Cheaper 5

4.1K 214 0
                                        

Alexxi Collin P.O.V

Entah dari sejak kapan aku bisa terus teringat dengan dia.

Dia bocah aneh yang menghantui fikiranku sejak perpisahan sekolah dasar.

Wajah nya yang begitu jelas tak bisa aku hilangkan dari benak ku.

~~~~~~~~

" perjalanan ini begitu membosankan ! Harusnya gue gak kesini ! " brontak batinku.

Perjalanan? Hari ini sekolahanku mengadakan acara persahabatan bersama sekolah lainnya juga, di cibodas selama 3 hari lamanya.
Dan kelasku yang ikut mewakili sekolahku SMA Melatih putih.

Sebenarnya aku sedikit malas mengikuti acara ini, karena menurutku itu hanya membuang waktuku saja.

Ibuku sebagai kepala sekolah disekolah membuatku tak bisa bertindak secara bebas, aku seperti dikekang untuk menuruti semua keinginan dan peraturan nya.

Konyol!

Dia seperti ibu yang begitu mencintai dan perduli terhadap anak sematawayangnya, padahal tidak.

Dia hanya sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas anehnya itu.

Andai ayahku masih ada !

Pasti aku tak akan merasa kesepian seperti ini.

~~~~~~~~~

" Cibodas!!! Yeay " teriakan para murid yang membuatku terbangun dari tidurku.

* udah sampe ya? Hoam * ucapku yang masih sedikit ngantuk, keluar dari bis dan menuju ke arena.

Sesampainya di arena, aku melihat begitu ramai sekali tapi entah kenapa prasaanku tetap saja terasa begitu sepi, seperti sendirian.

Semua orang begitu menikmati acara ini dengan gembira, mengikuti setiap acara demi acara.

Tapi tidak denganku! Aku lebih memilih tidur didalam tenda.

* Woi lex bangun, tidur mulu lo * suara lelaki yang berulang ulang kali terdengar ditelingaku.

* ha? Apa sih le? Gue ngantuk * jawabku yang sedikit membukakan mataku.

* temenin gue makan lex * pinta leon.

* gue ngantuk le, lo sendiri aja * jawabku.

* Alexxi collin * teriak leon di telingaku.

* anjriit lo le , budeg kuping gue * marahku yang seketika bangun dari tidurku.

* yok temenin gue, laper lex * ajak leon lagi yang langsung menarikku keluar dari tenda menuju dapur .

Aku berjalan terombak ambik karena masih setengah tidur , dan tiba-tiba saja aku terdorong hingga jatuh dan menyedarkanku yang sedikit masih setengah tidur.

"Ahh" jerit keciku kaget.

* sorry ya, gue ga sengaja sini gue bantu * terdengar suara seorang gadis yang tak asing ditelingaku.

Akupun membalikkan pandanganku dan bediri berhadapan dengan gadis itu, aku benar-benar kaget melihat nya.

* Lo !!! * kata nya sedikit kaget.

* tupai ? * kataku pula kaget.

Tupai ?
Dia adalah bocah aneh bersuara cempreng yang selama ini menghantui fikiranku, sekaligus mungkin orang yang aku sukai tapi aku tak begitu yakin dengan prasaanku.

Dia gadis blasteran jawa-sumatera berbadan mungil berkulit kuning langsat memikiki rambut sedikit pirang panjang sebahu memiliki mata berwarna coklat hidung yang mancung dan bibir berwarna sotf pink serta memiliki gigi kelinci.

* apa ? Lo ngomong apa ? Tupai ? Dasar lo kodok * jawabnya dengan nada sedikit keras.

* ebuseet !! Suara lo ga berubah ya ! Tetap cempreng* ledekku.

* haaaaa!!!!! Bodo!! Pegi sono lo!!! Dasar kodok * jawabnya yang langsung pergi meninggalkanku.

* Eh, tunggu! Hei tupai!! * teriakku.

Tapi dia tak menoleh sedikit pun ke belakang.

Aku pergi untuk mencarinya, ke tenda demi tenda tapi tak ku temukan.

Dia seperti hilang, bersembunyi tak ingin bertemu denganku.
Aku tak lelah mencarinya, hingga mataku menemukan apa yang aku cari! Yah aku menemukan dia!
Tapi jantungku seketika berhenti berdetak dan hatiku terasa aneh ketika melihat tupai sedang asik makan didepan tendanya di temani seorang pria yang mungki itu adalah pacarnya.

" kenapa gue ini? Biarin aja lah! Emang Siapa dia? Kenapa gue harus peduli sama dia! Hey lexxi dia itu musuh kecilmu! Kamu ga mungkin suka sama dia kan lex ! Tapi gue harus tetap minta maaf sama dia" batinku.

Bersambung...
Yeayyy part 5
Untuk kesekian kalinya aku ucapkan terimakasih sudah membaca.
Maaf jika ada kesalahan dalam menulis, dan maaf jika cerita ini sedikit membinggungkan.
Tolong tinggalkan jejak kamu dengan vote dan comment, agar bisa menulis dengan baik lagi.

Oke see you again readers....

Cinta tak pernah salahCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang