Kecanggungan Eunwoo akhirnya tertangani dengan kemunculan Lisa bersama piring makanan di tangannya.
Begitu piring-piring akhirnya ditata di atas meja, semua orang akhirnya duduk di meja makan.
"Begitu Mama dengar kamu akan pulang, setengah dari lauk di sini langsung berubah menjadi lauk yang kamu suka," tunjuk Taehyung ke piring-piring lauk yang ada di tengah meja.
"Dan setengahnya lagi adalah lauk yang kau tidak suka," kata ibu Kim sambil menatap anak lelakinya dengan kesal.
"Terima kasih, Ma!" Sudah sangat lama sejak Lisa mencicipi masakan ibunya. Ia sangat ingin memakannya di kehidupannya yang sebelumnya, tapi ketika itu, ia selalu saja diceramahi di saat makan malam sehingga ia tidak berselera.
Ayah Kim menyukai minuman beralkohol. Setiap kali makan malam disajikan, ia selalu membuka sebuah botol wine kecil dan meminum setidaknya dua teguk. Sekarang pun tidak terkecuali. Begitu ia menaruh botol wine-nya ke atas meja, dengan cepat botol itu diambil.
Saat ayah Kim mendongak, ia melihat Eunwoo tersenyum. "Om, biar aku yang menuangkannya."
Setelah menuangkan ayah Kim, Eunwoo menaruh botolnya kembali di atas meja. Melihat ini, ayah Kim menatap gelas sloki kosong Eunwoo tanpa bicara.
(T/N : 1 gelas sloki itu ukurannya 30, 40, 50 ml. untuk soju biasanya pada pake yang paling kecil. Jadi kebayang yah gedenya. BTW ini wine China yah kayaknya. Jadi kemungkinannya anggur putih gitu. Makanya minumnya juga pake sloki bukan gelas anggur.)
Mengikuti arah pandang ayah Kim, dengan malu Eunwoo mengatakan, "Aku tidak bisa minum banyak."
"Hmm." Ayah Kim tidak memaksa dan memilih untuk meminum minumannya.
Mendengar ketidak puasan dari deheman dingin Ayah Kim, Eunwoo dengan cepat merasa khawatir kalau ayah mertuanya tidak puas dengannya.
Setelah beberapa detik ragu, Eunwoo mengambil botol wine dan menuangkan ke gelas slokinya, lalu sambil berdiri, Eunwoo berkata, "Om, aku akan meminum sebagai penghormatan."
Mata Ayah Kim tampak ragu saat melihat Eunwoo menenggak habis minumannya dalam satu tegukan.
Dengan kadar alkohol sebanyak empat puluh persen, meskipun hanya segelas kecil, rasa yang kuat dan menggigit membuat wajah Eunwoo mengkerut. Meski ia merasa malu, ia berusaha untuk tidak kehilangan muka dengan menetralisir rasanya menggunakan lauk.
Meskipun Lisa tidak tahu berapa banyak kadar alkohol di wine, ia tahu kalau dokter jarang sekali minum, jadi ia tahu kalau Eunwoo sedang tidak baik.
Jadi dengan cepat ia menyendok setengah mangkuk sup kuah tulang dan memberikan padanya.
Eunwoo dengan penuh rasa terima kasih menerima mangkuknya dan meminum dua teguk penuh dengan tergesa.
"Lili, sepertinya pacarmu tidak bisa minum." Melihat bagaimana kejadian di depan matanya sepanjang beberapa menit, Taehyung tidak bisa menutup mulutnya untuk tidak mengejeknya.
"Eunwoo itu dokter bedah, makanya ia tidak minum," jelas Lisa.
"Dokter bedah? Yang mengunakan pisau bedah itu?" tanya Taehyung terkejut.
Ayah dan Ibu Kim saling menatap tanpa bicara, namun sorot matanya sama-sama menganggap kalau pekerjaan Eunwoo layak.
"Kamu tidak perlu minum," ujar Ayah Kim ketika melihat wajah Eunwoo yang sudah memerah. Namun meski mengatakan demikian, dalam hatinya Ayah Kim menganggap lelaki yang tidak bisa minum tidak bisa dianggap jantan.
(T/N : Di Cina budayanya gitu. The same like Korea dan kayaknya Jepang juga gitu. Apalagi kalo lagi hari perayaan, kayaknya klo gak ada minum alkohol tuh kyk ada yang kurang. Kemungkinan di daerah Barat juga. Yang pasti dulu di tahun 1800an kalo gak salah, di perancis pun anak sekolah diharapkan minum segelas anggur pas lagi makan siang...jaman dulu yah pas kedokteran masih banyak belajar. Di jaman itu juga sempet ada waktu yang nganggep rokok sampe merkuri tuh dianggap obat)
KAMU SEDANG MEMBACA
Rebirth To Ten Years Before
RomansaSerial adaptasi By author Grumpy Cat Tentang Lisa yang regresi ke sepuluh tahun sebelumnya, tepat sesudah ia dicampakkan oleh mantan kekasihnya di depan kantor catatan sipil. Bertemu dengan Eunwoo yang juga baru saja dicampakkan di tempat yang sama...
