*****
HAPPY READING
DON'T FORGET TO VOTE
!!!
-RAKA'S POINT OF VIEW-
aku menggulirkan mataku memandang sekeliling taman ini, sangat ramai sekali pengunjung dan kebanyakan adalah keluarga yang sedang menikmati moment bersama.
es teh yang tadi ku beli kini tinggal setengah cup namun orang yang aku tunggu masih belum juga terlihat batang hidungnya.
apa mungkin dia tidak akan datang?
ku tundukan kepalaku dan menatap sepatu yang saat ini ku pakai, sepatu hadiah dari reja.
walaupun kadang reja terlihat jutek dan tidak perduli padaku namun aku tahu reja tetap perduli, dia sangat mengerti diriku.
aku sangat menyayangi reja sama seperti aku sayang pada kedua kakak kandungku, aku menyayangi Bu Sofiah sama seperti aku menyayangi ibu, dan tentunya aku berharap bahwa aku bisa bersama mereka selamanya.
pikiran itu membuatku tersenyum miris, "kenapa hidupku seperti ini?"
sejuta kalipun aku bertanya sejuta kali pula nihil akan jawaban.
tuhan
jika memang kau ada dan masih baik terhadapku, bukan kah ini terlalu berat tuhan?
aku memang bukan hamba mu yang baik, yang selalu taat beribadah padamu namun tuhan aku tidak ingin menyakiti orang-orang yang sudah baik padaku dengan keputusan ku ini, saat mereka tau kebenaran nya pasti mereka akan kecewa padaku tuhan.
aku tidak ingin memberi kesan buruk di waktu terakhirku bersama mereka.
"raka-"
aku mengangkat pandangan ku dan dihadapan ku sudah ada kak alshan, orang yang ku tunggu sejak tadi.
"kak Al" aku memberi senyum termanis ku untuk menyambutnya, aku tidak bisa berbohong jika aku memang merindukan nya.
kak alshan terlihat tidak enak kepadaku, "maaf ya ka, kakak bikin kamu nunggu lama"
"enggak kak gapapa kok, aku malah yang minta maaf ngajak kakak ketemu mendadak. pasti kak alshan sibuk kan"
"enggak kok kakak gak sibuk"
aku kemudian berdiri di depan kak alshan, wajah lelaki ini sangat tinggi hingga membuatku harus sedikit mendongak.
"kak alshan tinggi banget sih" ujarku yang membuat kak alshan terkekeh kecil.
"kamu masih kecil, masih masa pertumbuhan kan hahaha"
ucapan kak alshan membuatku memanyunkan bibirku, aku kan udah besar dan dewasa.
"aku anak SMA kak bukan anak SD"
ku rasakan tangan kak alshan mengusak rambutku dan itu membuatku sangat bahagia, hanya seperti ini saja aku sudah bahagia.
"jadi kita mau kemana ka?"
tanganku merogoh saku celana dan mengeluarkan dua lembar kertas, "temenin aku ke Dufan kak, aku belum pernah kesana"
kak alshan tersenyum melihat tiket yang aku tunjukkan, "ceritanya kamu ngajak kakak ngedate nih?"
"iya kak aku mau ngedate sama kak alshan" aku tersenyum saat mengatakan nya dan berkata lirih dalam hati, "dan aku mau punya memori indah sebelum aku pergi"
KAMU SEDANG MEMBACA
RAKA [ENDING]✓
ContoWARNING!!! SHORT STORY BROMANCE A LITTLE BIT TO BXB, LOKAL AREA! JANGAN BACA JIKA TIDAK SUKA ATAU BUKAN GENRE YANG ANDA INGINKAN. CERITA MURNI MILIK SAYA, PLAGIAT DIHARAPKAN MENJAUH. Yang Raka tahu ibunya menitipkan nya di panti asuhan, yang Raka...
![RAKA [ENDING]✓](https://img.wattpad.com/cover/348635845-64-k139860.jpg)