part 26

98 13 0
                                        

Pertunangan Wooyoung sudah diadakan dua hari yang lalu, semuanya berjalan dengan lancar.

Saat ini di kediaman keluarga Wooyoung sangat ramai dengan keluarga mereka di sana juga ada Felix dan keluarganya.

"Anak-anak ayo sarapan, semuanya sudah siap!" Panggil Apo dari ruang makan keluarga Wooyoung.

"Apa hanya anak-anak yang kau panggil sayang?" Tanya Mile saat memasuki ruangan makan.

"Kalian para orang tua pasti ikut kalau mereka sudah ke sini" jawab Apo sambil menyusun lauk yang diangkat Soekjin dari dapur di atas meja makan.

Mereka semua menikmati makannya dengan tenang sambil berbicara santai tidak membahas topik yang berat.

Saat semuanya selesai makan mejanya dibereskan oleh pekerja yang ada.

"Hiyyih kalian akan ke Australia lagi?" Tanya Fort saat mereka semua berkumpul di ruang keluarga.

"Iya P'Fort, aku dan Jake akan ke sana untuk satu bulan karena nenek meminta, lalu kami akan langsung ke Thailand" Jawab Hiyyih.

"Papo menunggu kalian di sana sayang" ujar Apo.

"Bokie, kamu berangkat bersama Daddy, Papo dan Fort saja ya, yang lainnya biarkan menyusul" ujar Mile pada Felix.

"Kapan Daddy Mile akan pergi?" Tanya Felix.

"Mungkin dua atau tiga hari lagi" jawab Mile.

"Benar sayang kau dengan Papo saja kalau dengan Daddy dan papamu masih akan lama karena mereka akan mengurus kerjanya dulu kalau dengan kakak Jooheon sama saja, dengan Hiyyih dan Jake mereka akan ke Australia dulu dan kau mengatakan belum mau ke Australia, kalau bersama Uyong, dia kan bersama tunangannya" jelas Apo.

"Baiklah Papo aku ikut kalian saja"ujar Felix memutuskan.

Siang harinya mereka masih di kediaman orang tua Wooyoung saat ini mereka bersantai sambil menonton tv, sebenarnya hanya para anak yang ada di ruangan tengah sedangkan orang tua termasuk juga Jooheon mereka sedang berada di ruangan kerja ayah Wooyoung.

Fort berbaring di sofa dengan menggunakan paga felix sebagai bantalan, di bawah lantai yang beralaskan karpet Jake dan Hiyyih berbaring dengan Wooyoung sebagai bantalnya.

"P'Fort kalau P'Peat melihatmu begitu kepada kak Felix aku pikir dia akan cemburu" ujar Jake saat melihat sang sepupu tiduran dengan Felix yang mamainkan rambutnya.

"Dia tidak akan cemburu, dia sudah tahu tentang Felix" jawab Fort masih fokus menonton.

"Ow aku pikir dia belum tahu" celetuk Hiyyih.

"Fort itu sangat bucin akut pada pasangannya jadi tidak mungkin dia tidak menceritakan semuanya" ucap Wooyoung.

"Tapi kalau orang lain yang melihat kak Felix dan kak Fort begini pasti salah paham" ujar Jake.

"Aku setuju denganmu Jake, dan sepertinya sudah ada yang salah paham" ujar Wooyoung melirik ke pintu masuk yang agak jauh dari mereka dan di sana ada tujuh orang yang sedang berdiri.

"Siapa?" Tanya Fort.

"Cih mereka kenapa kesini" ujar Fort terlihat moodnya langsung buruk saat melihat mantan-mantan Felix.

Melihat sang sepupu yang seperti akan meledak Felix mengelus pipi Fort dengan maksud supaya sepupunya itu tidak berdiri dan langsung membuat keributan namun Hyunjin yang melihat itu berpikir lain dan dengan langkah sedikit cepat dia menarik tangan Felix bergeser yang membuat kepala Fort jatuh ke sofa.

"Apa yang kau lakukan sialan?" Ujar Fort segera mendudukkan dirinya.

Ok sekarang sepertinya Felix sia-sia menenangkan sang sepupu tadi, karena sekarang tatapan Fort sudah sangat tajam pada Hyunjin yang ada di sampingnya.

Changed (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang