part 4: About Dio

48.6K 1.6K 8
                                        

Aldio pratama putra pov

Aku Dio aku anak dari Pratama dan Vanesa aku pernah jatuh cinta saat umur ku 6 tahun di saat itu mom ngunjukin foto gadis kecil cantik mungil, di foto tersebut seorang gadis yang tersenyum mencium pria dewasa aku yakin itu ayahnya gak hanya itu ada juga saat ia memeluk boneka kelincinya sambil menangiis mungkin di foto secara sengaja dan masih banyak lagi.

Dulu aku pernah bilang
"Mom gadis itu cantik seperti mu apa aku boleh memilikinya mom." tanya ku penuh harap Mom tersenyum lalu menjawab.

"Tentu saat kau dewasa nanti." Aku yang mendengar jawaban dari mom langsung tersenyum senang.

"Dio akan menjaganya mom seperti dad menjaga mom." Tapi mom berubah raut saat aku mengucapkan nama daddy wajahnya yang tadi tersenyum kini hanya raut ke sedihan yang terpancar saat itu aku tak mengerti masalah orang dewasa.

Dan beberapa hari kemudian mom membawaku pergi dari rumah saat itu kakak ku dia menangis meraung meminta mom untuk tidak pergi tapi dad menahanya aku hanya bisa menangis melihat semua itu.

Sampai aku remaja aku tau kalau orang tua ku bercerai saat SD aku sering melihat mom menangis tapi semua itu sudah tidak terjadi lagi, di saat aku mengerti masalah orang dewasa mom mungkin sudah move on tapi nyatanya aku salah saat pulang sekolah aku melihat mom yang menangis di depan rumah sambil memaki daddy aku merindukan mu dad tapi aku hanya bisa diam ku lihat ada yang keluar dari mobil kakak ku kami hanya beda satu tahun ia berlari memeluk mom mom membalas pelukanya aku juga ingin memeluk mu daddy tapi aku hanya diam sampai mom berteriak karna kakak ku pingsangan mereka langsung membopong kakak ku ke dalam rumah, aku masuk secara diam diam mendengar mom yang menangis pilu aku tidak tega melihatnya seperti itu aku marah pada daddy yg membuat mom menangis tiap hari
Aku berjalan mendekati mereka, mereka sempat terkejut aku memandang daddy tajam tapi daddy hanya diam

"Kenapa dad datang apa belum puas menghancurkan mom membuatnya menangis." Dad hanya diam mom semakin tersiksak.

"Maaf, maaf kan daddy nak maaf." Daddy memeluk secara tiba-tiba aku aku kangen pelukan mu dad tapi kau malah pergi meninggalkan ku dan mom Pundak ku basah dad menagis.

"Maaf kan daddy nak membuat mu pisah maaf."

Sampai saat itu hubungan ku dan daddy membaik mom pun begitu dan saat sampai akhirnya mereka rujuk saat umur ku 17 tahun dan aku pindah sekolah yang sama bersama kakak ku.

Semuanya hancur saat aku tau kak Dito mempacari seorang gadis ya.. aku suka sejak dulu aku hancur tapi aku memilih diam, diam aku tak mau merusak hubungan mereka aku tau kak Dito sangat mencintai nya
Sampai mom tau saat itu tapi aku memilih untuk tetap merahasiakannya mom pun menyetujui ku.

Aku diajak mom dan dad makan malam sebenarnya aku malas, apa lagi hari pertama masuk sekolah membuat malas aku bertemu dia, dia yang menyerempet ku dan mengobati ku tapi dia juga yang melukai ku lagi dia, Kirana aku tersenyum melihat muka sebalnya dia masih seperti dulu tak ada yang berubah hanya fisik nya yang menjadi dewasa aku semakin jatuh saat eyang kirana menjodohkan ku dan Kirana tapi aku lebih kawatir kakak ku dia hanya diam apa dia tau soal perjodohan ku. Semua yang aku tunjukan pada kirana semua palsu walau aku cuek dan dingin kepadanya aku selalu melihat nya sampai ia membuat ku kesal sebenarnya aku mau saja jadi pembatunya dia tapi aku lebih memikirkan perasaan kakak ku apa lagi saat aku bilang kirana di uks dia sangat kawatir.

Semua yang aku lakukan hanya untuk menutupi bahwa aku lebih memilih mencintainya dalam diam.

Author pov

Selesai Lisa dan Rizky pergi tinggal mereka bertiga Dio menghebuskan nafas lelah ia berdiri dari bangku dan berjalan meninggalkan kelas
"Dio lo mau kemana lo itu sekarang pembatu pribadi gue," ucapan kirana menghentikan langkah Dio yang ada di depan pintu kelas.

"Lebih baik kalian urus dulu masalah pribadi kalian nanti gue balik lagi." Dio pergi kirana hanya diam sampai kak dito bersuara.

"Maaf kirana gue sebe---" Ucapannya terpotong oleh kirana.

"Sebenarnya apa? Udah tau? terus lebih milih mundur gitu kak, kakak itu pengecut yang lebih baik mundur bukan pertahanin hubungan kita tapi apa? kakak itu egois kakak gak mikir perasaan aku."

"Maaf kirana." hanya itu yg mampu Dito ucapkan.

"Karna aku gak mungkin nolak permintaan daddy dan mommy ku aku gak mau, mereka seperti dulu maaf kalau aku egois gak mikir perasaan kamu tapi aku mohon kita masih bisa jadi teman'kan Kirana." Jelas Dito.

***

Jam pelajaran sudah usai murid-murid keluar kelas berhamburan Kirana masih di tempat duduknya membaca buku tentang kesehatan dan gizi sepertinya dia memang niat jadi seorang dokter .

"Ehm." berdehem Dio membuat fokus kirana hilang Kirana memandang Dio sengit.

"Ayo pulang." ajak Dio

"Gendong," ujar kirana manja.

Dio mengendong kirana sampai ke lapangan parkir motor Kirana mengingat motor Dio ia memandang ngeri kepada si merah. Dio mendudukan kirana diatas jok motor nya Kirana yang sempat perotes dan akhirnya mengalah. Dio memakaikan kirana helm yang baru ia pinjam dari satpam sekolah yang kebetulan lembur Kirana tidak lepas pandangannya dari Dio.

Dio membawa motor nya keluar area sekolah Kirana memeluk perut Dio erat takut, hal yang ada di benaknya yang ia tahu kalau motor adalah bencana yang membuat ayahnya pergi meninggalkannya dan membuat kenangan pahitnya. Keringat mulai bercucuran di dahinya ia benar-benar ketakutan pelukan di perut Dio semakin menggerat Dio yang heran akan kelakuan kirana yang ia lihat lewat kaca sepion motornya kirana yang memejamkan matanya dan dahinya yang meluarkan keringat dingin dan wajah sepucat kertas.

Dio menghentikan motornya di tepi jalan menengok ke belakan tanpa membuka helemnya.
"kirana ada apa?" tanya Dio lembut
Kirana hanya menggeleng kan kepalanya ia masih di posisi yang sama Dio menyekat keringat kirana
Dio tersenyum. "Kirana andaikan dulu aku mengenal kamu lebih dalam sebenarnya kamu itu seperti apa." batin Dio.

"Semua akan baik baik saja tetap pada posisi lo dan jangan tutup mata lo karna hanya warna yang membuat hati bahagia."

Kirana hanya diam ia berusaha mencerna kata-kata Dio barusan tapi hasilnya nihil Dio menjalankan kembali motornya.

"Gue bilang buka mata lo." Paksa Dio.

"Gue takut."

"Lihat lah ini indah kirana." Kirana diam dan berusaha mengintip lewat bulu matanya memang indah mereka melewati flay over dan melihat pemandangan indah kota Jakarta Dio tersenyum melihat Kirana yang tersenyum bahagia.

Tbc ..


Makasih mau baca cerita aku :*
T

erimakasih yang telah menvote dan komen dicerita ini makasih banyak.😊

Married With Es Batu (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang