Ketika aku mengkampiri ve, ve sedang terbaring lemas di kasur.
Aku menggengam tangan ve dan berkata
"Cepet sembuh ya sayang, aku mau ngabisin waktu bersama kamu selama hidupku dan sampai nafasku berhenti, aku ingin membahagiakan mu dan aku ingin menikahimu dengan cepat agar kamu menjadi miliku kelak" ucapku
Tiba tiba ve membalas genggaman ku dan dia terbangun
"Hm kamu tadi ngomong apa sayang" ucap ve yang masih lemas
"Haaa-ahh? Kamu denger? Kirain aku kamu ga denger hehe"
"Denger sayang tapi ga terlalu jelas sih hehe, emangnya apa? Kamu mau nikahin aku ya?" Ucap dia sambil termalu malu
"Hm tunggu kamu sampai sembuh ya baru aku nikahin kamu"
"Iya sayang"
"Yaudah kamu mau apa biar aku nanti kedepan beli makanan buat kamu"
"Aku pengen es krim nal"
"Ihhh kamu udah tau lagi sakit malah minta es krim aneh aneh aja"
Saat ve akan menjawabnya tiba tiba ada seorang dokter don suster yang mengetuk pintu kamar ve
Tok tok
"Masuk"
Akhirnya dokter dan suster pun masuk kedalam aku dan ve pun melepaskan genggaman tangan.
"Maaf mengganggu, kami akan memeriksa keeadan non ve" ucap suster tersebut
"Oh iya silakkan" ucap kinal
Akhirnya dokter dan susterpun melihat dan mengecek keadaan ve, dokter membuka perban yang ada di kakinya itu pun
"Syukur lah kaki ve sudah sembuh namun ia akan berjalan dengan tongkat atau kursi roda namun untuk belajar berjalan itu sangat sulit dan membutuhka waktu lama. Namun nanti kami berusaha agar nak ve cepat berjalan dan bisa seperti anak anak yang lainnya. Semangat ya ve" ucap dokter itu
"Syukurlah kaki ve gapapa" ucap ku dalam hati
"Yasudah saya pamit dulu ya, non ve bisa makan apapun saat ini namun harus masih di jaga ya agar cepat sembuh" ucap dokter
"Iya dok, terimakasih" ucap kinal pada dokter dan suster tersebut, dan mereka pun keluar kamar
.
.
"Tuh kan yang makannya harus tetep di jaga ga boleh sembarangan" ucap kinal pada ve
Ve pun tersenyum pada kinal
"Yaudah cium dulu dong kan aku udah lama ga di cium kamu" ucap ve manja
"Setiap kamu tidur aku selalu mencium kamu sayang" ucap kinal sambil tertawa jahil
"Ya kalo tidur aku ga bakalan nyadar lah sayang" ucap ve yang sedikit ngambek
"Yaudah sini aku cium" ucap kinal yang sambil mencium ve seperti biasanya, mencium kening, mata, hidung, pipi dan tak lupa bibirnya
"Makasih sayang, makin sayang deh sama kamu hehehehehe" ucap ve
"Aku ga akan di cium balik nih?"
"Gaaakk, wlek"
"Huuhhh jaaahhhadt."
"Yauda sini" ucap ve yang membalas ciuman kinal
Hari pun sudah larut malam.
Hari makin hari aku sangat menyayangi ve begitu pun ve padaku.
Saat ve akan makan malam ia berkata besok akan pergi ke taman buat belajar jalan dengan kinal, kinal pun tak menolak ajakan ve.
Saat aku selesai menyuapin ve dan sudah meminum obat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bahagia [VeNal]
RomanceGimana jadinya kalo kinal putus sama pacarnya demi veranda? Uuuw sakit ya. Apa gara gara ada pelakor? Atau bukan? Baca selengkapnya di sini☺
![Bahagia [VeNal]](https://img.wattpad.com/cover/56635627-64-k796145.jpg)