Duapuluhdelapan

184 14 1
                                        

*setahun kemudian*

Yerim menatap doyoung yang baru saja turun dari mobil

"Wae? Kenapa memintaku tiba tiba kesini" ucap doyoung

Yerim menghela napasnya dan langsung masuk ke dalam mobil

"Yak wae? Mana suamimu?" Ucap doyoung

"Oppa ppali" ucap yerim bersamaan dengan sebuah mobil sedan hitam yang baru saja datang

Doyoung melihat jaehyun dengan setelan kantornya baru saja keluar dari mobil

"Hyung lihat yerim" ucap jaehyun

Doyoung melirik ke arah mobilnya dimana yerim nampak menutup kaca mobil

Jaehyun menoleh ke arah yerim yang membuang mukanya

"Hyung mianhae, aku akan membawa yerim" ucap jaehyun mendekat ke kursi penumpang

Doyoung hanya mengangguk dan melihat drama suami istri dihadapannya.

Yerim nampak kesal dan terlihat sengaja tak merespon jaehyun yang meminta maaf berkali kali di hadapan yerim

Jaehyun nampak sabar menghadapi yerim yang bertingkah seperti anak kecil.

"Aku gamau pulang sama kamu, aku mau pulang ke rumah eomma dan appa saja" ucap yerim

Doyoung menghela napasnya dan mendekat ke arah jaehyun dan yerim

"Kim yerim keluar dari mobilku, aish kau ini sudah punya suami masih bersikap kekanakan seperti ini hah" ucap doyoung kesal

Yerim tak menghiraukan doyoung dan masih diam duduk di kursi penumpang

Doyoung meminta jaehyun menjauh dan menutup pintu mobilnya dan memberikan kunci mobilnya ke jaehyun

"Pakailah, memang anak itu. Dia sejak hamil mudah sekali bersikap kekanakan" ucap doyoung

"Gomawo hyung, aku akan mengembalikannya" Jaehyun memberikan kunci mobilnya ke doyoung dan berlari menuju kursi kemudi

Yerim yang tau pun dengan segera membuka pintu namun ditahan oleh doyoung

Doyoung menjulurkan lidahnya bersamaan dengan mobil yang berjalan pergi.

Mobil masuk ke dalam halaman mansion yang sangat besar dan berhenti tepat di depan pintu mansion

Yerim dengan segera keluar dan masuk kedalam mansion, jaehyun menghela napasnya menatap yerim yang pergi begitu saja.

"Nyonya ingin saya buatkan coklat hangat?"

"Tak perlu bi, terima kasih" ucap yerim berjalan menuju kamarnya

Bibi mengangguk menatap yerim yang berjalan menuju kamar dengan perut yang mulai membesar dan tak lama jaehyun masuk

"Anda sudah kembali tuan" ucap bibi menundukkan kepalanya

"Nde"
Jaehyun berjalan melewati bibi dan menuju ke kamar yang sama dengan yerim

Bibi seakan paham pun tersenyum, dilihatnya foto pernikahan yang terpajang cukup besar di ruang tengah.

Jaehyun memeluk erat  dan mengelus perut yerim yang sudah membesar

Jaehyun memeluk erat  dan mengelus perut yerim yang sudah membesar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Our [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang