20.muncul?

302 28 0
                                        


P!



Sorry we lagi bisa up 😭😭, mumpung lagi liburan jadi bisa gas lanjut 'in ini book🙄🙂‍↕️.

eh !, mo nanya kok fyp ig gue munculnya si agus agus terus sih ?! kalian juga gak ?😭

dah lahhh












selamat membaca🙏🙏🫰














Matahari mulai muncul malu malu menyapa dunia sinarnya terpancar menerangi bumi , dan disitulah mulai aktifitas para mahluk hidup yang ada di dunia baik manusia maupun hewan tumbuhan dan lain lain.

Cahaya matahari itu pun masuk kedalam kamar karena tirai yang di buka jimin , lantas sang anak terusik dari tidur dan dia bangun melihat sosok yang ia sayangi di depan mata.

Felix pun memeluk manja jimin yang sedang duduk di sampingnya , menduselkan wajahnya ke dada sang papa dan merengek.

"Papa ~boleh tida felix tidur lima menit lagi please~"rengek felix kepada jimin .

Jimin memutar mata malas bukan sekali dua kali anaknya ini seperti ini , pemalas sekali bukan ? kan dia harus sekolah jadi mau tidak mau harus bangun pagi.

"lixxie ~ , apa kamu mau papa marah ?"tanya jimin lembut namun mampu membuat felix ketar ketir .

"yah~, yasuda lah felix mandi dulu "ucap pasrah felix .

"bagus nak " ucap jimin memberikan jempol.

"Papa sudah masak sarapan dan menyiapkan seragam sekolah mu , oh ya felix nanti pulang kamu sama paman im dulu ya papatidak bisa menjemput mu karena ada urusan penting . Mengerti?" jelas jimin panjang lebar.

"iya papa" jawab felix tersenyum tipis.

.


.


.


.

.


.


Jimin dan felix sudah sampai di depan gerbang sekolahan , felix berpamitan kepada jimin tak lupa mengecup pipi papanya .

"Papa felix berangkat ya !" ucap felix semangat.

"Iya nak , belajar dengan giat ya ...dan jika ada teman mu yang nakal balas saja perbuatannya dengan yang setimpal . mengerti felix?" ucap jimin tersenyum.

"uhm , baiklah !" ucap anak itu " dadah papa!"

Jimin melihat delix berjalan semakin jauh dari pandangannya dia tersenyum melihat felix bahagia tak terasa hari harinya yang dulu hampa sekarang dia bersama anak kecil manis yang selalu membuat dirinya merasa bahagia.



.

.


.


.

.


.







Di kantor yoongi sedang melakukan meeting dengan rekan kerjanya yang akan mengadakan proyek besar besaran , dan yoongi selaku pemimpin perusahaan min company dialah yang harus menjelaskan semua yang akan dilaksanakan dalam proyek.

Dengan jas berwarna hitam dan kacamata membuat yoongi terlihat semakin tampan sekali bukan , bisa di bayangkan ? jangan.

Bahkan rekan kerja , skertaris nya dan para inti perusahaan yang ikut meeting didak fokus pada penjelasan tentang proyek tapi malah fokus pada ketampanan tuan min yoongi.

"Jadi bagaimana ?, apa ada masukan lagi?" tanya yoongi dengan sopan.

Semua diamasih mempertimbangkan penjelasan yoongi yang dari tadi mejelaskan dengan serius , sampai ada wanita yang angkat tangan .

"Tuan min !, apa anda masih single?" tanya wanita itu .

"Ah , maaf nyonya shin tapi mari kita bicarakan pekerjaan bukan hal yang tidak penting bagi proyek ini " ucap yoongi halus , padahal di hatinya rasanya sangat kesal apa apaan wanita itu.

"Saya setuju dengan saran tuan min , mungkin dengan begitu para konsumen akan menyerbu produk terbaru ini . Dan perusahaan pun tak rugi " jelas tuan kim yang dari tadi diam.

"Baiklah , untuk semua terimakasih sudah mengahadiri meeting kali ini , saya harap kerja sama kita tidak akan sia sia " ucap yoongi dengan senyumannya.

Meeting di bubarkan oleh yoongi semua bubar kecuali wanita tadi yang bertanya apakah yoongi single , dia masih di dalam ruang meeting menatap yoongi .

Karena merasa di awasi yoongi pun menghampiri wanita itu dan bertanya , karena pensaran.

"em , nyonya ada yang bisa saya bantu ?"tanya lembut yoongi.

"Emm ,ah apakah kamu mau hadir di acara pesta kecil lecilan ku ?" tanya wanita itu.

"kapan?" tanya yoongi.

"Nanti malam , aku mengundang mu ke pesta ku , jadi kuharap kamu datang ya lokasinya akan ku kirim tuan min."

"Baiklah jika sempat aku akan datang "

Ahkirnya percakapan itu pun selesai dan keduanya peri dari ruangan itu masing masing , yoongi tidak heran dia sering mendapat undangan dari para rekan kerja namanya juga bisnins.





.



.


.



.



.



Sedangkan di sisi jimin dia sedang bekerja , ya bekerja pekerjaannya yang eemm hanya sedikit orang tau karena ia dan jong saja yang tau .

Ruangan gelap menjadi pilihan tepat bagi jimin yang sedang berbincang dengan sang penyewa, dia dengan tatapan tajamnya akan selalu menjadi perpaduan yang indah.

"Jadi? kau mau aku membunuh wanita malang ini?" tanya jimin dengan nada yang cukup rendah.

"Apa kau tak bisa mebunuh wanita sialan itu? jika tidak bisa baik lah " ucap lelaki bermarga lee itu.

"Ah ~ bukan begitu , tapi~ apa kau yakin ? , aku bisa saja membunuhnya dengan cepat "ucapnya dengan senyuman mengelikan .

"Bayaran mu bertambah jika kau menyiksanya di depan mata ku"

"Ku terima tewaran mu ~ , akan ku pastikan kau akan melihatnya nanti "
























tbc.





aww sorry para readrs gue baru ngeh kalo book ini belum selesai anjirr 😭😭🙏

jadi pasti yang baca dikit 😔

dan chap berikutnya akan ada 🔞🔞!
waring ngak suka sik sayy





Why???   (yoonmin)/DEWASACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang