Part 16

5.2K 251 0
                                        

"Mamah" Ucap gue melihat siapa yang datang

"Mamah gak nyangka" Ucap mamah lalu beranjak menuju kamar atas

"Tapi mah..." Ucappan gue terpotong karena nyokap gue uda pergi

"Ada apah sih sayang" Tanya ghina

"Nggak papah mending kamu pulang ajah yah " Ucap gue

"Ih kok kamu jadi ngusir aku sih" jawab ghina

'Heuh ghina lo please lo ngertiin gue dong' batin gue

"Bukan gittuh ghin tapi aku mau sendiri dulu" jawab gue

"Yaudahlah" jawab nya lalu pergi sambil menghentakkan kaki nya dia marah kali heuh,, abaikan

Author pov

Di kamar Prilly sedang asik dengan lamunan nya dengan air mata yang masih membasahi pipi nya

Krek..
Suara pintu kamar terbuka namun tak di hiraukan oleh Prilly "Sayang" sapa seseorang yang baru saja datang dengan tatapan sendu

"Sayang kenapa kamu gak bilang dari awal sih" Ucap nya saat sudah duduk di samping Prilly

"Gak papah mah kan emang dari awal kita dijodohin dan nggak saling mengenal" Jawab Prilly dan ternyata yang menghampiri nya adalah mamah Resi

"Kenapa mamah nangis" Tanya Prilly yang langsung menghapus air mata mamah Resi

"Kamu sendiri kenapa nangis" Tanya mamah Resi manghapus air mata Prilly

"Sinih sayang"Lanjut mamah Resi dan langsung merangkul Prilly ke pelukkan nya

"Mah kenapa yah saat illy lihat Ali sama ghina dada illy rasanya sakit banget" Ucap Prilly lirih dan masih ada di pelukkan mamah nya

"Mungkin kamu udah punya rasa sama Ali" Jawab mamah Resi

"Mah illy takut pernikahan illy akan berakhir sama Ali" Lanjut Prilly kembali meneteskan air mata

"Hey denger sayang ittuh gak bakal pernah terjadi" Tegas mamah Resi sambil memegang kedua pundak Prilly dan hanya di balas dengan senyumman oleh Prilly

"Yaudah kamu istirahat yah jangan nangis-nangis lagi" suruh mamah Resi

"Mamah mau keluar dulu" lanjutnya Prilly pun mengangguk dan langsung merebahkan tubuh nya di atas kasur

Mamah Resi pun keluar dari kamar dan menuju pintu keluar rumah

Saat mamah Resi melewati ruang tamu dia melihat Ali yang sedang duduk dan menatap ke arahnya namun tatapan Ali di balas dengan tatapan tajam dari mamah Resi dan mamah Resi pun melanjutkan langkah nya

"Mah" Panggil Ali lirih lalu menghampiri mamah Resi

Mamah Resi hanya diam menatap Ali sinis

"Mah Ali bisa jelasin semuanya" Lanjut Ali

"Yaudah jelasin ajah" Jawab mamah Resi dingin

"Mah Ali tuh sama ghina pacaran sebelum Ali di jodohin sama Prilly "Jelas Ali

"Terus kenapa kamu gak bilang dari awal" Ucap mamah Resi

"Aku lupa mah" Jawab Ali

"Kamu bilang kamu lupa gak nyangka mamah sama kamu Li kamu tega nyakitin gadis sebaik Prilly kalau tau ginih mamah gak akan adain perjodohan ini " Ucap mamah Resi dengan nada mulai meninggi Prilly pun yang belum terpejam sepenuh nya kembali membuka matanya dan berniat untuk menghampiri mamah Resi

"Kamu pikir Li jaman sekarang mana ada wanita sebaik dan sesabar Prilly "  Sambung mamah Resi

"Mamah kece..." Ucappan mamah Resi pun terpotong karena melihat Prilly yang turun dari tangga

Mathmaking LoveliestTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang