu, karena jennie sudah merasakan nya, dan tuan park pun menyetujui yang penting jennie nyaman dan tidak ada gangguan apapun.

'tok tok tok

"tuan lee, ini kami."ucap jennie

"tidak ada jawaban, seperti nya dia tidak ada dirumah."ucap tuan park

"ya seperti nya begitu, ini sudah hampir 10 menit kita berdiri."ucap jennie

"kita datang lagi nanti."ucap tuan park lalu berjalan diikuti jennie, saat mereka berjalan hendak pergi tiba tiba saja tuan lee membuka pintu itu.

"oh tuan lee, kami kita kau tidak ada dirumah."ucap jennie

"masuk."ucap tuan lee

jennie dan tuan park pun masuk kedalm dan duduk diruang tamu sambil menunggu tuan lee menyiapkan air. "disini gelap dan menyeramkan, apa kau 1enar benar yakin ingin bekerja sama dengan nya?."ucap tuan park pelan.

"aku yakin."

jennie melihat sekeliling, memang sungguh gelap dan kotor, banyak barang yang ada dimana mana, itu berantakan, dan apa itu?. 'obat tidur?.'ucap jennie dalam hati saat melihat obat pil yang tergeletak di lantai, dan itu obat tidur.

tidak lama tuan lee pun datang, jennie melihat penampilan tuan lee saat ini, kantung mata nya menghitam sepertinya tuan lee bekerja keras untuk ini.
'aku sepertinya telah memahami perjuangan dan keputusasaan nya dalam membuat naskah ini, dan aku mengerti mengapa tuan lee ingin mengakhiri hidup nya karena keputusasaannya.'ucap jennie dalam hati

jennie bangun dan beranjak jalan ke arah jendela yang di tutupi gorden itu, lalu jennie membuka nya lebar lebar supaya ada cahaya masuk. "kau---

"tuan lee, lebih bagus jika kau membiarkan cahaya matahari masuk, menyenangkan untuk menikmati sinar matahari dan merasakan panasnya kehidupan dari waktu ke waktu bukan?."ucap jennie

"aku yakin dan percaya, kita akan bekerja sama walaupun dari 0."ucap jennie lagi dan tersenyum manis.

"terimakasih jennie terimakasih."ucap tuan lee

beberapa saat kemudian..

"ayo kita terus minum."teriak tuan lee yang sudah mabuk itu.

"jennie aku menyesal, ini upacara pembukaan paling sederhana yang pernah aku temui, tidak ada wartawan tidak ada konferensi pers kita bahkan harus memasak sendiri."ucap tuan park sambil meneguk minum nya.

"tidak ada gunanya menyesal, mending sekarang kita bawa tuan lee ke kamar nya, dia sudah terlalu mabuk."ucap jennie

lalu tuan park pun membopong tuan lee ke kamar nya, sedang kan jennie membereskan kekacauan ini, dan sekalian dia akan membuatkan sup untuk meredakan pusing jika tuan lee terbangun nanti, jennie membereskan semuanya, mencuci piring membuang sampah menyapu dan mengepel semua itu dengan kemauan nya sendiri bahkan tuan park sudah melarangnya. "sebantar apakah ada note kertas dan pulpen?."tanya jennie pada tuan park

"mana aku tau.. sebentar aku carikan, biasa nya kertas seperti itu ada di kamar."ucap tuan park

tidak lama kemudian tuan park datang, bukan membawa kertas note tapi malah selembar kertas dan pulpen saja. "ini, tidak ada kertas yang kau maksud, jadi aku merobek kertas kosong nya."ucap tuan park

"baiklah terimakasih.. aku hanya akan menulis kan ini, aku sudah membuatkan sup pereda pusing setelah mabuk, jadi aku menyuruhnya untuk memanaskan lagi sebelum memakan nya."ucap jennie

Destiny | VJTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang