Part 27

12 1 0
                                        

[Pemandangan sunrise dari jendela kamar mulai menyinari vila besar yang masih tenang. Suara burung dan angin lembut terdengar, menandai awal hari baru.]

📍 Di kamar Arya dan Gendis:

Arya (terbangun pelan, menatap Gendis yang masih tertidur pulas)

"Pagi yang damai… setelah semua gila yang terjadi… semoga ini bisa bertahan lebih lama." Batin Arya

[Arya mengecup kening Gendis dengan lembut lalu bangkit dari tempat tidur, mengenakan jaket ringan dan keluar dari kamar menuju balkon.]

Di dapur vila:

Michael (memegang cangkir kopi sambil menguap)

"Kenapa pagi-pagi begini aku udah melek, ya? Ini vila, bukan barak militer..." Ucap Michael

Shela (datang dari arah belakang, mukanya masih ngantuk)

"Mungkin lo trauma abis semalam Andry ngorok kayak suara motor mogok." Ucap Shela

*"Sumpah gue kira ada traktor masuk vila..." Ucap Michael

[Tiba-tiba terdengar suara ledakan kecil dari arah halaman belakang. Semua orang yang masih mengantuk langsung panik.]

Di ruang tengah, semua mulai keluar dari kamar masing-masing:

Rakha (sambil garuk kepala)

"Lo semua denger itu, kan? Jangan bilang basecamp baru kita langsung kena masalah..." Ucap Rakha

Kim (sambil lari ke jendela)

"Itu dari arah garasi belakang... tunggu... itu cuma Andry!" Ucap Kim

"Hehehe... gue cuma nyoba alat BBQ otomatis... ya nggak nyangka bakal kayak granat asap!" Ucap Andry

"Kamu nyaris bikin jantung aku copot, Dry! Ganti nama jadi 'biang kerok' aja!" Ucap Vio

Andry (senyum-senyum geli)

"Hidup butuh hiburan, sayang~" Ucap Andry

"Suara ledakan apa itu tadi?" Ucap Arya

"Sumpah demi sosis panggang, gue niat baik hari ini!" Ucap Andry

"Bisa gak sih, pagi-pagi tanpa kekacauan dari orang itu?" Ucap Gendis yang baru keluar dari kamar dan langsung pergi di samping Arya

Andry (angkat tangan)

"Sumpah demi sosis panggang, gue niat baik hari ini!" Ucap Andry

Eli, Flora, Jessi, dan yang lain sudah mulai duduk, sarapan bersama sambil bercanda.

"Gue nggak percaya, ini beneran pertama kalinya kita makan bareng tanpa mikirin strategi atau perang." Ucap Flora

"Ya, semoga ini bukan cuma tenang sebelum badai." Ucap Freya

"Kita butuh liburan... beneran. Tapi juga harus siap kalau masalah baru muncul." Kathrina

"Hari ini... kita nikmati dulu ketenangan ini. Tapi mulai besok... kita akan pikirkan langkah Valkrie ke depan." Ucap Eli

"Gue pengen nanya ke kalian semua... tapi gue mulai dari kamu dulu, Gendis."
(menoleh ke Gendis, suaranya sedikit berat)
"Kalau waktu itu... gue beneran gak bangun lagi… apa yang akan kamu lakukan?" Ucap Arya

[Suasana mendadak hening. Gendis menghela napas, menatap mata Arya yang tajam tapi lembut.]

"Aku... mungkin akan rusak."
(ia menunduk sejenak, suaranya bergetar)
"Aku nggak akan kuat. Rasanya... waktu kamu nggak sadarkan diri, itu udah kayak neraka buat aku. Kamu adalah kekuatan aku, Arya. Kalau kamu pergi... mungkin aku nggak akan bisa berdiri lagi sebagai Gendis yang kalian kenal." Ucap Gendis

Valkrie S2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang