Cahaya matahari pagi menembus masuk dari jendela-jendela gudang besar itu. Suara burung terdengar, dan suasana terasa jauh lebih tenang. Anak-anak Valkrie mulai terbangun satu per satu. Luka-luka mereka masih terasa, tapi ada yang berbeda: tidak ada tekanan… hanya semangat baru.
“Hmm… rasanya kayak habis tidur seminggu." Ucap Kim
“Gak nyangka kita semua masih hidup dan bareng…” Ucap Vio
Andry bangun, rambut acak-acakan, masih pakai jaket robek-robek, lalu menatap sekitar…
“Bangun semua! Hari baru, semangat baru! Yang kemarin udah jadi sejarah!” Ucap Andry
“Serius, nih? Gue masih pegel semua nih…” Ucap Gita
“Katanya mau latihan bareng pagi-pagi…” Ucap Oniel
“Sss! Gak usah diinget!” Ucap Shela
Tiba-tiba, pintu kamar terbuka perlahan. Arya melangkah masuk—masih sedikit pincang tapi dengan wajah yang segar dan tegas. Semua menoleh. Gendis menyusul di belakangnya, menggandeng tangan Arya.
“pagi bos .” Ucap Rakha
“Pagi. Semangat kalian udah balik belum?” Ucap Arya
“Belum seratus persen… tapi cukup buat nendang nasib buruk jauh-jauh.” Ucap Shela
“Mulai hari ini… kita gak akan lagi hidup dengan dendam. Kita tetap Valkrie. Tapi Valkrie bukan sekadar geng. Valkrie adalah keluarga." Ucap Arya
Semua hening. Lalu terdengar suara langkah kecil. Lulu masuk sambil membawa peta dan beberapa catatan. Ucap Lulu
“Maksud lo? Valkrie jadi pahlawan gitu?” Ucap Katharina
“Atau… jadi legenda yang gak dilupakan." Ucap Flora
“Jalan kita belum berakhir. Tapi sekarang, kita sendiri yang pilih jalannya.” Ucap Gendis
Setelah semua sarapan bareng dan ngobrol santai, Arya duduk di meja besar sambil membuka hp nya dan bermain hp bersama yang lain
“Gue udah cukup lama mikir… Kita udah cukup dikenal sebagai geng motor. Tapi sekarang, kita punya kesempatan buat bikin sesuatu yang lebih besar. Kita ubah semuanya.” Ucap Arya
“Maksud lo? Ubah jadi komunitas?” Ucap Rakha
“Komunitas dengan pengaruh. Tempat anak-anak jalanan bisa tumbuh. Bukan berantem, tapi belajar. Kita buka markas ini buat mereka.” Ucap Gendis
“Tempat yang dulu jadi tempat konflik… sekarang jadi tempat perlindungan. Gokil sih.” Ucap Michael
“Kita bisa mulai dari sini… lingkungan kita dulu. Kita bantu bersihin jalanan, bantu warga. Tapi nama Valkrie tetap berdiri.” Ucap Shela
“Kita tetap di sini? Tetep motoran?” Ucap Kim
“Setuju banget! Gue masih pengen touring bareng kalian. Tapi kali ini, bawa bendera damai.” Ucap Andry
Tapi sekarang bukan buat nakut-nakutin… tapi buat dikenang.” Ucap Vio
“Setuju banget! Gue masih pengen touring bareng kalian. Tapi kali ini, bawa bendera damai.” Ucap Gita
“apa kita mulai era baru Valkrie. Tanpa kekerasan, tanpa dendam. Kita bantu orang, kita jaga satu sama lain. Dan kita tetap jadi keluarga.” Ucap Arya
Semua anggota Valkrie mengangguk. Mereka tahu ini bukan akhir, tapi babak baru. Jalan yang berbeda—lebih berat, tapi juga lebih berarti.
MALAM HARI — DI DEPAN MARKAS, SEMUA SEDANG SANTAI DAN BERBAGI CERITA
KAMU SEDANG MEMBACA
Valkrie S2
ActionSetelah arya dan teman temannya yang sebelum nya mereka yang awalnya adalah lawan sekarang menjadi kawan dan mereka harus bersiap untuk lawan selanjutnya karna nampaknya Valhalla bukan lah ancaman terbesar mereka ,kita saksikan sendiri Cuman fiksi...
