19

602 29 6
                                        

Halo semua

Sebelum baca wajib follow, vote, dan komen di carita ini ya. Kalau bisa spam di komen nya okee!!!

Cusss lanjutt

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

M

atahari mulai menunjukkan wujudnya pada pagi hari ini yang membuat seorang wanita cantik terusik dengan sinar matahari yang masuk ke dalam kamar mereka melalui sedikit celah dari jendela kamar.

Wanita tak lain dan tak bukan itu adalah Giana dia membuka matanya dan segera mengumpulkan nyawa nya setelah bangun tidur.

Pemandangan yang dilihat nya pertama kali adalah dengan melihat sang suami yang sedang tertidur pulas.

 cr: pin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

cr: pin

Giana tersenyum melihat pemandangan itu yang menurutnya keren, keren karena dia bisa melihat pemandangan seindah ini di pagi hari saat bangun tidur.

Merasa nyawanya telah dapat giana bergegas untuk melakukan mandi pagi.

Giana menghabiskan 30 menit untuk mandi entah kenapa dia suka sekali berlama lama di kamar mandi.

Setelah selesai berganti baju dia menuju ke dapur untuk membuatkan sarapan nya bersama sang suami.
Giana hanya memasak nasi goreng dengan toping telur mata sapi hanya itu saja.

Setelah selesai memasak dia berjalan ke kamar meraka untuk membangunkan sang suami. Saat membuka pintu dia sudah disuguhkan dengan keadaan sang suami yang sedang mengeringkan rambut basahnya sehabis mandi dengan handuk kecil.

"Kak perlu aku bantu? " Tanya giana pelan.

Javier menoleh ke belakang melihat giana yang berdiri di pintu. Pria itu berjalan mendekat dengan giana laku menarik pelan tangan wanita muda itu.

"Iya tapi kamu duduk ya Jagan diri lagi" Jawab Javier lembut.
Sudah menjadi kebiasaan giana setiap hari untuk mengeringkan rambut javier sehabis mandi.

Giana mulai menggosok lembut kepala Javier menggunakan handuk kecil itu sampai rambut Javier mulai mengering. "Kak ini udah siap kita turun ya aku udah masakin sarapan di dapur" Ucap giana sambil menyisir rambut javier setekah selesai dikeringkan.

Tanpa berkata apapun javier langsung berdiri dari duduk nya dan berjalan ke dapur sambil memegang tangan giana.

Giana langsung mengambil piring untuk javier saat mereka telah sampai di dapur. "Ini kak semoga enak ya" Ucap giana, javier tersenyum lalu menganggukkan Kepala nya. Mereka makan dengan tenang dan hanya terdengar suara dentingan sendok saja.

Hubungan javier dan giana sudah mulai membaik javier tidak lagi kamu kepada giana begitu pun dengan giana mereka mulai saking terbuka satu sama lain. Apalagi sekarang kehamilan giana sudah memasuki bulan ke 7 dan javier sangat sangat posesif kepadanya yang kadang membuat giana geleng geleng kepala melihat kelakuan suaminya itu.

Setelah selesai sarapan giana membereskan piring kotor mereka laku membawanya ke wastafek untuk dicuci tapi sebelum di cuci dia terlebih dahulu membuat susu ibu hamil untuk nya.

Sedangkan javier sedang memperhatikan gerak gerik giana sedari tadi, yang ada dipikiran nya saat memandang giana hanya satu, cantik  ya, giana memang secantik itu bisa bisanya dulu dia sempat ingin mengacuhkan wanita cantik itu yang soalnya selalu imut dimata javier.

Lama memandang giana akhirnya javier beranjak dari meja makan menuju ruang keluarga untuk duduk bersantai sambil bermain ponsel. Tak lama dari situ giana muncul dan langsung mendudukkan dirinya di samping javier yang sedang memainkan game online di ponsel nya.

"Kak aku pengen sesuatu deh" Ujar giana. Mendengar perkataan giana javier langsung mematikan ponsel nya. "Kamu mau apa biar aku belikan? " Jawab javier. "Aku mau buah semangka sama apel kak, boleh kan? ". " Tentu saja boleh kamu tunggu disini ya biar kakak belikan"jawab javier bergegas ingin pergi, namun tangannya ditahan oleh giana. Giana menggeleng kan kepala nya, "aku mau ikut boleh? " Tanya giana sambil memperlihatkan expresi imut nya. Sungguh kalau seperti ini javier tidak sanggup untuk tidak mencium pipi gadis itu. 'sial imut banget lagi' ujar javier dalam hati.

"Yaudah ayo kita pergi" Ajak javier dan gajian mengikuti pria itu dengan berjalan disamping nya. Sesampainya di supermarket giana langsung berjalan cepat ke arah rak buah buahan.

"Giana jangan lari nanti dedenya kenapa napa" Ucap javier. Giana memberhentikan langkah nya dan menoleh kebelakang. Dia menyengir "ehehe maaf kak aku kelupaan soalnya udah semangat banget" Javier menggeleng kan kepala nya mendengar jawaban giana, dia tak habis pikir bisa bisa nya dia mempunyai istri yang masih memiliki sifat ke kanan kanakan.

Setelah selesai memilih milih apa yang akan dibeli dan  sudah membayar  mereka pergi pulang. Sesampainya dirumah giana kangsung ingin mengeksekusi semangka yang dia beli tadi. "Jangan gi biar kakak aja yang motong buahnya kamu tunggu situ" Ucap javier, giana mematuhi perkataan suaminya.

Tak sampai 5 menit javier datang dengan membawa wadah yang berisi buah semangka seperti yang ingin dimakan oleh giana. Giana senang melihat buah semangka itu karena dia sudah sangat ingin memakan buah itu.

Giana langsung melahap buah itu dengan cepat seperti orang yang tak pernah makan semangka dan itu tak luput dari pandangan javier yang memandangi gajian sambil memakan semangka.

"Lucu"


Oke sampai disini dulu jangan lupa tinggal kan jejak ya, dengan follow akun ini, vote dan komen sebanyak banyaknya yaa Terimakasih.

*giana waktu ke supermarket sama javier

ROYALATTE (Discontinued ) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang