Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Duapuluhtujuh

210 18 2
                                        

Yerim merebahkan dirinya ke kasur dengan wajah lelahnya

'Tok tok tok'

"Yer" panggil doyoung sembari membuka pelan kamar yerim

"Eum" ucap yerim masih memejamkan matanya

"Aigoo kau baru kembali?" Ucap doyoung melihat jam sudah menunjukkan pukul 11 malam

"Hmm" gumam yerim

Doyoung mengambil tas dan sepatu yerim yang tergeletak begitu saja di lantai

"Sudah makan malam?" Tanya doyoung

"Eum sudah"

"Baiklah, emang kalian kemana saja?" Tanya doyoung duduk di tepi ranjang yerim

Yerim membuka matanya, "kita berkeliling dan belanja apa saja dengan sicca eomonim" ucap yerim

Doyoung mengangguk, "kau senang?"

"Eum tapi aku sedikit lelah" ucap yerim tersenyum ke arah doyoung

Doyoung mengangguk, "kau dan minhyun baik baik saja kan?" Tanya doyoung

Yerim menaikkan alisnya, "eumm kita baik baik saja kok oppa, hanya saja dia nampaknya sangat sibuk akhir akhir ini dia tak membalas pesanku" ucap yerim

"Syukurlah jika kalian baik baik saja, ya mungkin dia sibuk nanti dia akan menghubungimu lagi" ucap doyoung

Yerim mengangguk

"Sudah tak perlu dipikirkan, tidurlah. Eoh jangan lupa bersihkan dirimu dulu" ucap doyoung mengelus kepala adiknya

"Nde arraseo" ucap yerim

Doyoung beranjak dan pergi dari kamar yerim.

Yerim mengambil ponselnya dilihatnya tak ada balasan pesan dari minhyun. Dia pun menghela napasnya dan beranjak menuju kamar mandi.

Yerim menghela napasnya sembari menatap jalanan seoul dan tak lama memejamkan matanya

Sopir pribadi suho melirik dari kaca kondisi yerim. Entah sudah sebulan lebih anak majikannha ini nampak tak bersemangat dan sudah tidak lagi berangkat dan pulang bersama kekasihnya.

"Nona kita sudah sampai" ucap sopir pribadi  suho

Yerim mengerjapkan matanya menatap loby kantor

"Terima kasih pak" ucap yerim

Yerim berjalan masuk ke dalam kantor sembari disambut oleh karyawan yang berlalu lalang

'Ting'

Yerim menatap pintu lift di depannya yang mulai terbuka. Yerim masuk ke dalam lift yang kosong dan tak ada karyawan lainnya.

"Eoh chankaman"

Yerim dengan sigap menekan salah satu tombol yang membuat pintu lift kembali terbuka.

Terlihat seorang wanita dengan pakaian santainya serta mata kucingnya yang cantik.

Yerim menatap wanita tersebut, dugaannya bahwa wanita ini bukan karyawan yang bekerja di sini.

"Eoh annyeonghaseyo" ucap wanita tersebut berdiri menahan pintu lift sembari merapikan rambutnya kikuk

"Anda kim yerim bukan? Ada yang ingin saya katakan bisakah kita berbicara berdua?" Ucap wanita tersebut

Yerim menatap jam di peergelangan tangannya

"Baiklah, mari ikuti saya" ucap yerim

Wanita tersebut masuk ke dalam lift sambil membungkukkan badannya ke yerim

Our [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang