Hai apakah masih ada yang nunggu cerita ini update??
Kalau iya komen "iya" Yaaaa
50 vote 100 komen aku up part baru soalnya di draft aku sdh ada part yang selanjutnya 😍😍
Tak terasa kehamilan giana sudah memasuki usia 9 bulan, itu artinya sebentar lagi dia akan segera melahirkan buah hati nya dan javier.
Semenjak kehamilan giana diumur 8 bulan javier sudah sangat posesif sekali dengan giana dia takut istri kesayangan itu kenapa kenapa dan dapat membahayakan dia nyawa sekaligus.
Hubungan javier dan giana juga sudah berubah total. Javier tidak lagi dengan sikap dingin dan cuek membuat giana sering memperlihatkan sifat manjanya kepada javier. Dan bukannya risih malah javier merasa itu adalah hal yang ucu dan menyenangkan.
Saat ini giana sedang berada di depan tv menonton tayangan si botak kembar sambil memakan buah pisang. Entah kenapa dalam seminggu belakangan ini dia suka sekali dengan buah pisang.
"hahaha lucu banget ih mukanya kotor" giana tertawa sambil mengusap lembut perutnya yang sudah membuncit itu.
Karena asik menonton giana sampai tidak sadar bahwa suaminya yang tampan itu sudah duduk disamping nya sambil menatap wajah giana.
Menurut javier giana semenjak hamil itu semakin menggemaskan apalagi dengan perut nya yang besar itu, dan asal kalian tau kebiasaan javier saat tidur adalah sering memeluk giana dgn kedua tangannya, atau bahkan memeluk atau mengusap perut giana dengan penuh kasih sayang.
Javier juga sering mengajak bayi mereka berbicara dan bayi mereka akan merespon dengan menendang perut ibunya, giana.
"eh kamu kok udah disini aja" akhirnya giana menyadari keberadaan sang suami yang berada di sampingnya.
"udah lama, kamu aja yang gak sadar" Javier berkata sambil mengelus perut giana dengan lembut.
"kamu nonton deh kartun ini lucu bangett apalagi tadi tuh anak cowo itu jatuh tadi mukanya kena lumpur ahahah lucu banget deh komuk nya" ucap giana sambil tertawa.
Javier memandang istrinya ini, ah sungguh kenapa giana tiap hari semakin menggemaskan saja. Bisa bisa dia akan menggigit giana nantinya.
"Engga ah gamau, aku ga suka kartun anak anak, aku udah mau jadi papa" Javier mengelak.
"ih kamu mah, emangnya kenapa kalau aku suka nonton kartun anak anak salah ya? " Giana memasang wajah masam nya dan akan bersiap mengeluarkan tangis nya.
Ini nih yang Javier sedikit tak suka dengan giana, wanita itu terlalu sensitif terhadap apapun sehingga kalau ada apa apa dia langsung menangis dan merengek kepada Javier.
"iya iya engga salah, aku cuma bercanda tadi udah ah nangis mulu" Javier mengusap air mata yang berada di pipi giana.
Giana memeluk Javier erat seakan Javier akan pergi meninggalkan nya. "kamu kok ngeselin banget sih".
Javier hanya tertawa kecil mendengar celotehan giana.
" Anterin aku ke kamar yok aku tiba tiba ngantuk "rengek giana. " Hm yaudah ayo aku gendong"Javier mengangkat giana ala ala bridal style menuju ke kamar mereka.
Sesampainya dikamar Javier menurunkan giana di ranjang. Giana memposisikan dirinya dengan nyaman di ranjang. "Kira kira nanti anak kita cowo atau cewe ya? "
"terserah mau cewe ala cowo yang penting lahirnya sehat sehat sayang" Javier mengecup kecing giana lembut setelah berkata seperti tadi.
Memang mereka belum mengecek jenis kelamin anak mereka karena mereka sepakat untuk menjadi kan itu sbg surprise bagi mereka.
Javier masih setia mengelus perut giana dengan lembut sampai sang istri tertidur, itu sudah menjadi kebiasaan giana jika tidur perutnya harus dielus-elus oleh Javier sampai dirinya tertidur.
Setelah giana tertidur pulas Javier beranjak dari tempat tidur u tuk mengambil cemilan dan ponselnha yang tertinggal diruang keluarga.
Saat sedang mengambil cemilan Javier mendengar suara teriakan dari arah kamar mereka.
"JAVIER TOLONGIN"
itu suara giana, Javier bergegas menemui giana yang telah berteriak tadi.
Sesampainya disana Javier langsung bertanya kpd giana. "kenapa sayang hm kenapa? "
"uh kak perut aku rasanya mules banget"
"mungkin kontraksi palsu lagi sayang, mau aku pijitin ya? "
Giana menggeleng kan kepalanya "engga kak, ini lebih sakit dari yang kemaren"
"yaudah kita kerumah sakit aja ya kamu tunggu bentar aku mau siapin barang barang dulu" Javier bergegas mengambil barang barang yang diperlukan.
Ia merasa jika giana ingin segera melahirkan buah hati mereka, setelah mengambil barang yang diperlukan Javier langsung menggendong giana ke mobil dan melakukan mobil mereka menuju rumah sakit.
"Sabar sayang, kamu bertahan kita ke rumah sakit ya" sungguh Javier panik setengah mati saat ini. Javier takut jika istri dan buah hati mereka kenapa kenapa.
Yuhuu
Kembali lagu bersama saya yang telah lama hiatus dari cerita ini mwheheh maaf yaaaa😃😃
Kali ini aku udah up part terbaru
Apakah masih ada yang nungguin cerita ini??
Btw aku lihat belakangan ini makin byk ya momen real jenselle selain yang gandengan itu wkwkwk, mana disetirin pak ketua lagi aduhh😝🤩🤩🤩
50vote & 100 komen lanjut yaa mantemannn
See youu (aku apus karena udh ga sabaran buat update wkwkwk maafkan akuu)
KAMU SEDANG MEMBACA
ROYALATTE (Discontinued )
Fiksi RemajaHAI jadi ini adalah cerita tentang NCT DREAM X AESPA ya guys sebelum membaca budayakan follow dan juga votmen (vote dan komen) pastinya 😘🙏 INI HASIL PEMIKIRAN SAYA SENDIRI 🙏 AYO DIBACA MANA TAU KAMU MINAT DENGAN CERITA AKU mwhehe see you
