12

147 15 8
                                        

Selamat membaca
Jangan lupa vote dan komen
Terimakasih 🥰

.

.

.

UKS/

Theo meletakkan athena di brankar yang tersedia dan menatap datar petugas PMR disana.

Petugas PMR yang ditatap bergidik dan paham maksud tatapan Theo, salah satu  gadis ber name-tag Siska maju untuk mengobati athena.

Gadis bernama Siska itu melihat seragam Athena kotor berniat untuk membuka nya agar dapat melihat luka nya tapi.. Ia melirik ragu pada laki-laki menyeramkan itu.

Athena yang mengerti menghela nafas, menatap theo.

"Tunggu di luar aja kak" Ucap Athena mendapat tatapan tajam penuh protes dari pria itu

"Ngak" Ucap theo singkat menatap tajam Athena

Athena yang sedang kesal semakin kesal.
"Yaudah gausah diobatin! " Athena kesal, mood nya sedang hancur. Tapi tidak ada yang mengerti.

Theo menghela nafas sebelum keluar dan menutup pintu dengan kasar

Brakk

Siska menutup erat matanya melihat itu, benarkan? Pria itu memang sangat menyeramkan. Sedangkan Athena menghela nafas sebelum membuka seragamnya.

Kulit putih mulus nya terlihat memerah karena kuah panas bakso.

Gadis itu cekatan mengobati luka itu dan menyerahkan salep pada Athena setelahnya

"Nanti bisa dipake setelah mandi ya"
Ucap Siska sembari tersenyum. Akh, gadis di depannya ini sangat menggemaskan membuat pipi Siska memerah

Athena mengangguk perlahan

"Thanks" Setelah mengatakan itu, terdengar ketukan di susul suara haider dari arah pintu.

Athena menatap Siska.
"Bisa bantuin gue buat ngambil seragam  diluar gak? " Tanya Athena pada Siska

Siska mengangguk dan mengambil seragam di luar, sesaat ia tersentsk dan gugup karena para mostwanted yang berdiri di depannya.

Siska kembali masuk ke UKS dan menyerahkan paperbag berisi seragam pada Athena sebelum pamit untuk pergi.

Brakk

Begitu selesai memakai seragam Athena dikejutkan oleh suara pintu yang di buka kasar.

"Dimana yang luka? Sakit gak? Bilang sama gue Athena" Pertanyaan beruntun dengan nada khawatir itu berasal dari si ketos, benar. Haider.

Krystal menggeleng pelan menatap para laki-laki itu

"Athena gak salah, dia sengaja nabrak Athena. Dia yang salah hujan aku" Ucap Athena seraya menunduk, ia tidak Mau mereka salah paham dan membencinya seperti ayahnya.

Theo maju dan menangkup wajah mungil itu dengan kedua tangan besar berotot milik nya.

"I know baby girl. Don't worry hm? Dia akan mendapat balasannya" Ucap Theo lembut sembari menyatukan kening keduanya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 31, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ATHENATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang