31

115 8 3
                                        

Rumah sakit

Setelah menempuh perjalanan menggunakan bis, pada akhirnya para elemental dan Luna pun telah sampai dirumah sakit, tempat dimana Yaya dirawat.

Mereka semua berjalan beriringan dengan wajah dan hati yang sangat senang karena akhirnya mereka akan segera bertemu dengan Yaya.

Dengan bunga matahari yang indah di pelukan daun, mereka semua berharap bahwa bunga tersebut memberikan keceriaan Yaya kembali seperti semula. Walau dirinya kini tidak dapat melihat bunga tersebut dengan jelas, tapi para elemental yakin bahwa yang terpenting ialah niat dibalik semua itu.

Cahaya: eh daun apesal kau pilih bunga matahari?

Api: ha'ah lah ada apa apa makna dibalik bunga matahari ke?

Daun yang sangat kegirangan pun melihat ke arah mereka dengan senyuman hangat yang masih merekah di wajahnya

Daun: hehe sebab bunga matahari inilah yang sesuai dengan Yaya😄😄

Petir: hmm sesuai macam mana?🤨

Daun: ada maknanya. Bunga matahari ini lambang dari keceriaan dan kesetiaan. Yaya kan dah lama jadi sahabatnya tuan Boboiboy. Dan juga bunga matahari ini melambangkan kekuatan dan kelembutan. Macam Yaya kan, kuat tapi tetap lembut😃😃😄😄

Para elemental yang mendengar itu hanya ber oh ria. Bagi mereka semua, apa yang dikatakan oleh daun memang benar. Yaya memang dikenal sangat kuat ditambah dengan kuasa manipulasi gravity miliknya tapi dibalik itu semua yaya ialah sosok yang sangat penyabar dan juga lembut.

Setelah lamanya perjalanan akhirnya mereka telah sampai di depan pintu kamar inap yaya. Luna pun mengetuk pintu tersebut dan seketika Wawa lah yang membuka pintu tersebut dengan senyum hangat di wajah cantiknya.

Wawa: eh korang semua dah sampai.

Luna: hehe iya ning wawa diorang ni semua dah tak sabar bertemu ning yaya. tengok tuh daun dah siap sangat dengan bunga matahari buat ning yaya.

Daun dan para elemental yang lainnya hanya bisa tersipu dan tersenyum malu. Wawa yang melihat itu pun hanya tersenyum melihat mereka dan merasa bersyukur bahwasanya putrinya, yaya masih dikelilingi orang orang yang sayang akan dirinya. Wawa berharap dengan hal ini dapat memberikan secerca harapan bagi yaya dan agar dirinya bisa tahu bahwa masih banyak orang yang sayang akan dirinya di dunia ini. Wawa pun melihat pada para elemental.

Wawa: terima kasih ya korang semua. semoga korang semua masih nakkan berkawan dengan yaya

Api: eh mestilah makcik, terlebih lagi tuan kami pun suk HMPH....

Mendengar hal itu petir dan cahaya langsung membekap mulut api dan membuatnya berhenti bicara seketika, dengan berbisik....

cahaya: api, kau ni bodoh ke apa, jangan lah terbuka sangat boleh tak

petir: entahnya minta diketuk budak nih

setelahnya petir langsung memukul kepala api.

api: ADUHH sakit lah api, apa salah ku...... ah

dan yah setelah pukulan tersebut akhirnya baut di otak api berjalan kembali, dirinya baru sadar bahwa dia baru sadar. dirinya hampir saja mengatakan bahwa tuan mereka memiliki perasaan pada yaya terlebih lagi pada maknya yang sebenarnya itu bukanlah haknya. api melihat ke teman elementalnya yang lain dan langsung mendapatkan tatapan tajam atas kecerobohannya itu. dengan suara pelan...

api: sorry aku tak sadar

tanah: haisshh kau ni api...

wawa yang melihat mereka merasa kebingungan dengan tingkah mereka.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 18 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

why me? (Belum revisi) HIATUSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang