Hai aku update lagi..
Happy Reading
-
-
-
-
"JANGAN LIBATKAN MEREKA!!"
Wanita ber topeng itu sontak melihat ke arah Nara, ia sedikit tertawa di kala melihat wajah Nara yang sepertinya memancarkan aura ketakutan yang amat teramat besar.
Albiru yang sendari tadi hanya menyimak pun mulai semakin kebingungan, kini cowok itu mulai menduga-duga pasti ada sesuatu yang di sembunyikan mereka ber dua terutama Nara.
"Kau, bukan nya kau sudah menjadi bagian dari kami?" ujar wanita ber topeng itu melihat ke arah Vania dengan tatapan yang tidak bisa gadis itu artikan.
Vania semakin terdiam di kala mendengar penuturan wanita ber topeng itu, sebaliknya wanita ber topeng itu malah semakin tertawa di kala senang melihat wajah panik gadis itu.
Wanita ber topeng itu mulai berjalan mendekati Vania, Albiru yang melihat itu pun dengan sigap mulai membawa Vania ke belakang nya.
Melihat itu membuat wanita ber topeng itu berhenti dan terdiam, ia tampak tengah menatap manik mata Albiru yang menyorot kan hawa dingin nya.
"Kau mau mengetahui satu rahasia?" tanya wanita ber topeng itu sembari memiringkan kepala nya.
Albiru tidak menjawab pertanyaan dari sosok wanita ber topeng itu, ia malah semakin menggenggam tangan Vania yang saat ini tengah berada di balik tubuhnya.
Cowok itu dapat merasakan bahwa tangan Vania bergetar hebat, gadis itu saat ini benar-benar merasa ketakutan. Albiru melihat ke arah Vania sejenak, ia menatap gadis itu seolah mengatakan bahwa tenang saja ada dirinya di sini yang siap melindungi gadis itu.
"Dia.. " menunjuk ke arah Vania "Yang meneror, Nara" ujar gadis itu yang menekan setiap katanya.
Semua yang mendengar fakta itu terkejut, Denio dan Naomi yang sendari tadi hanya mendengar percakapan mereka melalui alat yang ada di kuping mereka hanya bisa terdiam saling pandang.
Sedangkan Vania hanya bisa tertunduk pasrah, ia benar-benar sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Pasti saat ini teman-teman nya sangat kecewa pada nya, tidak lama Vania merasakan genggaman tangan Albiru yang tadi nya erat mulai melonggar dan melepaskan gegnggamannya.
"Itu ngga bener kan?" ujar Albiru yang kini sudah menatap Vania dengan penuh harapan.
Vania masih setia menunduk, gadis itu benar-benar tidak berani untuk sekedar menatap mata Albiru, ntah kenapa cowok itu saat ini seperti tengah memancarkan aura kekecewaan nya yang sangat besar.
"JAWAB VANIA!?" Jeda Albiru "Ini semua ngga bener kan, bukan lo kan yang neror Nara?" lnjut cowok itu.
Vania tampak terlonjak kaget, ini kali pertama Albiru membentak nya seperti ini. Biasa nya mau semarah apapun Albiru, dia tidak akan membentak gadis itu seperti ini.
"A-aku minta maaf.. " jawab Vania yang kini sudah menundukkan kepala nya lagi, gadis itu sudah tidak bisa membendung air mata nya lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Astrea High School [END]
Детектив / ТриллерUTAMAKAN VOTE SEBLUM MEMBACA CERITA INI UNTUK DI BACA BUKAN DI TULIS ULANG!! . . . . . . . . Astrea High School sekolah yang terkenal dengan predikat nya yang bagus, banyak mendapatkan prestasi dan banyak juga murid-murid yang ber prestasi...
![Astrea High School [END]](https://img.wattpad.com/cover/364535046-64-k960263.jpg)