19

30 0 0
                                        

karina dan yeji yang sedang menunggu eunbin didalam kelas terkejut dengan kedatangan heseung dari luar membawa setenteng plastik berisikan makanan ditaruh dihadapan mereka.

"makan" ujarnya langsung duduk dibangku

karina berdiri mengembalikan plastik makanan tersebut "makasih tapi gua udah beli, gua rasa lebih baik buat lu aja" balas karina dengan wajah datarnya

"aku beliin buat kamu gabaik nolak rezeki" jawab heeseung menahan tangan karina

"gua gamau, gua udah beli sendiri ko kasih temen lu kan bisa? punya temen kan"

tangan karina melepaskan genggaman heeseung secara kasar "ko kamu jadi gini rin? dan sejak kapan kamu panggil aku gua lu? kita gapernah selesai rin"

"ga pernah selesai? sejak perjodohan itu gua udah anggap kita gada apa apa lagi dan bahkan gua gamau kenal lu lagi" jawab karina menantang

"rin..... kamu berubahh perjodohan itu aku batalin demi kamu rin. mamah ngusir aku dari dari rumah sampai akhirnya aku pindah kesini cuma buat kamu rin

tapi apa yang aku dapet? aku gadapet apa apa selain sikap kamu yang berubah sejauh ini ke aku" ujar heeseung lembut membuat karina terdiam

perasaan buat heeseung memang belum hilang sepenuhnya namun karina tetap berusaha melupakan cinta pertamanya itu dan melanjutkan hidup. tapi kenapa disaat dia sudah mulai ikhlas semua masalalu nya kembali seperti orang tuanya

tanpa mereka berdua sadari kelas sudah ramai dan jeno sudah ada didepan pintu menatap keduanya. "stop hee aku gamau bahas itu, kita udah punya jalan masing masing"

heeseung memeluk karina "aku tau kamu belum berubah, terus kaya gini aku kangen"

"waw apa jeno bakal nt" gumam hyunjin

"kemungkinan si iya" jawab jaemin

somi, winter dan giselle kaget melihat adegan didalam kelas😭😭😭 (siapa yang ga kaget dari kantin laangsung disuguhi pemandangan gitu)

"rin?" ujar somi menyadarkan keduanya

"hah" karina panik setengah mati melihat kondisi kelas yang sudah ramai, dan jeno? dia melihat "jeno maaf"

mereka semua kembali ketempat duduk untuk makan. eunbin sudah terbangun sejak tadi karena pertengkaran sahabatnya itu meskipun matanya bengkak ia tidak mau sahabatnya kenapa kenapa.

"banyak banget yang harus dibahas" ujar winter membuka pembicaraan

eunbin menghela nafas pelan "gua putus sama guanlin, dia selingkuh" ujarnya pelan

"WHAT THE- astaga maaf guys hehe" ujar somi terkekeh

"kalian jangan tanya lebih dulu ya, gua masih kaget belum bisa cerita tapi pasti gua bakal ceritain semuanya ko"

"kita ngerti ko bin lebih baik kamu makan aja dulu dan jangan nangis lagi ya cantik nya ilang" ujar yeji

eunbin kembali tersenyum "makasih ya"

ting

sunwoo ips1: bisa ketemuan di taman sebentar ngga? ada yang harus gua omongin.

"eh bentar ya gua ke toilet dulu"

"mau dianter som?" tanya giselle

"gausah sebentar doang ko"

somi mencari keberadaan sunwoo ditaman dengan tergesa gesa. "woo dimana si, cape tau" ujar somi

"disini" jawab sunwoo tersenyum

"lu senyum gitu kaya om om pedo ngeri gua"

sunwoo menghampiri somi dan memegang kedua tangan nya. "som... gua tau ko lu suka haechan tapi gua gabisa nahan ini terus terusan sendiri. gua pengen lu juga tau isi hati gua walaupun akhirnya kita gabisa bareng

janji ya setelah ini jangan asing, kita masih bisa temenan dan gua bakal hapus perasaan ini secepatnya. semenjak kita ketemu gua udah suka sama lu, sebelumnya gua ga pernah tertarik dengan perempuan disekolah ini.

