Apakah impian Zayyan terlalu muluk? Impian nya adalah menjadi penyanyi solo yang terkenal di negeri tercinta, Indonesia.
Tapi...
Sekarang...
Dirinya malah menjadi salah satu member boygroup Kpop. Nama boygroup itu adalah XODIAC.
Zayyan berada dalam...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bunga mawar putih yang indah itu telah layu, dan tidak akan mekar lagi seperti semula. Ibunya Davin pun telah berpulang ke hadapan Tuhan dengan damai. 🥀
Peti persemayaman itu dihiasi dengan bunga krisan putih, mawar putih, mawar merah, dan bunga lain diatasnya. Dan ditengahnya terdapat sebuah pigura, yang menampakkan foto perempuan yang telah berumur, tapi masih sangat cantik. Davin yang mengenakan hanbok berwarna hitam, duduk dilantai disebelah peti persemayaman mendiang ibunya.
Pagi itu, delapan calon member yang kelak akan debut, bersama trainee lainnya, mendatangi rumah duka mengenakan jas hitam dan celana panjang hitam. Sesampainya disana, satu-persatu dari mereka memasukkan amplop berisi uang sumbangan kedalam kotak yang sudah disiapkan, kemudian menuju ke ruangan dimana peti persemayaman diletakkan.
"Yeorobun, aku mau nanya. Apakah CEO akan menjenguk kesini juga nanti?" tanya Hyunsik dengan suara pelan.
Lex menjawab. "Yang aku dengar, CEO dan para staff juga akan datang kesini setelah kita selesai."
Hyunsik hanya mengangguk. Kemudian, mereka pun bergiliran memasuki ruangan dimana Davin duduk disebelah peti. Karena luas ruangan yang terbatas, maka setiap giliran adalah empat orang. Giliran pertama adalah Lex, Hyunsik, Gyumin, dan Zayyan. Dan, Zayyan sebagai yang bukan orang Korea, hanya bisa meniru prosesi yang dilakukan Lex, Hyunsik, dan Gyumin.