di perjalanan menuju penginapan jennie, jennie sedari tadi diam tapi melirik lirik taehyung sesekali. "kenapa? melihat ku seperti itu?."tanya taehyung heran dengan jennie.
"dari semenjak kita bertemu, kau tidak sebaik ini?."ucap jennie
"memang nya aku terilihat tidak baik?."
"saat pertama kali kita bertemu, aku merasa kau sangat dingin, dan acuh tak acuh."ucap jennie sambil mengingat saat dia dan taehyung bertemu di bandara.
"saat pertama kita bertemu? saat itu kau mengira aku seperti itu.. aku hanya ingat pada tubuhmu yang halus dan suara mu yang merdu, aku juga ingat saat kau menangis dan memohon padaku--
"bukan yang itu! m-maksudku saat kita bertemu di bandara."ucap jennie dengan gugup
"itu pertama kali aku bertemu yeonjun, daripada itu aku lebih suka mengingat saat kita pertama kali bertemu."ucap taehyung mencoba menggoda jennie, lihat lah pipi jennie sekarang sudah merah.
"k-kau menyetirlah dengan benar."ucap jennie menutup pipi nya seperti terbakar.
"oke istriku."ucap taehyung
jennie memegang dadanya, jantung nya berdetak cepat sekali ada apa ini. "apa kau akan menginap?."tanya jennie karena melihat sekarang sudah jam 9 lewat.
"ya, mungkin hanya satu malam ini karena tidak memungkinkan untuk pulang jam segini ke seoul."ucap taehyung
"menginaplah, di penginapan ku jika itu hanya satu malam, disini tidak ada hotel, jadi hanya penginapan kecil saja."ucap jennie
"ya tidak apa, asal bersama mu."ucap taehyung
lalu mereka pun sampai di penginapan jennie, jennie diam diam masuk, ini penginapan seperti asrama kos kos an lah semacam itu. 'kenapa aku memilih kamar di ujung sekali, bagaimana jika ada orang yang keluar kamar dan melihat taehyung, dan bagaimana aku akan menjelaskan nya nanti.'ucap jennie dalam hati
jennie pun berjalan dengan tenang, tapi tiba tiba saja taehyung menabrak tempat sampah, tidak tau itu sengaja atau tidak tapi itu menimbulkan suara cukup keras. "taehyung kau--
"aku tidak melihat ada benda itu di sini."ucap taehyung
'cklek
"jennie, kemana saja kau baru pulang selarut ini."ucap tuan lee mata nya sedikit memeram.
"aku kelaparan jadi aku mampir ke warung suA."ucap jennie
"hoam.. baiklah istirahat lah besok kita akan mulai syuting di pagi hari."ucap tuan lee lalu menutup pintu itu.
'huft hampir saja, tuan lee seperti nya tidak melihat taehyung.'ucap jennie dalam hati.
setelah pintu tuan lee di tutup jennie di pojokkan okeh taehyung, tepat di pintu tuan lee. "taehyung kau--
"jangan berteriak kau bisa membangun kan tuan lee lagi, aku hanya sedikit kecewa.. aku datang jauh jauh dari seoul meninggalkan pekerjaan ku demi melihat mu baik baik saja, tapi apa balasan mu.. kau memperlakukan ku seperti simpanan."ucap taehyung pelan
"maaf kan aku taehyung, aku takut jika aku mempublis hubungan kita, aku takut ada orang yang pura pura baik dan.memanfaatkan ku demi keuntungan dari mu."ucap jennie
"minta maaf lah dengan baik, aku akan memaafkan nya dan memahami itu."ucap taehyung
"um.. ini sudah cukup larut kau juga pasti belum mandi kan, ayo."ucap jennie dan menarik taehyung untuk pergi ke kamarnya.
taehyung pun menurut dia juga sudah sangat tidak betah tubuh nya lengket karena keringat, walaupun berkeringat taehyung masih wangi.
sesampainya di kamar jennie langsung menyuruh taehyung mandi lebih dulu, kamar mandi nya sedikit transparan karena ini kampung jadi masig sedikit ada tradisional nya juga, pintu nya bahkan di dorong.
KAMU SEDANG MEMBACA
Destiny | VJ
Roman d'amourOne-night stand dengan seorang pria misterius membuatnya terusir dari keluarganya sendiri dan melarikan diri saat hamil ke amerika. Bertahun-tahun kemudian, dia kembali dengan seorang anak laki-laki menggemaskan yang impian utama anak nya adalah men...
