II - She so fuckin' cute

19 2 0
                                        

Harry P.O.V

oh gosh,gadis-gadis ini bergerombolan meminta foto pada kami----the boys.
Ini gila! Akupun berusaha semaksimal mungkin untuk keluar dari gerombolan gadis itu,sesak sekali nafasku.

"Oh astaga! Zayn,aku lupa membawa uangku dikelas! Tunggu aku sebentar,ok?"ucap seseorang,saat aku melihat. Yap thats was my Alex. What the?! What did i call she? My Alex? Cocok juga.
Akupun mengikutinya ke kelas dan meninggalkan the boys yang masih sibuk itu. Sesampainya aku dikelas kulihat dia sedang mengacak-acak tasnya yang bewarna pink,oh i fall in love with that girl. Aku akan bicara padanya.
"Hey,lost something?"tanyaku.ha.dia terkejut bukan main,mulutnya melingkar membentuk 'o' dengan sempurna.
"Wh--wha----what??"oh dia terbata-bata.astaga,yang membuatku terfokus ini adalah bibirnya,that sexy lips,lovely.warnanya pink muda,mungkin rasanya.... strawberry?
"I said,lost something,babe?"aku memberanikan diri untuk memanggilnya babe for the first time."hmm---hm--yup,i-- think i lost my money."dia masih terbata-bata."oh,sudah mencarinya dengan benar?"tanyaku."i---i dont know."dia sungguh lucu."akan ku carikan."aku pun langsung berjalan ke arah tasnya lalu mencari uang sialan itu.
Saat aku mencari uang itu,aku melihat ada buku diary.Apa isinya? Apakah tentang orang yang dia suka? Ugh bisa mati penasaran aku,biarkan saja. Then,yap.I got it.
"Ini dia."ucapku santai."oh gosh,thank you very much,Harry!"wow dia sudah tidak terbata-bata lagi.akupun tersenyum."makanya,jika mencari itu yang teliti,baby."aku menggodanya.terlihat mukanya memerah.What?! She's blushing? So fuckin' cute!
"Hey! Kau! menjauh dari Alex!"seketika ada suara seseorang yang meng-ganggu suasana---suasana-ku.
"Zayn! Relax! He just help me to find my money.ok?"oh,dia Zayn."ya,aku tau." Kemudian dia menarik lengan gadis itu keluar kelas,dan bel masuk pun berbunyi.

Ugh,pelajaran mr.Elgort sangat membosankan. Aku lelah mendengarkan semua ocehannya yang tidak jelas itu tentang fisika,pantas saja nilai fisikaku selalu jelek.masa bodoh,aku tidak perduli.Sedari tadi aku hanya memerhatikan Alex yang berada disebelah kiriku,astaga,dia sungguh perfect.kurasa aku sudah mempunyai pengganti Em yang jual mahal itu,shit.

Akhirnya mr.Elgosh----panggilanku padanya keluar dari ruangan ini.syukurlah,aku benar-benar sudah tak tahan.Berbeda dengan the boys yang sedari tadi fokus sekali.Aku akan mengajak Alex untuk ke cafetaria bersama.
"Hi,babe."panggilku."uh?uhm---ha-hai Harr."dia masih malu-malu ternyata."hm,ayo ke cafetaria bersama."aku memberanikan diri agar tidak gugup."hmm,ba-baiklah."ok,akupun langsung meraih tangannya.kuulangi,meraih tangannya.Astaga! Jantungku 100x lebih cepat berdetak saat ini.hm,semua orang melihat kami dengan bermacam-macam tatapan.Ada tatapan sinis,bingung,jealous,dll.Haha,aku tau mereka tidak suka padaku dan Alex karna ini.

Alex P.O.V

Astaga.
Apa ini benar-benar terjadi?
Atau ini hanya mimpi?
Seorang Harry Styles meraih tanganku yang sekarang ada di tangannya
Harry Styles yang memanggilku Babe,Baby.
Harry Styles yang sudah mampu membuatku blushing seperti itu.
Ini membuatku seperti berada di langit ke tujuh.
Lamunanku tersadar ketika Harry melambaikan tangannya ke depan wajahku.Bahkan aku sangat malu untuk melihat wajahnya saja! Aku bisa-bisa melting karna melihat kedua bola matanya yg lensanya berwarna hijau zamrud itu.Bahkan aku bisa melting saat ini juga karna dia masih saja menggenggam erat tanganku seakan-akan aku akan dicuri oleh seseorang. Oh,jika kelakuan Harry seperti ini terus lama-lama aku bisa jatuh cinta padanya,astaga.

TING TONG

Ah,bel masuk itu mengganggu saja. Baru aku mau memakan satu sendok pudding. Berbeda dengan Harry,dia tenang-tenang saja seakan tidak ada masalah.
Aku harus berani bicara padanya.
"Ha---rry,Harry----hmm--"shit aku terbata-bata."ada apa,babe?"dia menjawabnya dengan manis."ini---sudah b-bel masuk."ucapku."oh,begitu rupanya. Kau masih ada kelas memangnya?"ucap Harry."hmm,tidak."jawabku."nah,kalau begitu,kita ke starbuck saja,yuk!"Ucap Harry."uhm,baiklah. Tapi aku harus mengambil tas."Ucapku.
Kamipun pulang bersama,sepertinya Harry meninggalkan teman---the boys disana.
"Aku akan mengantarmu pulang agar berganti baju,ok?"ucapnya."Baiklah."ucapku,sebenarnya sih aku pulang dengan Zayn tapi entahlah. Aku tidak melihatnya hari ini,bahkan dia tidak menjemputku kerumah.

Saat dimobil aku dan Harry diam saja,suasana canggung seperti inilah yang membuatku bosan.Aku hanya melihat keluar jendela sebelahku ini.
"Jadi,rumahmu ada dimana,Lex?"Ucap Harry memecah keheningan,akhirnya."hmm,lurus saja nanti belok kanan,lalu lurus terus hingga ada rumah yang berwarna hijau,apa kau mengerti?"ucapku,nanti aku sudah bicara panjang lebar dia tidak mengerti."ya,aku mengerti."jawabnya.

Sesampainya dirumah aku melihat ada Will adik kecilku yang manis sekali."hey,Will! Dimana ibu?"tanyaku."nana?"Ucap Will.Astaga aku lupa bahwa dia masih berumur 6 bulan.
Akupun langsung saja mengganti bajuku dengan baju biasa tanpa lengan,memakai celana jeans biruku dan tak lupa jaket coklatku,simple sekali bukan?

Akupun pamit,dan langsung naik ke mobil Harry.Dia nampak----terkejut?

Harry P.O.V

Astaga,dia cantik------sangat sangat cantik.
apa ini sungguh dia?
"Harr?"membuat lamunanku pudar begitu saja."hm,yap?"tanyaku."ayo jalan."ucapnya.

Lalu saat kami sudah di Starbuck akupun memesan cotton candy kesukaanku,diapun begitu.
Saat kami berjalan ke tempat duduk,ada seseorang yang mirip sekali dengan Em---apa?astaga?! Em? Benarkah?
Lalu aku berjalan menghampirinya.
Saat aku lihat itu bukan Em.Astaga,apa yang ada dipikiranku ini.

**********************
Hei! Absurd banget ya?
Maafdehhh boleh saran&kritik kok!
VOMMENTS JANGAN LUPA,babe.
Lovyah
Ohiya,gayanya Alex pas di starbuck ada dia atas ok.

My Imagine #H.SCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang