Apakah impian Zayyan terlalu muluk? Impian nya adalah menjadi penyanyi solo yang terkenal di negeri tercinta, Indonesia.
Tapi...
Sekarang...
Dirinya malah menjadi salah satu member boygroup Kpop. Nama boygroup itu adalah XODIAC.
Zayyan berada dalam...
Kemudian, Leo berlari lebih cepat dari Wain, hingga membuat Wain tertinggal di belakang. Awalnya, Wain merasa itu wajar. Mungkin, Leo ingin membakar lebih banyak kalori? Tapi kemudian, larinya Leo menjadi semakin cepat.
Wain mulai heran.
Leo berlari semakin cepat dan semakin cepat.
"Yaaa! Leo! Pelan-pelan larinya!"
Leo berlari lebih cepat memutari taman dan tidak menghiraukan ucapan Wain. Melihat itu, Wain merasa ada yang tidak biasa dengan Leo. Wain berpikir kalau Leo berlari bukan untuk olahraga, melainkan karena pikiran Leo terganggu.
Tiba-tiba...
Bruk!! Tubuh Leo terjatuh akibat berlari terlalu kencang.
Wain kaget. "Leo?!!"
Lalu, Wain berlari lebih cepat untuk menyusul Leo. Setelah sampai, terlihat Leo yang saat itu memakai celana pendek, duduk di tanah dengan lutut kanannya yang terluka dan berdarah.
"Leo?! Gwenchana?!"
Wain duduk berlutut di tanah, lalu membantu Leo berdiri. Saat Wain merangkulnya, kemudian Leo tertunduk dan mulai menangis.
"Sakit?" tanya Wain.
Leo yang masih menangis pun mengangguk. "Iya. Sakit..."
Tapi, Wain berpikir kalau Leo menangis bukan karena rasa sakit pada lututnya yang terluka dan berdarah. Tapi ada hal lain yang lebih menyakitkan bagi Leo hingga membuatnya menangis.