2013
Yuju POV
"Halo aku Choi Yuju kau bisa panggil aku Yuju, siapa namamu?" tanyaku.
"Ah..ha-halo salam kenal namaku Yoon Jeonghan."
"Jangan terlalu formal, santai saja. Ah iya kau kan murid baru bagaimana kalau ku ajak keliling?"tawarku.
"Baik.. terimakasih"
Aish sepertinya orang ini agak pemalu. Tapi aku suka melihat senyumnya. Senyumnya memberiku semangat.
2014
Author POV
"Anak-anak cari kelompok kalian minimal 2 orang, 1 perempuan dan 1 laki-laki "
"Baik bu.." jawab seluruh siswa.
"Oi jeonghan kita 1 kelompok ya?"tanya yuju.
"Siip, itu sudah pasti." ujar jeonghan, dengan senyum lebarnya.
Yuju POV
Dia tersenyum, aku merasa hangat hanya dengan melihat senyumnya. Aku jadi ikut tersenyum.
Tapi aku merasa seperti ada yang mengintaiku. Apa ada yang tidak suka ya aku dekat dengan jeonghan?
Ah mungkin perasaanku saja. Kita kan sudah dekat sejak 1 tahun yang lalu.
Author POV
Yuju tersenyum lebar bersamaan dengan Jeonghan. Mereka belajar dengan santainya. Ya mereka cukup pintar, jeonghan sang ranking 1 dan yuju yang masih menempati ranking 7.
Mereka tak menyadari bahwa sedari tadi Lee Seokmin atau biasa dipanggil DK (Dokyeom) menatap mereka tajam dari kejauhan.
DK POV
Yuju. Kenapa kau tersenyum setelah melihat senyumnya?
Apa kau akan tersenyum kepadaku setelah melihat senyumku juga?
Baik aku akan merebutmu darinya, aku akan membuatmu tersenyum lebih lebar saat kau bersamaku. Aku akan membuktikannya.
Author POV
"Anak-anak salah satu dari anggota kelompok kalian harus maju dan menggambar bagian-bagian yang ada pada bunga dipapan tulis. Ada yang ingin maju?"
"Saya bu!"ujar jeonghan dengan semangatnya.
"Silahkan gambarlah."
Jeonghan menggambar dan menjelaskan bagian-bagian pada bunga layaknya seorang guru profesional.
"Anak-anak apa ada dari kalian yang membawa bunga?"
"Ah saya bu."kebetulan sekali yuju membawa bunga yang tak sengaja dipetiknya tadi.
"Baik jeonghan ambil bunga dari yuju kemudian jelaskan bagian-bagian bunga tersebut."
Dengan santai jeonghan tersenyum dan meminta bunga milik yuju.
Yuju pun memberikan bunga tersebut.
Seluruh murid di kelas pun bersorak.
Yuju POV
Aish bisa-bisa dia tersenyum dan meminta bungaku. Cih aku merasa pipiku mulai memerah. Sebaiknya aku menutupi mukaku dengan buku pelajaran. Kurasa lebih baik begini.
Lagi-lagi aku seperti merasa ada yang melihatku.
Author POV
Yuju menutupi wajah memerahnya dengan buku.
"Sudah anak-anak diam."
"Ba-baik bu"
*jam istirahat
Yuhu POV
"Jeonghan..aku pinjam handphonemu ya, aku ingin mendengarkan lagu."tanpa balasan aku langsung mengambil handphone miliknya.
"Yak jangan sekarang. Aku masih menggunakannya."Ia mulai mengejarku.
Aku berlari menghindari kejarannya. Aku tak pernah kalah dalam urusan lari-berlari aku kan atlet sekolah. Sampai akhirnya aku kelelahan dan duduk dikantin. Tetap saja si jeonghan itu tak ingin handphonenya diambil begitu saja. Ia mencoba merebut handphonenya dari genggamanku.
Acara saling berebut handphone milik jeonghan pun tak terelakan. Lalu..
*Prakk
Oh tidakk..aku tak sengaja menjatuhkan handphone miliknya. Ah tak apa, itu kan tidak rusak parah.
Perlahan kuangkat muka ku untuk melihat raut wajahnya, dan kurasa ia memasang wajah yang tak pernah kuduga. Wajah kaget dan wajah marahnya bercampur. Aku takut.
"Ma-maaf ak-aku tidak sengaja."
Kenapa dia tak menjawab pernyataan maafku? Apa ia benar-benar marah?
Ia pergi meninggalkan ku yang tetap mematung setelah melihat wajahnya.
Author POV
Yuju pergi ke perpustakaan dan mengambil beberapa buku. Ia tak membacanya. Yuju hanya menatap kosong buku yang ada didepannya.
Yuju POV
Mengapa aku tadi mematung setelah melihat wajah marahnya?
Aku harap aku bisa lebih tenang jika berada di perpustakaan.
DK POV
Mereka berdua bertengkar!
Wah kesempatan bagus untuk mendekati yuju. Tadi ku lihat dia keperpustakaan. Ah itu yuju ia duduk sendirian, tapi..kenapa ia melamun seperti itu?
Bisa-bisa su jeonghan bodoh itu meninggalkannya. Lebih baik aku menghiburnya sekarang.
"Hei yuju, kenapa melamun?"
"Siapa kau?" Tanyanya.
Yak dia sampai tak mengenalku padahal kita satu kelas. Jeonghan benar-benar menyebalkan. Ia sampai membuat yuju melupakan segala hal disekitarnya. Tak akan ku maafkan kau jeonghan.
"Apa kau benar-benar tak mengenalku?" Aku menunjukan senyum lebarku, kuharap ia juga tersenyum dan tak melupakan senyuman ini.
"Oh kau Dokyeom."jawabnya.
"Akhirnya kau mengenalku."
"Tentu saja. Kau kan selalu tersenyum dengan bodohnya, haha maaf aku hanya bercanda."
"Hehe, aku memang seperti itu."
Akhirnya ia tersenyum kepadaku.
Tapi kenapa sekarang ia mengalihkan pandangannya dariku? Apa yang sedang ia cari?
"Ah maaf dokyeom aku harus pergi."
Sekilas aku melihat jeonghan berjalan menjauh dari tempat dudukku dan yuju. Lagi-lagi jeonghan membuat pandangan yuju teralih dariku.
Yuju POV
Jeonghan. Ia melihatku dan dokyeom tertawa bersama. Apa ia cemburu karna hal itu? Apa perasaanku terbalaskan?
Ya aku sudah lama menyukainya.
Kemana ia pergi?
Sebaiknya aku mencarinya dikelas.
Itu dia. Apa ia sedang menggambar? Gambarannya sangat bagus. Aku lalu duduk dihadapannya dan memandanginya. Aku lebih memilih memandangi orang yang menggambar dari pada gambarannya.
"Hei apa yang kau lakukan?"
~~~~~~~~~~~
Yayyyy. Ini fanfic pertamaku. Mohon vote dan comentnya ya. Coment apa aja boleh yang penting bersifat membangun.
Maaf ya kalo ceritanya gaje.
Maaf kalo ada typo.
Maaf kalo kata"nya sulit dimengerti.
Makasi yang udah baca cerita ini..
Mohon ditunggu ya part selanjutnya
Byee :*
:v
SVT1004
KAMU SEDANG MEMBACA
My Second Smile
FanficPernahkah kau kehilangan senyummu? Lebih tepatnya kehilangan seseorang yang bisa membuatmu tersenyum. Aku pernah mengalaminya. Dan sekarang ada orang lain yang bisa menggantikan tempatnya. Apa yang aku harus lakukan? Menerimanya atau malah menolakn...
