Maaf kalau ada typo, Happy Reading❤️💛💚💙💜
Keesokkan harinya saat disekolah Ari menghampiri Resty untuk mengajak Resty ke toko buku nanti untuk menemaninya. Tetapi Resty tidak mau, fikiran Ari adalah mungkin dia ada urusan lain.
"Eh cebay, nanti mau anterin gue ke toko buku gak? Gue pengen beli novel nih, nanti janji deh gue beliin novel buat lo juga biar kita samaan bacanya, mau kan? Mau dong, ya gak?" Tanya Ari
"Emm sorry Ri gue gak bisa, gue ada urusan" Jawab Resty
"Ih lo kok tumben banget gak mau, biasanya mah kalo dibayarin mau mau aja, tapi yaudah lah gapapa gue bisa sendiri" ucap Ari
"Ajak Aline aja"
"Aline? Ngapain?"
"Ya dari pada lo sendirian kan gak seru"
"Lo kenapa sih bay? Kok gak kayak biasanya? Jadi jutek gitu sama gue?" tanya Ari
"Ah perasaan lo aja, gue duluan ya. Sob" ucap Resty sambil menepuk bahu Ari dan lalu pergi ke kelas meninggalkan Ari
"Sob? Kok Resty tumben banget gak manggil gue benalu? Ah mungkin dia lagi ada masalah kali" dalam hati Ari lalu Ari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
At Kelas
"Anak-anak keluarkan buku pr kalian, lalu kalian kumpulkan di meja ibu ya" ucap Bu Guru
"Baik bu" Jawab siswa-siswi
Bruggg
Buku Resty jatuh yang tak sengaja bertabrakkan badan dengan Ari, lalu Ari langsung mengambil buku Resty dan memberi bukunya itu kepada Resty.
"M-maaf" kata Resty sambil mengambil bukunya.
Lalu Resty langsung meninggalkan Ari dan langsung menaruh buku pr-nya ke meja Bu Guru.
"Resty kenapa sih? Kok dia jadi cuek sama gue?" dalam hati Ari
Bel istirahat pun berbunyi.
"Dir,Shin gue ke kantin bareng lo ya?" tanya Resty
"Widih tumben amat lo mau ke kantin sama kita" ledek Dira
"Terus si Ari kemana?" tanya Shinta
"Ah bodo amat lah, udah yuk buruan gue udah laper banget nih" Kata Resty
Tiba-tiba saja Ari datang kehadapan Resty.
"Baru juga diomong, eh orangnya udah dateng" gumam Dira sambil melirik Ari
"Re ke kantin yuk" tanya Ari
"Udah yuk Shin kita duluan aja, paling Resty sama Ari pergi berdua" gumam Dira
"Eh Dir tunggu dulu sebentar"
"Eh Ri, mending lo ajak Aline aja tuh kasian dia gak ada temennya, gue mau ke kantin bareng Dira sama Shinta, lagian kan gue udah jarang ke kantin sama sahabat gue" Jawab Resty
"Loh tapi Re?" kata Ari sambil mengekspresikan keheranannya
"Guys, ayo kita ke kantin" ajak Resty
"T-tapi Re... Si Ari gimana?" tanya Shinta
"Paling juga nanti ada Aline yang nemenin" jawab Resty ketus
Lalu Resty,Dira dan Shinta pergi ke kantin sedangkan Ari dibiarkan sendirian, dan tiba-tiba Aline datang untuk menemani Ari.
"Hey kok sendirian sih?" tanya Aline
"Gapapa, lagi pengen sendiri" jawab cuek Ari
"Ke kantin sama gue yuk" ajak Aline sambil merangkul tangannya ke leher Ari
"Eh apaan sih lo! Ini sekolah bukan hotel! Lepas!" bentak Ari ke Aline sambil melepaskan rangkulan tangan Aline di lehernya
"Kok lo jadi bentak-bentak gue sih Ri? Lo kenapa sih? Ngomong dong sama gue" Tanya Aline
Karena peristiwa Aline dan Ari berantem hebat. Semua siswa-siswi dikelas maupun beda kelas menonton Ari dan Aline berantem. Termasuk Resty, Dira, dan Shinta yang melihat langsung kejadian tersebut.
"GUE BILANG GUE MAU SENDIRI AL!!! LO BISA GAK SIH GAK GANGGU GUE?" Teriak marah Ari ke Aline
"LO KENAPA SIH RI? SEMENJAK LO KENAL RESTY LO JADI BERUBAH TAU GAK?!"
"Heh! Tau apa lo soal Resty hah? Tau apa?!"
"RI GUE TUH SAYANG SAMA LO! GUE CINTA SAMA LO DARI DULU SAMPAI SEKARANG!! GUE RELA-RELAIN DATANG LAGI KE INDONESIA CUMA BUAT HAMPIRI LO LAGI!! TAPI SAAT GUE TAU LO PUNYA PACAR DAN DIA BARU KENAL LO BEBERAPA MINGGU, GUE SYOK RI GUE SYOK" Marah Aline
Ari pun heran.
"Dan lagi gue heran bahwa lo baru kenal si Resty beberapa minggu lo udah bisa jadian! Tapi apa sama gue Ri? Kita udah kenal bertahun-tahun tapi lo gak pernah sedikit peka terhadap perasaan gue Ri! Sakit tau gak sih sakit Riiiiii" marah Aline sambil menangis
Ari masih bingung yang dikatakan sama Aline.
"Satu lagi! Ternyata lo cuma pacaran pura-pura doang kan sama Resty? Iya kan? JAWAB RI!!"
"D-dari mana lo tau Al?"
"Semua udah Resty ceritain sama gue, puas lo sekarang?! Udah bohongin siswa-siswi disini, udah bohongin fans lo, reporter, dan gue. Puas lo sekarang!!!" marah Aline
"Apah? Jadi lo? Ari? Cuma pura-pura pacaran?" tanya Dira
Resty hanya mengangguk saja.
"ASTAGA RESTY!!!! Jadi lo bohongin kita semua? Gila lo Re! Kecewa gue!" Ucap Dira lalu langsung meninggalkan Resty
"Gue juga kecewa Re sama lo" ujar Shinta dan langsung meninggalkan Resty
Lalu siswa-siswi pun langsung mensoroki Resty.
"Huuuuu pembohong dasar!!" salah satu siswi
"Pembohong gak pantes sekolah disini!!" salah satu siswa
"Lo itu emang gak pantes jadi pacar benerannya Ari" salah satu siswi
Lalu Ari datang dikeramaian itu untuk membela Resty dari bullyan siswa-siswi disini.
"Stop!! Resty bukan pembohong!! Kalian tau apa tentang Resty? Walaupun gue baru kenal dia beberapa minggu tapi gue tau Resty orangnya seperti apa! Jadi stop bilang Resty pembohong!" Kata Ari
Siswa-siswi pun terdiam sejenak setelah Ari berbicara tadi.
"Lo! Gak usah sok belain gue! Lo itu bukan siapa-siapa gue!" Jelas Resty ketus dan langsung meninggalkan Ari dan siswa-siswi disini.
-TBC-
Gimana? Baper gak nih kalau jadi Resty?:( Aline jahat amat si:(
Oh iya info nih, tinggal 1 part lagi loh^^ jadi tetap stay okay??
Tunggu aja next partnya secepatnya akan dipost kok❤️
Vommentnya please^^
KAMU SEDANG MEMBACA
Pacarku, Idolaku
Fanfiction[COMPLETED] PS : DILARANG COPY-PASTE SEMBARANGAN!!! ---------------------------------------------------------- "Gue cuma mau jadi pacar beneran lo! Bukan jadi pacar pura-pura lo!" "Lo ngerti gak sih Ri? Gue sayang sama lo! Gue cinta sama lo! Kenapa...
