END

171 9 0
                                        




Minju terbangun dari tidurnya disebabkan bunyi ketawa yang bergema di seluruh ruangan kamarnya. Baru saja dia ingin mendudukkan dirinya, dia didatangi oleh dua orang anak kecil dan puppy bersama mereka

"Minmin, bangunnn" sudah tentu puppy itu adalah Yujin, dia mendudukkan dirinya di atas pangkuan Minju, menarik gadis cantik itu untuk duduk

Dia mengerang karna ianya masih pagi tapi sekelip mata perasaan itu terganti dengan kehangatan apabila Yujin mengecup bibirnya

"pagi" kata Yujin setelah mengecup bibirnya dan tersenyum manis di hadapan Yujin. Hitomi dan Nako sedari tadi bermain di atas tempat tidur mereka

"kenapa kamu bangun pagi sekali?" Minju mengalihkan arah pandangannya ke arah Nako, menggusak rambut adiknya dan terkekeh kecil

"Bukan 'sawah' Nako, Yujinnieee yang membangunkan Nako" Yujin hanya tersenyum tidak bersalah di pangkuan Minju. Dia mendekatkan wajahnya di telinga Minju dan berbisik

"Santa datang" bisiknya dan mengecup pelan telinga Minju, membuatkan bulu kuduk gadis itu berdiri tegak akibat perlakuannya

"tapi sekarang baru jam 6 pagi, sayanggggg!" Yujin hanya tertawa dan menganggukkan kepalanya senang. Sebelum Minju meneruskan ucapannya, pintu kamar Minju perlahan terbuka

"syukurlah kau sudah bangun, ibu kira ibu perlu menarik kaki mu untuk turun ke bawah" Ibu Minju tersenyum "mereka yang lain menunggu di ruang tamu, terima kasih kepada mereka bertiga, ibu tidak perlu repot untuk membangunkan yang lain" Ibu Minju ketawa pelan, Nako, Hitomi dan Yujin saling bertukar pandang dan tertawa kecil

"ayok turun ke bawah, ada hadiah yang perlu kita buka" umpan Ibu Minju kepada anak2 kecil itu. Dengan semangat mereka berdua turun dari tempat tidur Minju dan berlari ke ruang tamu, Yujin ingin mengekori mereka tapi Minju menahan pergelangan tangannya membuatkan dia berdiri di samping tempat tidurnya, mencegah ia untuk bergerak

"Kami akan turun nanti" Minju tersenyum lembut ke arah ibunya. Syukurlah ibunya mengerti dan mengangguk pelan sebelum menutup pintu kamar Minju. Yujin melihat Minju dan cemberut

"Kenapa Minmin menahan ku?" Yujin memiringkan kepalanya dan melihat Minju dengan tanda tanya. Dia mendudukkan Yujin di hujung tempat tidurnya dan berdiri di antara kaki Yujin

"Aku ingin memberikan kamu hadiah duluan" dia meletakkan tangannya di bahu Yujin. Gadis jangkung itu tersenyum senang

"manaa?" tanyanya dengan penuh semangat, bahkan mengedarkan arah pandangannya ke seluruh ruangan kamar Minju. Gadis cantik itu tertawa pelan, mengundurkan badannya ke belakang

Yujin mendadak bingung apabila Minju melepaskan hoodie miliknya, menyisakan tank top hitam keliatan. Mata Yujin membulat sempurna apabila Minju mengangkat sedikit dan memperlihatkan sesuatu di pinggangnya

"ouch" Yujin menggeleng pelan, Minju perlahan mendekat semula dan meletakkan tangannya di bahu Yujin. Gadis jangkung itu perlahan menangkup pinggang ramping Minju dan mendekatkan tubuh Minju ke arahnya. Minju mendesis karna perbuatannya

"ianya tato" Minju tersenyum senang apabila melihat Yujin yang sedari tadi tidak mengalihkan arah pandangannya

"apa kamu masih ingat waktu kamu memetik bunga itu dan aku memarahimu?"

Yujin berfikir sejenak dan mengangguk pelan "Minmin kata kalau aku telah membunuh pretty things"

"I was pretty mean then" Minju mengakuinya, dia melihat semula ke arah tatonya "Ini berbeda" Dia mengambil tangan Yujin dan mengelus jemarinya di atas tato miliknya

Yellow (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang