malam minggu ini sangat cerah bintang terlihat gemerlap dilangit. setelah menyelesaikan ujian kenaikan kelas yang penuh drama akhirnya mereka menikmati waktu bersantai
yeji sedang berkencan dengan hyunjin menikmati malamnya secara bersamaan, eunbin dan giselle sedang melakukan makan malam keluarga
ayah giselle dan eunbin bekerja sama dalam mengembangkan perusahaan mereka.
winter tengah berjalan jalan mengitari kota sendirian. "hai" ujar motor yang tiba tiba berhenti dihadapannya
"loh beomgyu???? lama banget kita ngga ketemu kamu kemana aja" ujar winter tersenyum senang
"hehe maaf ya aku juga ujian, mau kemana sendirian?"
"jalan jalan ajasi"
"sendiri? kemana temen temen lu?"
"mereka juga ada urusan pribadi dong masa mau terus bareng bareng" jawab winter terkekeh
"ayo ikut gua"
winter mengiyakan nya dengan cepat dan langsung menaiki motornya. sementara disisi lain karina sedang bekerja dicaffe biasa karena malam ini cukup ramai pelanggan
namun jeno dia malah mengajak keluarganya makan dicaffe karina bekerja. "selamat malam ada yang bisa saya bantu.. eh jeno" ujar karina saat melihat
"haii"
"teman kamu jen?" tanya mamah tifanni melihat karina
"lebih tepatnya si mah calon pacar jeno" jawab jeno tanpa dosa
karina canggung "m-maaf bu" ujarnya
"loh kenapa minta maaf mamah seneng banget loh ada yang mau sama si jeno ini haha kamu jangan gitu mamah ngga bakal ngelarang hubungan kalian ko" ujar nya dengan tulus
"udah ayo makan, kamu mau makan sekalian ngga?" tawar jeno pada karina
"aku belum istirahat"
"yaudah kalau gitu mamah sama jeno ke meja ya"
"mamah kamu terlalu baik jen buat aku yang ngga punya apa apa"
somi hanya duduk diam dibalkon kamarnya sambil mendengar musik. "sebenarnya gua ngapain deh galau ngga seneng ngga pelanga pelongo doang dalem kamar, mana si daehwi ga ditelpon sibuk mulu lagi"
tok tok tok
bunyi ketukan pintu membuatnya tersenyum senang "nah kan tamu datang tuhh akhirnyaa"
saat membukakan pintu dia terkejut apalagi orang itu langsung memeluknya dengan erat.
"aku kangen, kangen banget keputusan aku mutusin kamu waktu itu aku nyesel harusnya aku ngga egois"
somi meneteskan air matanya "maaf.... tapi aku juga kangen kamu tapi aku ngga bisa ngapa ngpain selain nyakitin kamu"
sunwoo langsung menutup pintu somi dengan tangannya. "i miss you and i still love you"
bibir mereka bertemu somi masih diam mencerna apa yang terjadi, sunwoo melumatnya dengan
somi tersadar langsung mendorong sunwoo dengan kencang "apa apaan si?" kagetnya
"sorry..... som i still love you"
senyuman terukir dibibir somi "i love you too woo"
@dhevrasnwo_
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.