waktu awal masuk pasti lu ngira gua suka eunbin kan, engga som gua ga pernah suka dia gua hanya bercanda supaya kelas rame tapi semenjak liat lu ada perasaan yang berbeda. lu ga harus bales perasaan gua ko gua bilang gini biar lega aja" ucapnya penuh
ketulusan

"apa ini saatnya gua buka hati buat orang baru? haechan sepertinya dia masih gamonn sama ryujin oke gua gaboleh stuck dengan haechan terus"

"sunwoo gua emang suka haechan tapi bukan berarti gua stuck didia terus, apa lu mau bikin gua jatuh cinta sama lu?" jawab somi penuh keyakinan

sunwoo tersenyum "ini bukan karena lu kasian sama gua kan?" tanyanya was was

"ngga kali ini gua serius" jawab somi langsung memeluk pria yang dihadapaannya

"makasih pacar, gua janji bakal bikin lu bahagia som" ujar nya membalas pelukan














































bell masuk berbunyi mereka berdua kembali masuk kekelas. sunwoo menggandeng tangan somi selama perjalanan mungkin seluruh anak kelas udah gaaneh dengan fenomena ini

"buset gandengan udah kaya pacaran aja lu berdua" ujar hyunjin membuat atensi kelas menatap keduanya

"emang" jawab sunwoo santai

"gua gapercaya sama lu kebanyakan halu, lagian sisomay mana mau sama lu" ujar yangyang yang ikut menimbrung

"hahahahahaaha sunwoo gasalah yang kita emang udah pacaran" jawab somi

bukan hanya hyunjin dan yangyang yang menatap mereka berdua dengan tidak percaya melainkan satu kelas.

"beneran som?" tanya haechan

"iya chan, kalian kenapa gitu si ngeliatnya hak gua dong mau sama siapa aja" jawab somi menatap aneh semuanya

soobin menatap lurus "guys udah kata bu lisa kita disuruh ke lab" ujarnya

"oke" all

"ciee yang udah jadian ciee pj nya dong" ujar eunbin kembali tertawa

somi merangkul sahabatnya "ayo nanti siang ke kafe nya sirina gua traktir deh"

"kafe gua lagi" ujar karina tertawa

"hahaha gapapa kali rin aaminin aja" ucap winter membuat mereka tertawa

sesampainya dilab didepan pintu tertulis nama nama untuk pembagian kelompok. "loh kelompok lagi? perasaan setiap mapel dikelompokin mulu deh" ucap taehyun diangguki semua temannya

"eh engga ini masuk empat orang sesuai absen, berarti yang masuk pertama alfarenza taehyun, anara winter, allena ryujin sama chelsea hinata" jawab soobin menjelaskan

"semangat" ujar yeji pada sahabatnya

absen satu sampai empat memasuki lab terlebih dahulu untuk ujian sementara yang lain menunggu diluar. "abis ini aku" ujar sunwoo menghampiri somi yang sedang bercanda dengan sahabatnya

"iya kamu sama eunbin, giselle sama jisung juga ko"

"kamu sama siapa?"

"felix, raya sama renjun"

"syukurlah" jawab sunwoo bernafas lega

"hah ko?"

"gapapa ko" ujarnya sambil mengusap rambut sang kekasih

"gua yang baper" ujar eunbin melihat pemandangan itu

"haha bener" sahut yeji

"cause i cant treet you better, than he can" entah apa yang ada dipikiran soobin tiba tiba nyanyi kaya gitu dengan suara yang cukup keras.

"loh itu beneran paketu? suara nya bagus juga" ujar hyunjin

"apa tadi lagunya eaa" ledek jaemin

"chan ga nyanyi juga?" sindir  jeno

"asu emang"


















huhuhhh gimana nih kalian kaget ngga somi bisa sama sunwoo???

penasaran kan gimana lanjutannya, kalau gitu jangan lupa vote okay biar aku semangat buat lanjutinnya

dadahh

see you in next chapter.....

Tentang KitaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang