Happy Reading
🪐
🪐
🪐
Di kediaman Nara saat ini, Rena selaku bunda nya Nara sedang menunggu kedatangan Albian. Arga yang sendari tadi melihat istri nya yang tengah bolak balik tidak jelas pun mulai jengah, Arga mulai mendekati istri nya yang tengah mondar mandir didepan pintu.
"Sayang tenang" ujar Arga guna menenangkan Rena yang saat ini tengah panik.
"Mau tenang bagaimana, suruhan papa itu becus ngga sih cari Nara" jawab Rena yang kini sudah mulai terisak.
Memang benar Arga sudah menyuruh para bawahan nya untuk mencari Nara, bahkan sampai Arga sendiri sudah turun tangan untuk mencari sangat anak.
Tapi hasil nya tetap nihil, Arga benar-benar tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Nara. Arga yang melihat istri nya mulai menangis pun langsung membawa sang istri ke dalam pelukan nya.
Jujur saja hati nya sangat sakit jika melihat sang istri rapuh seperti ini, apalagi saat ini Nara putri kesayangan nya tengah hilang ntah kemana.
"Iya aku tau perasaan kamu, kita berdo'a saja yang terbaik" jawab Arga sembari masih memeluk tubuh mungil sang istri yang saat ini masih setia menangis.
"Hiks.. aku ngga mau kehilangan putri kita lagi" ujar Rena lirih namun masih bisa di dengar oleh Arga.
"Shutt.. jangan bicara seperti itu" jawab Arga lembut.
Tidak lama mereka mendengar ada suara motor yang seperti nya itu suara motor milik Albian, Rena yang mendengar pun mulai kembali bersemangat.
Suara pintu terbuka mulai terdengar, dan muncul lah sosok Albian yang tengah menyangking helem ful face nya. Cowok itu mulai berjalan ke arah Arga dan Rena, lalu langsung salim kepada kedua orang tua nya.
"Bian, kamu sudah menemukan kaka kamu sayang?" tanya Rena lembut, namun sudah jelas dari sorot mata wanita itu seperti memancarkan rasa khawatir nya.
"Belum bun" jawab Albian lesu.
Mendengar itu membuat Rena semakin lemas, tubuh nya hampir saja terjatuh kebelakang namun untungnya langsung du tahan oleh Arga.
"Bunda tenang okey, Bian akan berusaha nyari kak Nara" ujar Albian yang berusaha menenangkan Sang bunda.
Di tengah-tengah pembicaraan mereka, tiba-tiba saja terdengar seperti ada benda yang pecah dari arah lantai dua. Benda itu seperti kaca yang sengaja di pukul hingga pecah yang menimbulkan suara nyaringnya.
Sontak mereka menatap ke arah lantai dua, yang seperti nya suara itu berasal dari dalam kamar Nara. Tanpa menunggu lama, mereka pun mulai berjalan menuju lantai dua kamar Nara.
Tanpa ragu-ragu Arga selalu kepala keluarga pun mulai membuka pintu kamar putri nya, berawal terkejutnya mereka yang melihat kondisi kamar Nara yang sudah berantakan.
Jendela kamar Nara pecah seperti ada seseorang yang mencoba masuk dengan paksa, Albian, Rena, dan Arga pun mulai melangkah kan kaki nya guna masuk ke dalam kamar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Astrea High School [END]
Mystery / ThrillerUTAMAKAN VOTE SEBLUM MEMBACA CERITA INI UNTUK DI BACA BUKAN DI TULIS ULANG!! . . . . . . . . Astrea High School sekolah yang terkenal dengan predikat nya yang bagus, banyak mendapatkan prestasi dan banyak juga murid-murid yang ber prestasi...
![Astrea High School [END]](https://img.wattpad.com/cover/364535046-64-k960263.jpg)