Tengok sebentar,
intip sedikit dari celah jendela kamarmu.
Malam yang sedang berpagutan dengan bulan.
Sayup-sayup aku mendengar suara isak bintang yang bersedu sedan malam ini.
Ia selalu berusaha menjadi paling terang saat gelap hingga pada akhirnya meledak.
Melebur di antara ruang hampa.
((( hoihoiii! kembali lagiii uuuhuuyy! cuma mau ngasih tau, kalo ada yang mau terus baca tulisan sampahan ini, sekarang lanjutnya ke Kata yang Nyaris Berada Di Ujung Lidah ya. gabeda jauh kok sama yang ini. cuma karna gue udah eneg aja sama banyaknya chaps di sini, makanya bikin baru HAHA. dah ya, thenkz! )))
KAMU SEDANG MEMBACA
Kata yang (Tak Sempat) Terucap
Poesia[TELAH TERBIT DAN TERSEDIA DI TOKO BUKU] Teruntuk pembaca, ini hanyalah sekedar tulisan tak bermakna, tidak perlu dibaca sampai tuntas, ini hanyalah sekedar tulisan tak berarti, jangan terlalu dianggap serius, ini hanyalah serentetan kalimat yang ti...
