Senin, 20 Februari 2023. Sore itu gue lagi ngajar less private, dan saat gue lagi nungguin murid gue ngerjain soal, gue dapet WA dari ustadz Hidayat. Yaa... Betul... Gue dikirimin CV seorang perempuan lagi dan langsung gue buka.
Itu adalah CV terdetail yang pernah gue dapet dari mulai data diri, keluarga, beberapa latar belakang kehidupannya. Mungkin fotonya gak jelas karena di CV itu, walaupun dia kasih foto tapi opacity-nya diturunin mungkin dibawah 50%-an, tapi gue masih bisa liat paras perempuan itu walaupun kurang jelas. Entah kenapa tanpa sedikitpun rasa ragu, gue dengan mantap langsung balas WA ustadz Hidayat soal CV itu dengan...
"Ustadz Tolong kirim CV saya ke beliau ustadz".
Gue se-yakin itu karena visi dan misi perempuan ini, hampir sama persis dengan visi misi pernikahan dan hidup gue. Karena dari yang gue pelajari di beberapa kelas dan kajian pernikahan, visi dan misi adalah point yang buat hubungan rumah tangga bisa bertahan sekalipun ada ujian macam apapun, juga bikin kita jelas, mau dibawa kemana rumah tangga kita dan merancang program-program bersama dalam membangun rumah tangga.
"Baik Mas, saya kirimkan CV antum ke beliau".
"Mas, Saya kenal akhwat ini Mas. Ini yang saya ceritakan waktu itu mungkin cocok sama antum Mas. Beliau juga muridnya isteri Mas Nain, Semoga jodoh Mas". Tambah ustadz Hidayat.
"Maasyaa Allah... Aamiin ustadz, Jazakallah khair do'anya".
Dan gue cuma bisa berharap-harap cemas nunggu respon dari perempuan itu. Sambil juga coba WA ustadz Nain memastikan.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...
Ustadz Nain, afwan mengganggu... Ana dapat CV akhwat dari ustadz Hidayat, katanya akhwat ini murid isteri ustadz. Ana mau coba cek ustadz, apa benar?" Sambil kirim CV akhwat yang kemarin dikirim ustadz Hidayat.
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakaatuh
Wah bener Kang. Insyaa Allah recomended akhwatnya ini" Jawab ustadz Nain.
"Siap ustadz. Jazakallah khair infonya".
Gue pun semakin mantap untuk berproses dengan perempuan ini, juga semakin harap-harap cemas... "Yaa Allah, bantulah hamba menjaga hati ini dan tetap hanya berharap pada-Mu", do'a gue untuk berusaha menenangkan diri.
***
Selasa, 21 Februari 2023. Gue dapet chat dari ustadz Hidayat...
YAA!! Alhamdulillah kali ini ada lampu kuning menuju hijau. Perempuan itu nitipin beberapa pertanyaan ke gue lewat ustadz Hidayat. Gue gak bisa kasih tau semua pertanyaannya, tapi intinya pertanyaan ini biasa ditanyakan pada saat proses ta'aruf, baik itu sebelum atau ketika nadzor. Diantara pertanyaan yang gue bisa sharing adalah...
"Apakah beliau (maksudnya gue) merokok? "
"Hal yang tidak bisa dikompromikan dengan pasangan dalam rumah tangga apa saja? "
"Aktifitas sehari-hari "
"Apa kajian/majlis ta'lim yang diikuti "
"Apa pandangan tentang perempuan yang tidak bekerja (Ibu Rumah Tangga)? "
"Cara mengatasi/menyelesaikan ketika menghadapi sebuah masalah? "
"Jika Allah uji tidak langsung dikaruniai keturunan bagaimana? "
"Jika dikaruniai anak berapa jumlah anak yang diharapkan? "

KAMU SEDANG MEMBACA
Kita & Impian
RomanceIni kisah gue... Iya... Gue si penulis. Ini kisah tentang perjalanan gue menemukan tujuan dan teman hidup. Bagaimana menyatukan visi dan misi yang sama dengan seorang yang Tuhan pilihkan dan gue terima pilihan Tuhan itu. Jatuh bangun gue adalah harg...