Alternative Universe dimana Kim Seokjin yang kita kenal terlahir sebagai seorang gadis dan usahanya mengejar cinta sejatinya.
Cerita bisa berbeda-beda setiap chapternya dalam bentuk oneshoot atau short story.
Mostly KookJin dan TaeJin.
Enjoy ya ga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lu beneran lambat deh Tae!" Jimin memarahinya.
Mereka berdua sudah sampai di perpustakaan, rencananya Taehyung mencoba mendekati salah satu teman satu angkatannya yang sudah ditaksirnya lama, tapi Taehyung tidak punya keberanian. Taehyung selalu ragu-ragu dan membuat Jimin kesal dan tidak sabar.
Padahal gadis itu selalu berusaha mendekatinya dengan menyapanya setiap hari. Jimin sudah mendorongnya untuk lebih berani, tapi nyali Taehyung selalu menciut.
"Lu denger anak pindahan itu? Dia cakep banget Tae, lu bakalan ke singkir anak itu!"
"Mana bisa, gue tetep paling tampan di sekolah ini,"
Sungguh, Taehyung memang tampan, tapi untuk urusan hati dia lemah dan pengecut.
"Huh!" Jimin benar-benar kesal.
Jadi, Jimin dengan sengaja mendekati Jungkook dan sering mengajaknya mengobrol untuk menarik perhatian Jungkook.
Jimin tahu, gadis yang ditaksir Taehyung luar biasa cantik dan menarik. Jimin khawatir kalau Taehyung akan kalah start dari Jungkook setelah dia menyadari ada sosok Kim Seokjin di sekolah mereka.
Dan benar saja apa yang dia takutkan, tiba-tiba Jungkook nampak mengobrol dengan Seokjin di kantin. Kekhawatirannya terbukti dan Taehyung bisa saja harus merelakan pujaan hatinya di ambil orang.
Jimin mengambil tindakan, bahkan setelah itu dia mulai dekat dengan Jungkook. Taehyung sering dibiarkan sendirian agar Seokjin bisa mendekatinya. Jimin tahu Taehyung payah dalam bersaing mendapatkan apa yang diinginkan.
Masalahnya, Jimin akhirnya menyadari kalau Jungkook juga tertarik dengan Seokjin. Itu terlihat bagaimana tatapannya pada Seokjin. Jungkook punya cara yang berbeda dengan Taehyung, Jungkook lebih berani dalam mengungkapkan perasaannya.
Hanya saja, Seokjin sepertinya belum menyadarinya atau pura-pura menyadari mengenai perasaan Jungkook padanya.
"Gimana kalian makan bersama kan tadi?" Jimin mendekatinya setelah kelas dimulai. Akhirnya ada perkembangan hubungan antara Taehyung dan Seokjin.
"Gue malu banget, malah keliatan kaya orang miskin karena dikasihani makan mie terus," Taehyung melotot pada Jimin yang memberi ide itu. Sengaja menghabiskan bekalnya dengan Jungkook dan membiarkan Taehyung makan mie selama berhari-hari.
Jimin tertawa terbahak-bahak.
"Tapi ini berhasil kan?"
"Berhasil dikasihani Seokjin, gila emang lu ya!"
.
.
.
Seokjin menuliskan beberapa menu makanan yang bisa dibawanya ke sekolah. Dia sudah berjanji akan memasakan banyak makan siang untuk Taehyung. Walau anak itu sepertinya kurang nyaman saat Seokjin menawarkan menu lain dihari berikutnya, tapi Seokjin sudah sejauh ini, dia juga tidak ingin menyerah begitu saja.