Happy reading...
"Hah pak arivin?" Tanya Keisha ke Nino yang mengangguk, Nesya menatap Keisha yang menggeleng kepala pelan.
"Btw gue baru tau ada namanya Pak arivin, apa guru baru ya?" Tanya Aril menatap ke empat temannya, siapa tau ada dapat info mengenai Pak arivin.
"Bisa jadi atau bantu-bantu guru disini, kan lo bisa liat sebagian guru doang yang ikut" sahut Rhea
"Ntar kita tanya sama si Nino selaku ketua kelas kitaa dong"
"Ya jawaban gue sama kaya Rhea, lagian lo kok kepo"
"Udah-udah bising tau nggak!" Balas Nesya
"Kalau gak mau bising noh ke Tengah hutan!" Balas aril membuat Nesya menatap nya sinis.
Tidak lama Arka dan Arivin datang dan tidak lupa juga membawa sesuatu ransel besar membuat jiwa penasaran mereka bertanya-tanya, Rhea menyenggol bahu Keisha pelan.
"Apasih.."
"Tanya dong sama laki lu itu apaan dah bawa tas besar amat" ujar Rhea bisik-bisik
"Tanya aja sendiri gue mager ngomong" mendengar itu Rhea mencubit pelan tangan Keisha saking gemesnya.
Arka dan Arivin yang sudah berhadapan didepan Keisha,Rhea, Nino,Aril dan Nesya langsung membuka Ransel dan memberikan kepada mereka untuk di bawa di tas masing-masing.
"Buat di tas kalian untuk Jaga-jaga" ujar arivin, membuat ke lima nya mengangguk dan mengikuti instruksi dari arivin.
"Sebelum itu, perkenalkan nama saya arivin saya seorang dokter tapi untuk beberapa hari ini saya akan jadi guru bantu untuk acara perkemahan ini dan untuk kelompok ini, salam kenal" ujar Arivin membuat ke empat yang bertanya-tanya soal arivin sudah terbalaskan, keisha yang sudah kenal hanya diam.
"Salam kenal pak..."
"Baik, untuk ketua kelompok sudah di pilih?" Tanya Arivin menatap berlima nya.
"Belum pak"
"Jadi siapa nih ketua kelompok nya?" Mereka berlima saling menatap lalu
"Nino!!"
"Keisha!!"
"Rhea!!"
Teriakan mereka berlima, mengundang perhatian lagi karena dari tadi sebagian siswa sudah mengamati kelompok mereka karena ada arka dan arivin tentunya.
"Kok gue sih!! Gue gak mau!!" Balas Keisha gak suka
"Gue juga!!" Balas Rhea
"Lo aja deh Nino, lo kan cocok banget jadi ketua" Balas keisha yang di setujui oleh Rhea, membuat Nino mengangguk dan menghela napasnya.
"Kenapa balasan loh gitu, gak suka?" Tanya Keisha menantang, membuat Rhea, Nesya dan Aril tertawa kecil.
"Iya Keisha cantik, Gue suka jadi ketua, Puas lo!!" Balas Nino sedikit ngegas dan senyum lebar, mendengar itu Keisha mengangguk.
"Udah pak, Nino jadi ketua nya!" Ujar aril, Arivin mengangguk.
Tidak lama terdengar instruksi dari pak Yusuf agar memulai acaranya agar dapat selesai acaranya sebelum magrib, mendengar itu semua kelompok yang sudah mulai sibuk memasuki hutan.
"Bye guys, doain gue gak emosi sama si cabe!" Ujar Nura sebelum memasuki hutan dan kelompoknya, membuat Rhea dan Nesya tertawa kecil.
"Lempar aja ke got cabe nya" balas Keisha lalu tertawa.
"Sebelum mulai berdoa menurut kepercayaan masing-masing" ujar Arvin
"Amin..."
Lalu mereka pun memasuki Hutan denga hati-hati dan mengikuti peta yang sudah di bagikan, Nino dan Aril berjalan di depan lalu di ikutin oleh Rhea, Keisha dan Nesya, Arivin dan arka berjalan di paling belakang.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY POSESIF HUSBAND
Teen Fiction[ SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW] Mempunyai suami kaya, tampan dan mapan itu adalah impian semua wanita. bagaimana kalau ditambah sifat posesifnya yang berlebihan? Keisha, gadis cantik yang berstatus pelajar di jodohkan dengan Arka Bagaskara? l...
